Kumpulan Puisi Malam Lebaran, Update!
Kumpulan Puisi Malam Lebaran, Update!

Kumpulan Puisi Malam Lebaran, Update!

Kumpulan puisi malam lebaran. Masih dalam suasana hari lebaran dengan tema puisi malam lebaran yang artinya puisi yang terinpirasi dari malam lebaran.

Biasanya ketika malam lebaran suasana takbir berkumandang menyambut hari kemenangan untuk merayakan kemenangan pada tanggal 1 syawal, yang biasa juga di sebut hari raya idul fitri.

Hari lebaran merupakan sebagai penanda habisnya masa puasa di bulan ramadhan, dan hari lebaran adalah gambaran keluasan atau kelegaan hati setelah melaksanakan ibadah puasa, serta kegembiraan menyambut hari kemenangan.

Untuk berbahagia dan bersukaria berkumpul bersama keluarga lalu saling bermaaf-maafan, serta bersilaturahmi dengan teman serta kerabat.

Dan mengenai tentang puisi malam, puisi yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak kali ini adalah puisi malam lebaran yang tentunya membahas serta menceritakan tentang malam lebaran.

Dan adapun masing-masing judul puisi bertema puisi malam lebaran yang diterbitkan puisibijak.com diantaranya:

Enam koleksi puisi malam lebaran yang di tulis oleh para pemusi yang terinpirasi kata kata di malam lebaran.


Kumpulan puisi tentang malam lebaran

Malam lebaran yang diceritankan puisi malam ini bukanlah malam lebaran Idul adha akan tetapi lebaran idul fitri yang merupakan malam 1 syawal

Satu Syawal adalah salah satu nama bulan dalam penanggalan hijriyah. yang biasanya di samabut dengan euforia ummat Islam menyambut hari kemenangan dihari lebaran

Nah bagaimana cerita malam lebaran dalam bait bait puisi lebaran atau puisi tentang malam lebaran yang dipublikasikan puisi dan kata bijak, untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja berikut ini.


MALAM LEBARAN
Oleh: Yudhi Ajha

Aku lihat langit senja mulai turun,
seiring alunan takbir berkumandang.
Bocah-bocah kecil bersuka ria, berlarian di halaman Masjid
Membawa tetabuhan sederhana,
meningkahi suasana jelang malam Lebaran.

Sementara aku di sini,
di balik jendela tua yang mulai berderit,
memandangi mereka dengan seribu kenang.
Tanpa terasa waktu bergulir begitu cepat.
Bocah-bocah kecil yang bergembira di halaman Masjid itu adalah aku yang dulu ceria jika setiap kali tiba malam Lebaran.

Langit senjaku mulai temaram,
di rangkul sunyi sepi yang panjang.
Anak-anak yang lahir membawa ceritanya sendiri,
dalam garis fatamorgana yang menyatukan hati.

Suara takbir berkumandang
Bocah-bocah kecil berlarian
Halaman Masjid yang riuh
:aku merasa kehilangan.....


Malam Lebaran Sepi
Karya : Hanizar

Hari ini lebaran tiba
Aku berkecamuk mencari hal yang terbuang
Aku mengais kasih yang tiada tandingannya
Kucoba melangkah maju untuk menjalani keruhnya air

Setetes embun berbuih dalam linangan air mata
Berbuih cinta untuk tetap pergi menjalani langkah santai
Hati beku mendengar teriakan orang memanggil derasnya hujan
Celoteh dalam kehidupan berbunga

Hujan , mendung, kelabu dalam gelombang percikan kasih
Cintaku terhadap sukma membuat segala arah intim
Aku sayang pada sapaanMu kasih
SapaanMu adalah dentuman hati

Dentuman hati terjual sudah
Suara takbir, tahlil dan tahmid termuat bergema basah
Rinduku atas panggilan Ilham remuk
Aku menginginkan suatu rindu terhadap insan yang teduh

Takbir Menggema
Karya : Hanizar

Insan... Allah Akbar Allah Akbar walillah ilham
Dalam dunia takbir berkumandang
Dalam dunia semi berganti-ganti
Tiada hujan dalam kedatangan illahi

Sekujur rindu membuat insan terbelenggu kasih
Insan... adakah cinta terhadap Allah
Insan... adakah suka kita Allah memberi
Insan... kita sayang kepada gema takbir illahi

Takbir illahi merasuk sukma dikala lara
Takbir illahi meracuni jeri - jeri dalam sayangnya khatib
Khatib terbungkus untuk menuntun jemari insan terisaf noda
Allah...satukan takbir illahi dalam jeruji kehidupan kami

Kami ridho atas petunjukMu....
Kami jeli atas kelihaianMu
Kami mengerti atas kodratMu
Allah... takbir yang menggema membuat kami bertambah hikmat untuk menjadi insan yang sempurna


KEKUATAN 1 SYAWAL
Oleh: Memed

Allahu akbar
Allahu akbar
Allahu akbar
Walillahilham

Terdengar keras lantunan takbir
Menggandeng 1 syawal pada umat manusia
Umat manusia bersorak gembira
Petasan demi petasan terbang tinggi ke langit malam lebaran
Saat itupun tidak ada yang bersedih
Semuanya riang termasuk dia

Walaupun dia sedang kelaparan
Walaupun dia tidak punya pakaian baru
Walaupun tidak dapat berkumpul dengan keluarga
Hatinya tetap riang
Jiwanya tetap gembira

Inilah kekuatan malam lebaran
Malam penuh kemuliaan
Malam penutup bulan ramadhan.


RAMADAN SUCI TELAH BERAKHIR

Sebelas bulan mengejar dunia
Umbar napsu angkara
Sebulan penuh berpuasa
Membakar segala dosa

Sebelas bulan sebar dengki dan prasangka
Sebulan penuh tebar kasih sayang sesama
Dua belas bulan berinteraksi penuh salah dan khilaf
Di hari suci nan fitri ini buka pintu maaf

Waktu mengalir bagaikan air
Ramadan suci telah berakhir
Tuk salah serta khilaf yang telah terucap
Pintu maaf selau kuharap

ALLAHU AKBAR
Oleh:Teti Gumatini

Gema takhbirpun menyeru alam
Engkau Maha Akhbar
Nama-Mu menyentuh kedalaman
dada kiri yang senantiasa berdetak

Ntah kapan terhenti
hingga raga tiada daya
untuk paham seberapa umur

Kecuali rinduku pada-Mu
yang menatap pilu wajah
yang acap kali
menyusutkan makna..

Maafkan diri ini..
Laillaha illalahu wallahu akhbar..!


Demikianlah kumpulan puisi malam lebaran, baca juga puisi- puisi tentang lebaran yang lain diblog ini semoga puisi malam lebaran diatas dapat menghibur dan bermanfaat, simak/baca juga puisi-puisi yang lain di blog puisi dan kata bijak semoga puisi tentang lebaran ini dapat memberikan inpirasi untuk menulis puisi.

Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar