Skip to main content
Kumpulan Puisi - Puisi Buruh Terlengkap

Kumpulan Puisi - Puisi Buruh Terlengkap

Kumpulan puisi - puisi buruh terlengkap. Buruh pada umumnya adalah orang yang bekerja pada orang lain untuk mendapatkan upah atau imbalan. Jadi jika merujuk pada kata pekerja artinya antara buruh,pekerja, karyawan, pegawai dan kuli.

Secara prinsip tidak ada perbedaan karena sama-sama pekerja, perdebaan hanya teletak pada istilah, karena sesungguhnya semua profesi itu adalah bekerja untuk menerima upah (gaji) atau imbalan.

Namun pemahaman yang berkembang di masyarakat Indonesia Buruh adalah orang yang bekerja di wilayah-wilayah kasar. semisal pekerja bangunan, pekerja yang bekerja dipabrik, buruh tani, pekerja yang bekerja di pelabuhan sebagai tenang bongkar muat dan lain sebagainya.

Sedangkan karyawan didefinisikan seseorang yang bekerja di perkantoran, dan pegawai diasumsikan seseorang yang bekerja di instansi pemerintah.

Pekerja sendiri diartikan secara umum yakni orang yang bekerja pada satu perusahaan atau instansi mendapat tugas atau pekerjaan dan upah sebagai imbalannya.

jadi kesimpulannya pekerja adalah orang yang menjual jasa, yang memiliki dua tingkatan yaitu pekerja profesional artinya mengunakan tenaga otak dalam bekerja. Dan pekerja kasar yang mengunakan tenaga otot dalam bekerja.

Begitulah sekilas tentang buruh, tema kumpulan puisi puisi buruh atau puisi bertema tentang buruh yang diterbitkan blog puisi dan kata bijak.

Dan adapun susunan daftar judul kumpulan puisi buruh yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak diantaranya:

Dua puluh lebih puisi bertema buruh atau puisi tentang buruh, yang bisa menjadi contoh puisi buruh bagi pembaca yang ingin menulis puisi buruh.


Kumpulan Puisi - Puisi Buruh Terlengkap

Puisi tentang buruh atau puisi bertema buruh merupaka puisi-puisi yang terinpirasi dari hari buruh, baik hari buruh nasional, maupun hari buruh internasional yang di kenal juga dengan May Day.

Namun terkadang juga puisi tentang buruh atau puisi bertama buruh terinpirasi dari pekerjaan yang di lakukan sendiri, atau profesi yang dilakukan teman, atau terinsprasi dari membaca dan lain sebagainya.

Dan berikut ini, bait bait puisi kumpulan puisi buruh untuk pembaca blog puisi dan kata bijak.


PUISI TENTANG BURUH

Pada dasarnya, buruh, Pekerja, Tenaga Kerja maupun karyawan adalah sama. namun dalam kultur Indonesia, Buruh berkonotasi sebagai pekerja rendahan, kasaran dan sebagainya.

Namun jangan salah buruh adalah orang yang tangguh, dan berikut ini puisi tentang buruh bagian pertama dari kumpulan puisi bertema buru atau puisi buruh.


Buruh yang Tangguh
Karya : Defri Andi Pitopang

Kau pikul matahari di pundakmu kawan
Lalu kau ke dalam gubukmu
Agar ada sinar menyinari di dalamnya
Dan di luar sana kau masih mengumpulkan sisa makan pagi

Meleset laju memembus fajar
Pejantan belumlah berkokok
Sesajen telah terhidang dari sang dewi
Api dendammu membara
Bagai gunung yang murka

Kau banting tulang, demi mengais asa
Asamu yang tertinggal di gubuk itu
Menapaki hari tak berkeluh- kesah
Meski keringat telah bercucuran membentuk pulau-pulau pengharapanmu

Bahkan di dalam kegelapan pun kau masih paksakan tangan dan kakimu untuk bekerja
Tak pernah mengenal lelah

Bahkan di matamu aku dapat melihat harapan yang begitu besar
Sebab dalam gubuk yang kau bawakan matahari, akan tumbuh benih-benih baru yang kau tanam bersama sang dewi
Meski setelah itu kau mati


PAGI SANG BURUH
Oleh: Win Said

Pagiku terlindas waktu
Seperti mentari tak sabar menunggu
cumbu rayu angin pada ranting kering
Gelayut manja embun pada dedaun

Pagiku menghilang tertelan
Sejak genderang pabrik berdentang
Peluh bercengkerama dengan mesin
Gairah pengusaha tak terelakkan
Memperkosa kemerdekaan si miskin

Adalah kenikmatan yang kau inginkan
Meski aku lelah berjuang
Tanpa tanda jasa tersematkan
Keuntungan bagimu adalah tujuan
Sedang aku hanyalah perabotan
Tak beda dengan monster produksi Jepang
Yang bergerak saat tombol on kau tekan


PUISI BURUH
Karya : Sugihartono

Bersekolah menjadi buruh
Tak sekolah menjadi buruh
Kita dididik memang untuk menjadi buruh
Di dlm dan diluar sekolah tiada pengaruh

Apa arti pendidikan
Kalau akhirnya menjadi tenaga serabutan
Ketika berhadapan dengan kenyataan
Prestasi cuma pelengkap kehidupan

Kita gagal menjadi insan
Mengolah
Membalik tanah
Menaklukan dan
Menjinakkan lautan

Kita dididik bukan untuk mandiri
Namun untuk tidak peduli
Dan lebih parah lagi
Perlahan dijauhkan dari kitab suci

Menjadi buruh sudah bangga
Agar di mata tetangga
Kita bekerja
Tidak benalu bagi keluarga

Menjual tenaga
Bertaruh nyawa
Menukar peluh
Pasrah bersimpuh

Nampaknya
Kita pejuang bangsa
Menyokong dana
Mencetak devisa
Namun juga
Mengalirkan air mata

Aku gagap bersikap
Di dalam ruang gelap
Udara pengap
Penuh asap
Sisa olah menyadap

Teman di kampung
Setengah bingung
Setengah beruntung
Tanpa ijasah penuh sanjung
Sampai menteri turun gunung
Beri penghargaan tak kehitung

Memilih hari untuk introspeksi
Mengukir hidup penuh arti
Namun tentu mawas diri
Kita selalu diintai
Untuk dikebiri
Diperah seperti sapi
Oleh kekuasaan tersembunyi

Menjadi buruh
Sewaktu-waktu harus patuh
Tapi jangan mau sendiko dawuh !!

Back to list title kumpulan puisi bertema buruh ↑

PUISI BURUH WIJI THUKUL

Widji Thukul, yang bernama asli Widji Widodo dia adalah adalah sastrawan dan aktivis hak asasi manusia.

Tukul merupakan salah satu tokoh yang ikut melawan penindasan rezim Orde Baru. Sejak 1998 sampai sekarang dia tidak diketahui rimbanya, yang dinyatakan hilang dengan dugaan diculik oleh militer.

Ada tiga sajak Thukul yang populer dan menjadi sajak wajib dalam aksi-aksi massa, yaitu Peringatan, Sajak Suara, dan Bunga dan Tembok, namun yang diupdate kali ini adalah pusi buruh Wiji Thukul, berikut ini puisinya.


Satu Mimpi Satu Barisan
Karya: Wiji Thukul

di lembang ada kawan sofyan
jualan bakso kini karena dipecat perusahaan
karena mogok karena ingin perbaikan
karena upah ya karena upah

di ciroyom ada kawan sodiyah
si lakinya terbaring di amben kontrakan
buruh pabrik teh
terbaring pucet dihantam tipes
ya dihantam tipes
juga ada neni
kawan bariyah
bekas buruh pabrik kaos kaki
kini jadi buruh di perusahaan lagi
dia dipecat ya dia dipecat
kesalahannya : karena menolak
diperlakukan sewenang-wenang

di cimahi ada kawan udin buruh sablon
kemarin kami datang dia bilang
umpama dironsen pasti nampak
isi dadaku ini pasti rusak
karena amoniak ya amoniak

di cigugur ada kawan siti
punya cerita harus lembur sampai pagi
pulang lunglai lemes ngantuk letih
membungkuk 24 jam
ya 24 jam

di majalaya ada kawan eman
buruh pabrik handuk dulu
kini luntang lantung cari kerjaan
bini hamil tiga bulan
kesalahan : karena tak sudi
terus diperah seperti sapi

dimana-mana ada sofyan ada sodiyah ada bariyah
tak bisa dibungkam kodim
tak bisa dibungkam popor senapan
di mana-mana ada neni ada udin ada siti
di mana-mana ada eman
di bandung – solo – jakarta – tangerang
tak bisa dibungkam kodim
tak bisa dibungkam popor senapan

satu mimpi
satu barisan

Bandung, 21 mei 92


BURUH - BURUH
Karya: Wiji Thukul

di batas desa
pagi - pagi
dijemput truk
dihitung seperti pesakitan
diangkut ke pabrik
begitu seterusnya

mesin terus berputar
pabrik harus berproduksi
pulang malam
badan loyo
nasi dingin

bagaimana kalau anak sakit
bagaimana obat
bagaimana dokter
bagaimana rumah sakit
bagaimana uang
bagaimana gaji
bagaimana pabrik? mogok?
pecat! mesin tak boleh berhenti
maka mengalirlah tenaga murah
mbak ayu kakang dari desa

disedot
sampai pucat

(solo, 4-86)


SEORANG BURUH MASUK TOKO
Karya: Wiji Thukul

masuk toko
yang pertama kurasa adalah cahaya
yang terang benderang
tak seperti jalan-jalan sempit
di kampungku yang gelap

sorot mata para penjaga
dan lampu-lampu yang mengitariku
seperti sengaja hendak menunjukkan
dari mana asalku

aku melihat kakiku – jari-jarinya bergerak
aku melihat sandal jepitku
aku menoleh ke kiri ke kanan – bau-bau harum
aku menatap betis-betis dan sepatu
bʋlu tubʋhku berdiri merasakan desir
kipas angin
yang berputar-putar halus lembut
badanku makin mingkup
aku melihat barang-barang yang dipajang
aku menghitung-hitung
aku menghitung upahku
aku menghitung harga tenagaku
yang menggerakkan mesin-mesin di pabrik
aku melihat harga-harga kebutuhan
di etalase

aku melihat bayanganku
makin letih
dan terus dihisap


Sehari Saja Kawan
Karya: Wiji Thukul

Satu kawan bawa tiga kawan
Masing-masing nggandeng lima kawan
Sudah berapa kita punya kawan

Satukawan bawa tiga kawan
Masing-masing bawa lima kawan
Kalau kita satu pabrik bayangkan kawan

Kalau kita satu hati kawan
Satu tuntutan bersatu suara
Satu pabrik satu kekuatan
Kita tak mimpi kawan!

Kalau satu pabrik bersatu hati
Mogok dengan seratus poster
Tiga hari tiga malam
Kenapa tidak kawan

Kalau satu pabrik satu serikat buruh
Bersatu hati
Mogok bersama sepuluh daerah
Sehari saja kawan
Sehari saja kawan

Sehari saja kawan
Kalau kita yang berjuta-juta
Bersatu hati mogok
Maka kapas tetap terwujud kapas
Karena mesin pintal akan mati
Kapas akan tetap berwujud kapas
Tidak akan berwujud menjadi kain
Serupa pelangi pabrik akan lumpuh mati

Juga jalan-jalan
Anak-anak tak pergi sekolah
Karena tak ada bis
Langit pun akan sunyi
Karena mesin pesawat terbang tak berputar
Karena lapangan terbang lumpuh mati

Sehari saja kawan
Kalau kita mogok kerja
Dan menyanyi dalam satu barisan
Sehari saja kawan
Kapitalis pasti kelabakan!!

(12-11-94)

Back to list title kumpulan puisi bertema buruh ↑

PUISI BURUH YANG AMAT SABAR

Pekerja sebagai buruh memerelukan kesabaran, untuk melalukan pekerjaan, sebab umumnya buruh merupakan pekerja yang di atur oleh atasan, sehingga sebagai pekerja/buruh harus selalu bersabar.

Berikut ini adalah kumpulan puisi buruh jilid dua dengan tema puisi buruh yang amat sabar yang dipublikasikan puisibijak.com untuk pembaca blog puisi dan kata bijak.


PUISI BURUH
Oleh: Lya Mun

Buruh
Kemerdekaannya hilang separuh
Karena dia hanyalah pesuruh
Dalam jiwanya tak ada bakat perusuh
Karena dari sekian insan dialah yang paling butuh

Buruh
Dia hanya punya patuh
Tak mampu buat kisruh
Karena dia tak suka gaduh
Nanti upahnya tak lagi utuh

Buruh
Wajahnya selalu keruh
Layaknya barang yang berkali-kali ditabʋh
Namun tak mampu dia mencicit riuh
Karena lagi-lagi takut gajinya jadi separuh

Buruh
Aku hanyalah seorang buruh
Tak gunalah sekolah dua belas tahun itu kutempuh
Sia-sialah jejeran angka sepuluh
Jika hari ini aku hanya menjadi seorang buruh.


Anak Pengangguran
Karya : Altar Ryan

Aku anak pengangguran
Berjalan mencari pekerjaan
Tak peduli panas dan hujan
Demi mengejar masa depan

Suara bising kudengar riuh
Tubʋhku penuh dengan peluh
Kusandarkan diriku pada bangku rapuh
Hanya ingin menjadi buruh
Jujur aku lelah
Terus berjalan tanpa arah
Keringat mengucur nafas mendesah
Beginilah nasib orang bawah

Tuhan, Kemana harus aku cari
Harapan dan doa terus kulafazkan dalam hati
Untuk mengais sedikit rejeki
Menjadi buruh dipabrik industri


Buruh yang Amat Sabar
Oleh: Mustofa W Hasyim

Seorang buruh yang sabar selalu tersenyum
meski upahnya selalu dikurangi
tiap bulan. Ia bersyukur
bisa mengisi hari-harinya
dengan kerja.

Suatu hari upahya menyusut
sampai ke angka nol
ia pun mengangguk pasrah
tanpa niat protes sedikit pun.

“Bulan depan ganti kau
yang membayar aku”
kata majikannya garang.
“Baik. Insya Allah kubayar,” jawabnya.

Ia pulang melangkah segar
tapi istri dan mertuanya marah
“Masak kerja sebulan
tidak mendapat upah.” hardik mereka.

Hari berikutnya ia tetap bekerja
lebih rajin disbanding temannya
ia pun menyukai lembur
menggantikan temannya yang sakit.

Di awal bulan ia tidak mendapat upah
justru ia yang membayar majikannya.
“Bagus. Dari mana kau dapat uang ini?”
“Dari berhutang tetangga.”

sampai rumah kembali
istri, mertua dan anak-anaknya
marah sambil menagis
“Tuhan, kenapa kau turunkan juga
lelaki tolol seperti ini,” keluh istrinya.

Ia tersenyum, tapi kaget
waktu mendengar letusan
dan asap menggumpal
diikuti api yang berkobar.

“Pabrik tempatmu bekerja terbakar,”kata orang-orang.
Ia termenung. Heran bercampur pedih
“Aku selalu mengampuni majikanku

Dan mendoakannya agar selamat. Tapi tuhan ternyata berkehendak lain.” bisiknya

Back to list title kumpulan puisi bertema buruh ↑

PUISI HARI BURUH SINGKAT

Berbagai macam puisi bertema buruh ketika hari buruh, dan diantaranya ada yang berbentuk puisi pendek, atau puisi hari buruh singkat seperti puisi bertema buruh, atau puisi hari buruh singkat yang diterbitkan blog puisi dan kata bijak dibawah ini.


Puisi Buruh
Oleh: Andhiga Puja

Macam macam saja larʌngan di Kota
Terbalik keadaan Desa
Buruh tumbuh menjadi babu yang tak tersentuh

Kapitalisme menguasa karena ia punya modal
Seandainya saja Buruh pun begitu
Modal sendiri,
Mungkin tukang becak, Pengemis, Gelandangan, akan Merdeka
Dalam Suapan Nasi Putih bukan Nasi Basi.

Ia akan berdiskusi untuk mengasihani,
Daripada menjarahi.

Untuk kita Buruh
Oleh Laksanak Rida

Aku buruh kau buruh.
Setiap orang buruh.

Buruh bagi diri sendiri dan keluarga.
Ada yang jadi buruh di desa sendiri, kabupaten sendiri, provinsi sendiri, negeri sendiri bahkan di negeri orang.

Di mana pun kita jadi buruh jangan lupa tingkatkan kompetensi dan kompetisi.
Hidup buruh!


NASIB CINTA SI BURUH
Oleh: Deni Adianto

Aku..
Hanyalah kaum buruh ..kekasih
Apa yang bisa ku banggakan lagii.. kecuali kelancanganku menyukai engkau tanpa musabab

Aku..
Hanyalah kuli serabutan .. kekasih
Apa yang bisa kubincangkan lagi .. setelah kulihat sorot matamu..
Kau tak mau hidup susah..

Sekali lagi
Aku hanyalah buruh.. kekasih
Apa yang bisa di banggakan kaum buruh..
Kecuali kesetiaanya kepada keluarganya masing-masing-

Back to list title kumpulan puisi bertema buruh ↑

PUISI BURUH TANI

Berdasarkan Wikipedia Buruh tani adalah seseorang yang bekerja di bidang pertanian dengan cara melakukan pengelolaan tanah yang bertujuan untuk menumbuhkan dan memelihara tanaman dengan harapan untuk memperoleh hasil dari tanaman tersebut untuk digunakan sendiri atau menjualnya kepada orang lain.

Pengertian buruh tani lainnya adalah orang yang bekerja untuk lahan pertanian milik orang lain dengan upah dari sang tuan tanah. Nah berikut ini adalah puisi buruh tani unuk pembaca blog puisi dan kata bijak.


Puisi Di buruhi
Oleh:Hasan Al Bana

Hari ini libur
Hari buruh katanya

Ya, buruh
Di mana setiap harinya berlumur lumpur dan air keruh
Sewaktu petang pergi buang sauh
Merelakan di suruh oleh para pesuruh
Merelakan pergi menjauh

Tak peduli meski dahi di banjiri peluh
Semua itu demi anak istri
Istri tuk menanak nasi
Dan biaya anak untuk pamit diri
Pergi sekolah dan uang saku berangkat ngaji
Karena jarak sekolah berpuluh meter dari sini

Ingatlah!
Negri ini tak luput dari jasa petani dan kuli
"selamat hari buruh tani dan pak kuli"


PUISI BURUH TANI
Oleh: NN

Teriknya mentari membakar nurani jiwa ini
Tetesan air menghujam tubʋh kami
Namun kami tak peduli

Buruh tani...
Tanpa kau sadari
Demi sesuap nasi kau rela banting diri
Menyambung hidup tanpa letih
Kau mampu hidupkan bumi ini

Tetesan keringatmu kau curahkan demi sesuap nasi
Seringkali salut kujumpai
Semangat untuk berjuang menghidupi keluarga mengalir dalam diri

Buruh tani...
Tak dapat kupungkiri semangatmu tanpa henti
Teruslah berjuang buruh tani
Jasamu menghidupkan bumi ini
Akan menjadi pemanis bagi perjuangan kami

Back to list title kumpulan puisi bertema buruh ↑

KUMPULAN PUISI HARI BURUH

Seperti yang di jelaskan pada ulasan awal bahwa pengertian buruh adalah pekerja atau mereka yang bekerja pada usaha perorangan.

Yang pada umumnya diberikan imbalan secara harian maupun borongan sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak, baik lisan maupun tertulis yang biasanya imbalan kerja tersebut diberikan secara harian.

Nah berkiut ini adalah kumpulan puisi buruh atau puisi bertema buruh diterbitkan puisibijak.com untuk pembaca blog puisi dan kata kata bijak, disimak saja puisinya dibawah ini.


NASIB BURUH
By; geguritantgr. blogspot. com

buruh
hanya sebatas pesuruh
tak boleh mengeluh
walau hari-hari bersimbah peluh

berangkat pagi pulang petang
masalah ada menantang
halang rintang menghdang
demi bisa bayar hutang

beban berat di pundak
dengan upah tak layak
harus tetep bisa berdiri tegak
di bawah selalu di injak-injak

hidup pun kian sulit
biaya semakin menghimpit
hidup pun kian terjepit
di antara raksasa-raksasa pelit


KAUM TERTINDAS
By: geguritantgr. blogspot. com

suara-suara serak
kaum bawah terinjak
lirih terdengar berteriak
terkapar diantara puing berserak

kaum bawah
hidupnya di anggap sampah
mengotori indahnya wajah
yang katanya wajah-wajah megah

di manapun selalu di usir
di sisihkan kepinggir
di manapun selalu di tendang
di anggap kaum terbuang

kaum tertindas
hanya di jadikan alas
tak mampu melawan roda menggilas
para pemain berwatak culas

tak ada canda atau tawa
hari-hari hanya ratap dan mengiba
berlinang air mata itu biasa
berpadu dalam luka dan derita

wahai penguasa negeri
dengarlah suara serak ini
jangan sibuk dengan diri sendiri
kamu di pilih untuk mengurus kami


HARAPAN DAN KENYATAAN
By: geguritantgr. blogspot. com

akhir bulan jadi harapan
untuk menerima bayaran
namun mesti lihat kenyataan
gajihan banyak potongan

bayar hutang jadi kuwajiban
cicilan masuk antrian
rentenir minta di dahulukan
sisanya bayar kontrakan

keluarga tak dapat bagian
tiap hari uring-uringan
jangankan beli perhiasan
makanpun masih kekurangan

tanggal muda nyari utangan
ditambah kerja serabutan
tak peduli dapat celaan
penting hidup terus berjalan

jangan pernah tanya tentang masa depan
jangan tanya berapa uang tabungan
hidup layak pun hanya jadi impian
cukup bagi kami tiap hari bisa makan

Back to list title kumpulan puisi bertema buruh ↑

PUISI BURUH PABRIK

Buruh pabrik adalah pekerja atau orang-orang yang berkerja di pabrik, yang dipersepsikan sebagai kelompok pekerja yang berjumlah ratusan hingga ribuan orang.

Dan berikut ini adalah puisi dengan tema puisi buruh pabrik atau puisi pekerja pabrik, diterbitkan bagi para pembaca blog puisidan kata bijak.


KEPADA BURUH PABRIKKU
Oleh: Chairil Steven

Besok kamu gajian
Sore aku di parkiran
Kalau tidak hujan
Kita pun tertawa
Di tangga nada kehidupan
Berkerudung mendung
Bermata rembulan

Oo ternyata langit April begitu benderang
Tembangnya mengumandang
Jauh, menyentuh setiap pundak dan punggung

Oo malam bertabur bintang
: patuhmu kepada Tuhan
Tak jadikan aku bapak rumah tangga
Pergipagipulangpetangmu demi tiga anak
Kami, semakin mahal hidupnya

Sementara lusa
Bulan tak iagi purnama
Tanggal sudah mulai tua


BURUH PABRIK
Oleh: NN

keringat-keringat bercucuran
peluh-peluh deleweran
badan kecapekan
memikul beben kerjan

tiap hari dikejar target
supaya produksi meningkat
untuk kirim tak telat
gajian agar tak lambat

kadang hati menangis
tapi segera di tepis
ingat kluarga menanti
yang mesti di hidupi

upah tak sepadan
dengan berat kerjaan
tapi inilah kenyataan
tak kan berubah dengan keluhan

Back to list title kumpulan puisi bertema buruh ↑

BURUH INDUSTRI NASIBMU KINI
Karya:Aan Wahyudinata

Berangkat pagi pulang senja
Untuk penuhi kebutuhan rumah saja
Rasanya​ lelah
Usaha seakan kalah

Hari demi hari terlewati
Impian seakan tak pernah terbeli
Nampak sengsara
Duka tiada muara

Upah majikan sarat perhitungan
Semua hanya untuk menopang keseharian
Tabah menerima
Rupiah tak berlama

Ingin sesuatu musti menunggu
Nikmati hidup terkadang dalam dungu
Alangkah malang
Surga sebatas bayang

Iringi gemuruh deru mesin
Betapa tiada pilihan yang lain
Merenda rasa
Untuk mengisi masa

Kisah hidupnya semakin gundah
Indikasi harga kerja yang rendah
Nilai bisnis
Iming-iming​ janji manis


Demikianlah kumpulan puisi - puisi buruh atau puisi bertema buruh, baca juga puisi-puisi tentang buruh yang lain diblog puisi dna kata bijak, semoga puisi buruh yang diupdate diatas dapat menghibur, dan bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar
Tutup Komentar