Kumpulan Puisi Cinta Bertema Pelangi
Kumpulan Puisi Cinta Bertema Pelangi

Kumpulan Puisi Cinta Bertema Pelangi

Kumpulan puisi cinta bertema pelangi. Pelangi yang biasa juga disebut bianglala merupakan fenomena alam yang sering dijumpai sebagai kata kiasan dalam bait bait puisi.

Kata pelangi terkadang juga sebagai judul puisi yang menceritakan berbagai hal seperti beberapa puisi pelangi bertema tentang cinta yang diupdate dikesempatan kali ini.

Kata kata pelangi dalam puisi sering digambar sebagai kebahagian atau hati yang sedang berbunga karena cinta, seperti corak warna pelangi yang berwarna warni yang bertanda kegembiraan.

Namun terkadang juga puisi pelangi menggambarkan dan mendeskripsikan tentang kesedihan karena pelangi berhubungan dengan hujan yang mana hujan dalam puisi sering juga diartikan sebagai air mata kesedihan.

Dan puisi tentang pelangi yang dipost ini merupakan puisi puisi cinta yang tentunya menceritakan dan membahas tentang kata- kata cinta yang mengambil tema keindahan pelangi.

Jadi puisi puisi cinta ini adalah puisi-puisi indah yang terinspirasi dari keindahan warna pelangi yang diceritakan dalam bait bait puisi cinta.

Adapun masing masing judul puisi cinta bertema pelangi yang diterbitkan puisibijak.com diantaranya:

Sepulu koleksi puisi cinta bertemakan pelangi atau puisi tentang pelangi yang bercerita tentang cinta.


Kumpulan Puisi Cinta Bertema Pelangi

Tentu kita tahu bahwa puisi cinta merupakan rangkai kata kata cinta akan tetapi puisi cinta dipublikasikan blog puisi dan kata ini merupakan perpaduan kata yang terinspirasi dari kata cinta dan kata tentang pelangi, sehingga menjadi puisi cinta bertemakan pelangi,

Nah bagaimana cerita pelangi indah dan cerita cinta dalam bait bait puisi pelangi yang terbitkan puisibijak.com, untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja puisinya berikut ini.


Pelangi Kehidupan
Oleh: Juls Kaka

Luka menyayat diri
Dalam geliat hari
Tawa menghiasi hati
Dalam jejak sanubari

Segala duka lara
Itu nyata adanya
Semua canda ria
Itu bukanlah fatamorgana

Ini pelangi kehidupan
Jadikan sebagai cerminan
Kita hanya titipan
Dari keAgungan Tuhan


PELANGI MENGAPA KAU PERGI
Karya: Renny Kusuma

Pelangi
Kau selipkan rasa di pucuk pagi
Kau petik rona disela risau sang mentari
Terbata aku memunguti lucutan mimpi
Sebelum embun membawamu pergi

Ku pandang nanar kilau pelangi di lautan
Tersirat ingatan saat ombak menepis di bibir pantai
Sejumput rasa ku dekap erat
Namun terlepas saat tlah tiba di penghujung malam

Pelangi
Pergimu membawa sepi

TAWA SANG PELANGI
Karya: Renny Kusuma

Segurat awan putih berarak kitari cakrawala
Sekilas menutup teriknya sang surya
Sejumput angin berhembus perlahan
Gugurkan dedaun yang tlah renggas

Kini sang awan tlah mengabu
Pudarkan jejak sang mentari
Sang bayu menguliti tubuh dengan kuasa dinginnya
Rinaipun bergulir jatuh laksana butiran berlian menghujam bumi

Di sudut ruang tanpa jeda
Setatap wajah pandangi langit yang menggelap
Menanti sang rinai hentikan tangisnya
Dan berharap pelangi kibarkan warnanya

Di sana, di ujung cakrawala
Sang pelangi tertawa dengan bebasnya
Tebarkan warna dengan bangga
Sewajah bisu menatapnya, tanpa rasa


LEMBAYUNG SENJA
Oleh: Rinjani Putry

Tak akan aku mencarimu diantara senja
Karna engkau hadir dengan kasihmu yang mendamaikanku,
Tak akan aku berpaling diantara waktu
Karna setiap yang kulalui terlalu indah untuk dilewati
Menatap lembayung jingganya
Mengalahkan keindahan pelangi

Ketika aku berlalu pergi
Ingatlah jika senja masih selalu kukenang
Dan ketika aku menghilang dari pandanganmu
Lihatlah senja yang menawan itu karna aku berada diantaranya

Dan jika ragaku ditimbun tanah merah
Kenanglah aku bersama lembayung senja jingga

