Skip to main content

Puisi Kau Dan Dia Seperti Satu

Puisi Kau Dan Dia Seperti Satu
Puisi kau dan dia seperti satu. Arti kata seperti berarti seakan-akan, seolah-olah, misalnya, umpamanya dan lain sebaginya, kata seperti adalah sebuah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan serta  pelafalan yang sama akan tetapi maknanya berbeda. kata seperti memiliki arti dalam kelas partikel yaitu kata yg tak tertakluk pada perubahan bentuk dan hanya berfungsi menampilkan unsur yang diiringinya.

Berkaitan dengan kata seperti, berikut ini, puisi tentang kata seperti adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi kau dan dia seperti satu
  2. Puisi seperti aku ini
  3. Puisi kau seperti
Salah satu penggalan bait dari ketiga puisi tersebut. "Kutulis hari ini tentang deru aku nan berdebu, Mengapung di lautan biru lepas warna jingga keperakan, seperti aku ini". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini.

PUISI KAU DAN DIA SEPERTI SATU

Kau seperti udara yang menguap
Jejak mu tak bisa aku tangkap
Kau laksana sehelai cakap
Bicara tak bisa aku ungkap

Perlahan lahan angin meniupkan nama mu
Menerbangkan sepucuk harapan asa hidupku
Pada daun daun kering yang meranggas kisahku

Kau seperti dia,
Kekasihku lalu yang mengudara
Di hamparan mega mega
Membumbung tinggi meninggalkan segumpal noda
Pada gaun jinggaku yang merenda

Perlahan lahan hujan menampiaskan perciknya
Dalam senyum ananda yang kian terluka
Basahi airmata lewati rona pipinya

Adalah kau pemuda seperti dia
Yang meninggalkan sesak sebak di dada
Pada jumpa pertama di dalam bus kota
Kau laksana perwira bagaikan dewa

Kini..
Namamu dan namanya menjadi satu
Pada ikatan yang menera di bisu
Kau pergi seperti dia yang meninggalkan ku
Hanya satu perbedaanmu
Kau pergi tanpa mengucap temu

Hony 071114 SKB/PLB/WRK


Puisi Seperti Aku Ini
Pastrana Kaldera

Biar kutulis hari ini tentang deru aku nan berdebu.
Mengapung di lautan biru lepas warna jingga keperakan,
pada sore,
pada hening.

Aku mengejar lelah ke daratan mengalirkan genangan denting kerinduan yang tenang seperti ditempat peristirahatan pusaraku kelak.

Biarkan lututku mengering Tuhan,
biarkan kepalaku bersujud menyembahMu.
Saat relung jiwa dan cita bergemuruh dalam do'a tak berkarat,
tak berkalang duri dunia fana.

Biar ku tulis disini.
Menuturkan sepotong kenangan pada aku lemah,
seperti aku ini hambamu berlumur dosa.

Tuhan ampuni aku, kami, dia, mereka dalam kemurahanmu tak berbatas.
Tiada Tuhan selain engkau.


PUISI KAU SEPERTI
Oleh : Pena Usang Sang Penyair

Kau seperti pelangi senja
Kau seperti rona jingga
Kau seperti maha dewi
Kau seperti embun pagi

Aku memujamu dengan kata indah
Meramu aksara dari lubuk hati
Menyulam abjad seindah sabda sang dewa cinta
Merajut tali kasih hingga tercipta gaun cinta untukmu

Laksana bidadari surga
Tuturmu lembut dalam sapa
Gayamu anggun semampai
Senyum renyahmu teduhkan jiwa

Ach, takmampu lagi kuberucap
Kata-kata indah telah kulafazkan untukmu
Angan melambung tinggi
Hasratku ingin memilikimu

Andai ini mimpi, takingin kuterjaga dari lelap
Biarlah kunikmati indah kasihmu
Andai takdapat kumiliki, kuingin memilikimu di surga nanti

"Kau Seperti"
Jakarta : 24-05-2015

Demikianlah puisi kau dan dia seperti satu. baca juga puisi puisi yang lain yang ada di blog ini, semoga menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.