Puisi Tentang Kerinduan Pada Kampung Halaman
Puisi Tentang Kerinduan Pada Kampung Halaman

Puisi Tentang Kerinduan Pada Kampung Halaman

Puisi tentang kerinduan pada kampung halaman. Sering kita mendengar tentang kata kata pengen pulang kampung atau mudik, biasanya disebutkan oleh mereka yang tidak menetap atau tinggal di tanah kelahirannya.

Umumnya kebanyakan dialami oleh mahasiswa yang menuntut ilmu di kota, dan para pekerja yang merantau meninggalkan kampung halaman untuk mencari nafkah di perantuaan.

Di indonesia sendiri musim pulang kampung atau biasa juga disebut mudik adalah ketika hari hari besar keagamaan, seperti hari raya idul fitri dan hari raya keagamaan yang lain seperti natal dan lain lain.

Ketika perasaan rindu akan kampung halaman biasanya penyebabnya karena sudah lama meninggalkan kampung atau hal hal yang lain,

Seperti merindukan orang tua di kampung, rindu suasana kampung atau desa yang sejuk, atau merindukan teman dan sahabat sepermainan, kangen keluarga di kampung atau mungkin hanya rindu rumah kampung yang berbeda dengan rumah-rumah yang ada di kota.

Rumah kampung yang sederhana biasanya menjadi daya tarik tersendiri, sehingga ketika lama tak pulang kampung halaman perasaan kangen akan suasana kampung halaman selalu terbayang yang membuat kita ingin kembali ke kampung menikmati suasana desa atau kampung yang sederhana.

Dalam karya tulis artikel tentang kampung halaman sering kali kita jumpai seperti, puisi rindu kampung halaman, merindukan kampung tercinta, kata mutiara kangen kampung atau kata bijak rindu kampung halaman dan lain lain sebagainya, Semua menceritakan akan suasana kampung atau desa.

Sebagaimana di ketahui pengertian kampung adalah kesatuan administrasi terkecil yang menempati wilayah tertentu, terletak di bawah kecamatan, kampung juga biasa diartikan desa atau dusun. tergantung dari penyebutan masing masing daerah.

Berkaitan dengan kampung halaman di bawah ini beberapa puisi tentang kerinduan pada kampung halaman. adapun masing masing judul puisinya antara lain:

  1. Puisi rindu kampung halaman
  2. Puisi mudik
  3. Puisi tentang kampung halaman
  4. Puisi berjuta sepi
  5. Puisi rindu kampung halamanku
  6. Puisi tepian danau cinta
  7. Puisi rindu kampung halaman II
  8. Puisi perpisahan dan air mata
  9. Puisi tentang sebuah rindu
  10. Puisi pulang ke kampung halaman
  11. Puisi rindu kampung
  12. Puisi padamu kusampaikan

Kampung halaman memang suatu tempat yang indah, jika dibandingkan dengan suasana keramaian di kota,

Di kampung suasana sepi dan kedamaian selalu tersaji bersama keasrian alami alam sehingga suasana desa atau kampung menjadi tempat yang indah untuk menjauhi kebisingan kota.

jadi jika ingin menikmati suasana alam yang alami, datanglah ke kampung.


Puisi Tentang Kerinduan Akan Kampung Halaman

Rindu kampung halaman atau merindukan desa yang bersuasana aman damai dan sejuk, adalah alasan bagi mereka yang ingin pulang kampung menikmati suasana desa,

Namun tak dapat juga di pungkiri terkadang ada hal hal tertentu yang membuat seseorang pulang kembali ke kampung yang dicintai.

Yuk kita simak saja bait bait kumpulan puisi tentang kerinduan Pada kampung halaman berikut ini.


Puisi Rindu Kampung Halaman
Oleh; PR

Kerinduan yang jauh di sana
Tebingtebing terlukis indah dedaunan,
menjalar akar kedamaian di tengah gelayutan tarian tangan gembala
Yang bermain dan bekejaran di atas pematang basa, penuh cinta- kasih sayang

Burungburung terbang menjauh....
Kabarkan padanya kasih tercinta
Yang berseruling merdu rindu
Aku akan- segera datang;
Menemani hujan memori jalanan

Gresik2017


PUISI MUDIK
Eka Kadarsetia

Menjenguk kampung halaman
Melepas rindu dahaga
Cinta kasih orang tua
Kerabat dan handaitaulan

Menyusuri lagi ceritera
Teman-teman semasa kecil
Sawah, ladang serta sungai
Tegalan dan alun-alun
Tempatnya kami bermain ...

Masjid, langgar serta surau
Tempat kami belajar shalat
Para Ustadz dengan sabar,
Membimbing kami mengaji
Sekolah dan Madrasah
Tempat kami mereguk ilmu ....

Kota besar hanya impian
Negeri luar cuma hayalan
Walau mungkin jadi nyata
Desaku
Kini ku datang padamu
Pada tanah kelahiranku


PUISI TENTANG KAMPUNG HALAMAN
Oleh: Candra

matanya berkacakaca
aku dapati ketika mereka
dalam satu perbincangan
tentang mudik.

dengan bahasa yang kental
berlapis embun dini hari atas
trotoar yang lesehan. jalanan mulai
lengang. penjual sate madura
beserta anak istrinya

dengan penjual pecel lele lamongan
beserta awak dagangnya. seru
juga haru. persiapan dan
tabungan, oleholeh dan
baju baru serta

khayalan tentang sanak kadang
saat bertemu hari raya nanti
di kampung halaman
pelabuhan rindu
dari rantau

yang gebu setahun berlalu. aku
bisu saja dalam genangan kopi
yang dingin pada tepian
serbuknya. pun jauh

anganku entah
kemana pulang tubuh kembara ini
jika jiwaku tercecer di setiap perhentian?


Puisi Berjuta Sepi
Oleh: Agus Suryadi

Selamat datang malam
Titip berjuta rindu untuk mereka di kampung halaman
Aku di sini, biarkan membeku karena duka
Sebab hari, terus beranjak dan menoreh luka.

Selamat malam, malam
Biarkan rinduku semakin kelam
Menikam gundah yang mulai membuncah
Pada rasa yang terus menggoda jiwa.

Selamat malam beranjak pagi
Aku berteman sepi, air mata basahi pipi
Tiada gema singgah menepi
Takbir mengalun ... menelisik hati.


Puisi Rinduku Kampung Halamanku
Oleh:Bono

Malam tak berbintang
hanya awan hitam yang kelihatan
terpaku sendiri
tiada teman dan awan
hanya angin yang ku rasakan
di temani nyamuk
yang kian kesana kemari

malam yang sunyi
sampaikae rinduku
pada kampung halamanku


Puisi Tepian Danau Cinta
Oleh:Sihal Amui

Di danau ini...
Kita pernah memadu kasih
Masih seperti dulu belum berubah
Tanda cinta tertulis di batu

Riak-riak danau menepi
Masih rajin menari
Dulu di sini kita membuang galau
Ketika kita hati sedang risau

Tepian danau cinta
Masih sejernih dulu
Masih berbunga rindu
Di ujung cinta berliku

Bila pulang ke kampung halaman
Siggahlah di tepian danau cinta
Tempat kita sering berdua
Di tepian danau kita taburkan bunga asmara


Puisi Rindu Kampung Halaman

Mamak, Bapak, Aku Rindu...
Rindu masa - masa indah kebersamaan kita dulu...
Rindu pada rumah, kebun, dan kampung halaman.
Rindu pada teman - teman dan handai taulan.
Mamak...aku rindu
Bapak aku rindu
Aku Rindu....


Puisi Perpisahan Dan Airmata
Oleh:Midun

Delapan tahun silam
Aku tinggalkan Kota Jakarta dengan penuh kesedihan
Tali pernikahanku terputus di tengah perjalanan
Aku tinggalkan kedua anakku di pagi yang masih kelam

Air mata terjatuh di sepanjang jalan
Menuju kampung halaman di Ranah minang
Semua ini bukan keinginanku
Takdir dari Tuhan yang harus aku terima
Walau pun menanggung siksa yang sulit kunjung reda

Delapan tahun aku meniggalkan kedua anakku
Delapan tahun rindu menyiksaku
Kini semua telah terobati
Kedua anakku bertemu Di dunnia maya
Rinduku terobati
Gembira tak terkira


Puisi Tentang Sebuah Rindu
Oleh: Ida Bayam Bundax

Tak bosanbosan aku
Merindu kepul asap tungku
Harum menusuk hidungku
Tugas tanpa pamrih ibu

Sebelum bedug subuh bertalu
Ayam jago bapak bernyanyi merdu
Dingin pagi menusuk tulangku
Begitulah harihari indahku

Kini semua tinggal kenangan
Yang takkan mungkin terlupakan
Meski ibu bapak telah berpulang
Kepangkuan istana rumah Tuhan

Rindu dalam qalbu
Masih seperti dahulu
Kemanapun langkah kaki menuju
Menggelitik nurani selalu

Aku pasti pulang
Menunggu waktu akan datang
Kembali pada kampung halaman
Yang kurindukan sepanjang zaman


Puisi Pulang Ke Kampung Halaman
Oleh: Dewi Kusmiati

pulang ke kampung halaman adalah kepedihan yang manis, karena
langitnya selalu terasa puitis
jalan setapaknya tetap teduh
hawanya menebar wangi kemuning yang tumbuh di lereng bukit ujung kampung

rumah kenangan itu masih bercat putih berpagar kembang sepatu
rumah yang menyimpan ribuan cerita manis dan pahit, tawa dan tangis
yang berbeda adalah
tidak ada lagi senyum hangat ibu yang biasa menyambut kepulangan anak-anaknya

sudah dua lebaran ibu tak hadir di tengah anak cucunya
sudah dua lebaran ibu mengikuti ayah yang sudah lebih dulu meninggalkan kami untuk menghadapNya

tiba-tiba ada harum ketupat dan opor ayam memenuhi ruang tengah dan menyeruak ke teras rumah
kami semua tertegun, anak-anak berhenti berlarian, kami saling bertatapan
ah ibu tetap hadir di rongga dada kami


Puisi Rindu Kampung
Oleh: Heru Widhi Handayani

Sejenak di kampungku
duduk-duduk di atas jerami
melihat petani dengan tawa renyah
menyapa dengan senyum ramah

dan bau lumpur itu anugerah
mengikat ingatanku akan kedamaian
bahwa kampungku belum tergilas zaman....


PUISI PADAMU KUSAMPAIKAN
Oleh: Bayu Aji Anwari

Dibayang senja kumemandangimu
Mencari bayang disebalik tirai diantara dua manik matamu.
Seperti awan merengkuh mentari ketaktahuanku kian menjadi
Berbuah persepsi bertangkai asumsi dan berujung ilusi.

Kian hari, kian menumpuk
Mendatangkan ribuan keliaran sarat akan intrik dan kekacauan.
Aku lelah, bisik nurani
Aku rindu kampung halaman, lanjut suara dalam diri.

Sementara,
Alam tertunduk tanpa daya
Tak sanggup menerima caci maki dan keangkuhan.
Cahaya itu mesti bersinar
Agar kehidupan tak akan terhenti.


Demikianlah puisi tentang kerinduan pada kampung halaman. Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga puisi rindu kampung halaman diatas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Advertisement

Baca juga:


Your Reactions:

Buka Komentar