Baca juga: Puisi Pelangi Senja Back to list puisi cinta bertema pelangi ↑


JANGAN KAU PERGI
Karya: Reny Kusuma

Aku berada di tepian sunyi
Bercanda dengan embun
Bercumbu pada dinginnya malam
Bercengkrama mesra dengan sang rembulan
Tanpa teman, hanya kunang-kunang sekelebat datang

Di manakah pelangi kan kutemui
Bila malam takjua pergi

Riuhnya sang fana
Bisukanku dalam dekapan
Menidurkanku sedetik bersama angan

Pelangi, jangan kau pergi
Temui aku, di tepian asa hari ini


TAK SEINDAH PELANGI
Oleh: Iszhanz Riez

Masih ku terasa seberkas luka
Yang pernah kau berikan
Luka atas senyumanmu yang mengasa
Pada manisnya kata kata berdusta
Semanis gula kau hulurkan
Rupanya kau titiskan racun bermadu

Aku rebah..
Menatap lukisan yang tak seindah mimpi
Seindah pelangi yang singgah lalu pergi
Senja bisa saja menjanjikan untuk muncul

Esok hari
Dan kini aku mengerti
Aku relakan kau pergi
Dengan seikhlas hatiku berdiri
Biarkan airmataku sederas lautan
Tak kan kujadikan itu satu harapan
Pergilah....

KAU, YANG SEMBUNYI
Karya: Reny Kusuma

Merah tembaga rona sang senja
Menepikan rasa menjelang malam menyapa raga
Hembusan bayu menerpa perlahan
Dingin, menembus tulang

Sebait syair puisi kau sajikan sembunyi
Tak ingin nyata pada dunia
Namun kau berkata lantang di balik layar,
Aku tersenyum, benarkah?

Sembunyilah, selama kau ingin
Sembunyilah, bila kau bahagia
Senyumku menyambangimu
Wahai sang pelangi

Duniamu, memang bukan untukku
Sekerjap rasa terbungkus kenang
Terselip di dinding hati

Terbanglah, kau patut jelajahi cakrawala
Menepilah, pada dermaga yang indah
Jika kau tlah lelah


TIRAI PELANGI
Karya: Lanie Lukaman

Bagaikan halilintar menyambar
Tersentak dari diam penantian
Jantung yang semakin cepat berdetak
Mengapa begini kejam kenyataan

Burung rajawali terbang berputar putar
Tak hinggap di halaman gubug lusuh
Hanya kibasan sayap terasa
Menyentuh sayap sayap kasih

Meskipun sejak lama awan melilit
Dan mata air mengalir keruh
Bukit semakin sunyi tanpa senyum
Hanyalah desir angin menghiba

Aku berdiri diantara garis waktu
Bertanya pada tepian piring cakrawala
Adakah lembayung akan terbit disini
Dan menguak tirai cahaya pelangi


CAHAYA JINGGA
Karya: Lanie Lukaman

Kutau jingga memudar cahaya
Sendu dipintu senja
Kelabunya awan dilangit tinggi
Mengguncang bumi yang menyimpan bilah hati

Bagaikan pungguk merindukan bulan
Aku terus menanti tanpa arah jalan pulang
Tersesat dilembah penyiksaan
Dalam harap diujung kesepian

Mata ini mengalirkan terus air mata
Harap digenggam dalam asa
Merintih di pekatnya gelap malam
Bintang redup tak bersinar jua

Karena jingga berpaling menatap arah lain
Cahayanya berseri pada lembah dibalik gunung
Yang semarak cahaya emas berlian
Melilit pada bunga bunga ditaman

Baca juga: Puisi pelangi merona jingga Back to list puisi cinta bertema pelangi ↑


PELANGI TAK LAGI MENEMANI
Oleh: Wt.senja

Bertahun sudah langit menanti
Menggantung harap pada sang ilahi
Berharap hujan turun mendatangkan pelangi
Agar langit mendung tak lagi sendiri

Harapan sirna serasa hidup kembali
Kala pelangi hadir membawa diri
Langit suram nampak indah lagi
usai hujan berhias pelangi
Segala sesuatu memang tiada abadi
Kebahagiaan yang coba kita rangkai
Kini lenyap bagai ditelan bumi
Begitu cepat Pelangi indah ku meredup kembali
Bagaikan pelita dimalam hari

Kemana engkau wahai pelangi
Hujan ku kini telah usai
namun mengapa engkau enggan kembali
Untuk apa kau hadir menemani
jika aku harus tersakiti
Mengapa engkau hadir kembali
jikalau hanya untuk pergi lagi

Haruskah aku tetap menanti ?
Walau hujanku tak lagi kau peduli


Demikianlah kumpulan puisi cinta bertema pelangi, baca juga puisi-puisi tentang cinta atau puisi tentang pelangi yang ada diblog ini, semoga puisi cinta bertemakan pelangi yang diupdate diatas dapat menghibur pembaca blog puisi dan kata bijak, terima kasih sudah berkunjung.

Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar