Kumpulan Puisi Malam Hari Untuk Kekasih
Kumpulan Puisi Malam Hari Untuk Kekasih

Kumpulan Puisi Malam Hari Untuk Kekasih

Kumpulan puisi malam hari untuk kekasih. Malam adalah bagian dari waktu yang sering kita lalui, diantaranya pagi siang dan malam.

Dan malam merupakan waktu yang tepat untuk beristrihat setelah seharian beraktivtas memenuhi kebutuhan Duniawi,

Bagi pemusi malam merupakan objek yang indah untuk menuliskan puisi selamat malam buat kekasih tercinta atau sebagai puisi pengantar tidur, atau sekedar hiburan di malam hari bercengkrama dengan kekasih pujaan hati melewati malam.

Menuliskan puisi malam untuk kekasih merupakan bagian dari keromantisan perjalanan cinta, tergantung dari seseorang mengapresiasikan kata kata malam sehingga dapat menjadi sebuah puisi malam romantis untuk kekasih.

Sebab kata malam dalam puisi terkadang juga diartikan sebagai sebuah kata kiasan yang mengartikan kegelepan hati.

Sebagaiman malam adalah waktu yang gelap dan hitam, jadi kata kata malam dalam puisi sering juga diartikan seseorang yang berhati hitam atau sifat yang kurang baik.

Akan tetapi puisi malam yang dipublikasikan puisi dan kata bijak di kesempatan ini adalah puisi malam yang indah untuk kekasih.

Kumpulan puisi malam hari yang dipublikasikan puisi dan kata bijak ini, membahas tentang kata kata cinta, dan berbagai kata indah yang dirangkai dengan kata keindahan malam sehingga menyajikan puisi malam romantis untuk kekasih.

Dan adapun masing masing judul puisi tentang malam dengan tema kumpulan puisi malam hari untuk kekasih yang diterbitkan puisibijak.com antara lain:

Sebelas contoh puisi bertema malam, dapat menjadi inpirasi bagi anda yang menyukai kata kata indah tentang malam dipadukan dengan berbagai kata sehingga menyajikan puisi indah yang bercerita tentang cinta.


Kumpulan Puisi Malam Hari Untuk Kekasih

Puisi malam hari untuk kekasih adalah rangkaian kata kata malam serta kata kata cinta untuk kekasih sehingga tersaji bait bait puisi malam yang membahas tentang seluk beluk cinta.

Sebagimana dalam cinta terkadang dihiasi suka duka dalam perjalannya, dan puisi malam hari untuk kekasih mewakili tentang apa yang sering dirasakan dalam kehidupan cinta dan kehidupan sehari hari-hari.

Bagaimana cerita puisi tentang malam dan kata puisi kekasih dalan bait bait puisi malam yang dipublikasikan puisi dan kata bijak, untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja puisinya berikut ini.


PUISI EMBUN MALAM
Oleh: Raja Selatan

Malam beranjak anganku berkhayal
Membius kudalam kesedirian
Bulan nampak masih mengambang
Bintang menghilang ditelan awan kelam

Embun malam merambat menjalar
Di ranting pepohonan,daundaun berguguran berjatuhan tiada lagi harapan

Hancur Kini berderai,pucuk di hatiku
Linang airmata kesedihan


Puisi Malam Yang Penuh Luka
Oleh: Fitria Indah Sari

Senja ini berlalu lagi
Ketika hujan menyapa dalam bias
Seperti mengguyur tubuhku
Sama seperti kehilanganmu dulu

Hujan dari mataku
Membasahi aksara-aksara puisiku
Ketika menulis tentangmu
Hujan rintik dalam badai

Bergemuruh, begitulah jumlah rinduku
Ketika sapaku tak pernah terbalas
Menangisimu, tak mampu kuhentikan

Tabur bintang tak lagi berkerlip
Awan gelap menutupi kirana bulan
Saat gerimis menjadi hujan
Saat rintik hujan memalsukan air mata

Baca juga: Puisi fajar tepis luka. Back to list puisi malam ↑

PUISI BANGKITLAH
Oleh: Ardan wibowo

Malam itu masih kuingat
Malam sepi tiada bulan dan bintang

Malam sepi tiada bisikan kata
Aku sendiri berjalan ditengah malam yang sepi
Aku melihat tangan hitam bangkit dari kubur

Dan berteriak aku bosan dialam sana
Akupun berteriak juga kenapa engkau bosan dialam yang gelap penuh kesunyian

Tetaplah di alammu alam yang tiada ketamakan
Janganlah engkau bangkit kedunia
Karena dunia ini tak lagi layak untukmu.

Baca juga: Kumpulan puisi embun pagi. Back to list puisi malam ↑


PUISI MALAM INI
Oleh: Maha Dewi & Dewa Zevana

Malam ini biar kita usaikan
Sajaksajak kerinduan yang terpendam
Ada tangis nan pecah
Ketika angin membasuh luka

Pada bulan bintang nan berpendar
Lalu sentuhmu menyentuh setiap aliran darah
Sematkan kisah kita pada selembar kenangan
Kala mentari esok membawa langkah kita pada ikatan

Hening dari sepi merangkum bahagia
Adalah merengkuh kita
Dalam erat dekap membuncah
Rindu kian berirama dalam untaian

Ada rajutan mimpi indah
Merejam luka lama nan mendera
Kala sentuhmu
Hangati sukma menjalar nalʋri meminta

Back to list puisi malam ↑


PUISI SENDU GADIS DI AWAL MALAM
Karya: Burung Gereja

Terisak-isak
Perciknya meluruh noda
Mengalir tak berpagar

Sehelai kelopak didera
Menuju hilir pusaka sukma
Energi memperdaya pandang
Mengucilkan tiang-tiang harapan

Pada tubuh tanah kering
Eks0tis lajur semut menumpuk bukit
Sepah-sepah riang
Pesta semalam berakhir lebam
Adat budaya menekuni jiwa

Temaram bayang
Merintis satu lagu penuh pendar mata
Tak ada pintu tuk menelusuri liʌng
Hanya melengking syahdu
Alat mencapai haru
Menukik semu
Merajam daki hingga luruh merenung


PUISI MENCOBA MEMETIK ANGAN
Karya: Rahma Aristan Languha

Kupandang langit
Terus kupandang
Tak ada bintang di sana
Hembusan angin serasa memelukku
Daun berguguran meninggalkan rantingnya
Dalam heningnya malam

Kupejamkan mata
Kurasakan denyut nadiku
Di iringi degub jantungku
Berharap suara yang kudengar
Mampu menghapus pilu
Menahan jiwa yang pahit

Hati terasa kosong dan hampa
Kegundahan cinta
Menggelayut di hati
Kucoba memetik angan
Merindu akan hadirmu
Dalam cinta yang telah beku

Baca juga: Puisi gadis malam di bawah beringin tua. Back to list puisi malam ↑

PUISI TIADA ADA KATA MENYERAH
Oleh: ~May™

Dinginnya malam kini terasa
Seperti tak bersahabat lagi
Mungkin karena cuaca
Membuat beda suasana hati

Tiada ingin aku menduga
Apalagi berprasangka
Membiarkan ego menghasut diri
Apalagi sampai terbakar emosi

Oh Tuhan hanya padamu hamba mengadu
Karena Engkau maha tau
Atas segala kejadian yang masih misteri
Dan pastilah ada hikmah di balik semua ini

Dinginnya malam semakin terasa
Membalut rasa yang berkecamuk
Membingkai angan menjadi jejak kenang
Dan menjadikannya sebagai hiasan asa

Asaku dalam harapan
Tak ingin hanya sekedar hiasan
Disepenggal malam aku berdo'a
Agar senantiasa bahagia selalu saat bersama

Untuk kita yang telah bersatu
Walau harus melangkah di atas batu
Tiada ada kata menyerah
Sampai akhirnya menjadi berkah

Baca juga: Puisi rasa di pintasan malamku. Back to list puisi malam ↑


PUISI SENANDUNG MALAM
Oleh: Lilik Puji Lestari

Senandung cinta di jamuan malam
Bersetʋbuh merasuk harum aroma raga
Bisik gelap di puncak nikmat
Terbaring di dʌda malam

Desahan nafas mengalir deras dalam ciʋman
Kegᥱnitan bibir merambah waktu
Kenakalan hasta hangatkan raga
Meninggi erʌng hingga di ujung gelap

Serpihan embun banjiri kulit
Hingga mengkilap bak porselen
Senandungku tetaplah sama
Nyanyian cinta beraroma gʌirah
Raga hancur nikmat terasa.

Back to list puisi malam ↑


PUISI RATAPAN KEMBANG MALAM
Oleh: bagus/steven james

Engkaulah pria itu
Yang menjamah dan melʌhap tubuhku
Aku diam seolah menikmati itu
Meski sesungguhnya aku menangis malu

Engkaulah pria itu
Yang membeli sebongkah harga diriku
Yang kubungkus dengan nikmat syʌhwatmu
Demi masa depan anak tercintaku

Engkaulah pria itu
Entah harus kucaci atau berterima kasih
Tubʋhku kau hempas usai kau nikmʌti
Kau pergi meninggalkanku sendiri dengan setumpuk harapan hari

Untukmu pria itu
Semoga kau berhenti menemuiku
Meski aku mengharapkanmu
Sungguh ini adalah d0sa bagi dirimu

Akulah pelʌcur berjubah dosa
Tak kuasa raga memikul takdir dunia
Hidupku dari cʋmbu mulut bʋaya
Meski kutahu ini adalah salah

Baca juga: Puisi menanti kembang di tepi jalan. Back to list puisi malam ↑


PUISI GUMAM DI BIBIR MALAM
Karya YS Sunaryo

Jalan mana lagi yang belum aku pijaki
Kaki telah singgahi berbagai lekuk kelok berduri
Pagi hingga sore sesapi panas matahari
Melepuh sekujur tubuh
Berdarah nanah tanpa keluh
Namun kau tetap mengaduh

Aku tinggal selembar daun
Meranggas bertahun-tahun
Tergolek di belantara rimbun
Pohon kau robohkan
Ranting-ranting jauh terpelanting
Membusuk di sela-sela tebing

Di semakin tubuh lebur
Tak mau cepat terbujur
Ada cinta yang belum kusempurnakan
Yang dulu lama aku tinggalkan
Bukan karena derita memperjumpakan
Namun kerinduan tak lagi dapat kutahankan
Padamu, Tuhan sekalian alam

Biar aku hanya tulangbelulang
Terusir dari para pengambil kenikmatan
Izinkan aku berdiri ya Tuhan
Dalam tegak sembahyang
Hingga kau tak lagi merahasiakan lonceng kematian
Agar singgahku tak lagi di curam kehidupan
Tidak mau di pangkuan yang menjerumuskan
Dan tak bersulang arak cinta menghancurkan

Back to list puisi malam ↑


Puisi Bidadari Malam
Oleh: Triyono Saputra

Aku terdiam, lepaskan sedikit kerinduanku yang durhaka...
Ku putari ceritamu pada jelaga,teringat saat harum peluhmu menamparku pada malam.
Bukan untaian jera yang kau rampalkan dalam dosa si kecil..
Bukan pula dusta dunia akan janji manis saat fajar

Semuanya menatap kosong,termasuk penaku...dan seribu syairku
Kala sang waktu hanya bisa mengulum jejak-jejak yang ditinggalkan malam pada pagi
Kala dinginnya salju malam tak lagi berwarna putih...
Kala detak jantung angin tak lagi berirama seperti memburu nafas-nafas yang kehausan...

Maafkan bila kerinduanku semakin durhaka
Maafkan bila pena hitamku menuliskan malammu pada malam ini...
Maafkan bila dekapanmu masih kurasakan erat saat ini..

Aku hanya seorang perindu yang tersesat dalam kata kata...
Meskipun engkau,aku dan syairku tahu cerita ini bukan untuk di puitiskan..
Tapi di kubur dalam-dalam ,dan sesekali dirindukan.....

Baca juga: Puisi Bidadari 


Demikianlah kumpulan puisi malam hari untuk kekasih. Simak/baca juga puisi tentang malam yang lain di blog ini, semoga kata kata malam di atas dapa menjadi sebuah kata untuk menjadi pengantar tidur atau untuk menghibur kekasih pujaan hati. Sampai jumpa tema puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar