Skip to main content
# Kumpulan Puisi Embun Pagi

# Kumpulan Puisi Embun Pagi

Kumpulan Puisi Embun Pagi. Puisi pagi yang dipublikasikan puisi dan kata bijak untuk kali ini adalah dereten puisi tentang embun pagi yang berisi bait bait bait syair dan sajak embun pagi Islami.

Sebagaimana diketahui pagi merupakan bagian dari waktu yang biasanya udara bertiup sangat dingin dan tenang sehingga menicptakan titik air yang disebut embun pagi, yang terkadang menginspirasi penulis untuk menulis syair embun pagi atau pun puisi embun.

Proses terjadi embun di pagi hari merupakan suatu fenomena alam yang melalui serangkaian proses alam saat angin tak banyak berhembus.

Uap air akan mudah menempel pada berbagai media semisal rumput daun-daun dan lain sebagainya, maka titik-tik air inilah yang disebut embun pagi.

Embun pagi dalam Dunia sastra sering dijadikan tema puisi mau pun tema karya tulis yang lainnya, semisal puisi embun pagi islami, sajak embun pagi, syair embun pagi dan lain sebagainya

Hal itu mungkin dikarenakan bentuk embun yang bening, yang biasanya diartikan sesuatu hal yang suci yang melambangkan kejernihan jiwa, yang memudahkan inpirasi untuk menulis puisi embun dan yang berkaitan dengan embun pagi hari.

Dan terkadang juga dijadikan sebagai kata kata untuk memotivasi, semisal kata-kata motivasi selamat pagi, kata mutiara pagi, kata kata bijak menyambut pagi serta kata-kata inpirasi tentang pagi.

Sebagaimana titik-titik embun yang berasal dari air, dan air adalah penyejuk yang dapat menyejukkan, begitupun halnya kumpulan puisi embun pagi yang menyejukkan hati.

Adapun masing masing-masing judul dari puisi pagi bertema kumpulan puisi embun pagi dipublikasikan puisibijak.com antara lain:

Sepuluh puisi tentang pagi yang berkisah tentang kata kata pagi dan cerita puisi embun yang menceritakan suasana di pagi hari dalam bentuk puisi embun pagi syair embun pagi hari.

Kumpulan puisi embun pagi

Puisi embun pagi, sebagaimana kata puisi pagi adalah puisi tentang pagi menceritakan tentang embun di pagi hari yang dipadukan dengan kata kata puisi sajak dan syair sehingga menyajikan bait bait tentang pagi yang indah dan berbagai keindahan kata-kata puisi embun pagi.

Bagaimana pesan pesan pagi yang tersirat diantara bait-bait puisi embun pagi yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak.

Untuk lebih jelasnya tentang kata kata pagi hari dalam bentuk puisi embun atau puisi ucapan selamat pagi disimak berikut ini puisi - puisi tentang embun pagi.


PUISI EMBUN
Oleh: Iffa Aini Hamd

Kuncup bunga disapa pagi
tergantung embun di hujung daun
tertimpa pedih semalam
meresap tangkai terluka
bergenang mata pada dedar
terlayur sebening rasa
kelopak demi kelopak
mekar.....


Puisi Bunga Teratai Di Embun Pagi
Oleh. H. M Taliu B

Mekarmu menguning kepagian
Segarmu merekah diujung malam
Gairahmu mengapung diatas danau
Dengan siraman air telaga sendu

Ah.....Begitu asyiknya merekah
Begitu geloranya dedaunan
Tak terasa basah tak kuyup
Dalam tetesan embun pagi

Tidak ada kata mengapa
Dan tidak juga apa- apa
Karena naluri perkembangan
Diatas kemekaran permai

Oh indahnya..........!
Bunga teratai diembun pagi.

B 30/1/2018

Baca juga: Puisi selamat pagi. Back to list puisi embun pagi ↑


Puisi Embun Pagi
Oleh: Yani Suprayugo

Kita terlalu mudah layu dan rapuh
Itu yang membuat kita mudah patah menunggu hujan

Dengan sedikit saja hembusan angin
Kita sudah berharap banyak datangnya hujan
Walau angin itu hanya sekedar menyapa
Kita sudah merasa lelah

Matahari yang selalu memberi pun kita benci
Padahal itu yang membuat kita tumbuh dan semakin kuat berhari-hari
Kita sudah merasa jengah

Kita terlalu memperdulikan permintaan kita
Hingga kita lupa begitu banyak yang Dia beri tanpa kita meminta
Seperti embun pagi yang selalu menghujani ribuan kecup setiap hari

Back to list puisi embun pagi ↑


PUISI MEDITASI EMBUN PAGI
Oleh: Putera Remy Merindu

Sesuci titis embun pagi menyirami
Tiadalah ternoda akannya walau sebesar hama
Namun manik-manik jernih embun
Tak termampu menahan terik bahang suria
Tak terdaya menahan hembusan semilir ribut
Tak terlawan curahan hujan yang berserakan
Siapalah embun
Yang selalu cuba memperteguhkan kesuciannya

Namun esok
Titis embun pasti menjelma lagi
Hadir bersama keindahan sucinya sekali lagi
Malah untuk berkali-kali

Dan begitulah yang berlaku
Pada setiap hari
Tidak jemu-jemunya embun
Mengalir tergantung pada hujung-hujung rumput
Bergenangan pada takungan daun-daun keladi
Pada seluruh pepohon di atas permukaan ardi

Aduhai diri yang terleka
Jadilah seperti embun
Walau tidak mampu membasmi
Segala terjahan cuaca
Tak pernah sekalipun embun merasakan jemu
Berhadapan segala rintangan alam
Yang menidakkan kewujudannya

Cuma kita manusia
Tidak punya tekad
Sekuat embun pagi
Pada zahir hanyalah titis
Dipandang sepi

Namun nurani embun
Setinggi langit biru
Walau manusia tidak punya kudrat
Menjadi suci bersih
Membendung segala dosa

Perhatikanlah pada semangat embun
Yang tidak pernah berputus asa
Menjadi suci setiap kali

Baca juga:Puisi janjimu bak mentari pagi. Back to list puisi embun pagi ↑


PUISI SEPUTIH EMBUN PAGI
Karya MS Sang Muham

Menyelusuri suara hati
hingga sekat terlampui batas terlewati
hanya telisik orang samawi

Setelah berjumpa
bait bait syurga menggema
terukir indah di pustaka jiwa

Mengertilah aku
arti sebuah pemahaman

Duh Gusti Pangeran pemilik khalik
laik mampukan kurajut nurani seputih embun pagi

#Billymoonistanaku, Senin, Jan 15-2018 = 21:21 wib.

Baca juga: Puisi renungan pagi. Back to list puisi embun pagi ↑


PUISI SEBATAS KENANGAN
Karya: Wiena Recky

Embun Pagi yang menyejukan
Di selimuti kabut dalam balutan kasih
Aku kamu yang menjadikan kita
Berjalan bergenggaman tangan

Itu hanya kisah lalu yang tinggal kenangan
Kurindu masa itu ketika engkau
Menyebutku bidadari tercantik
Yang terdampar di curug

Hal yang konyol namun begitu indah
Alam ini menjadi saksi bisu kisah kita
Yang tertinggal dalam kenangan

Cinangsi/naringgul
25 January 2018


PUISI EMBUN PAGI
Oleh: K-clen Gecol

Betapa sombongnya dikau wahai embun pagi,
Kecantikan warnian biasmu berkilauan,
Pancarkan keriangan diatas duka lara,
Menari bersama dedaunan,
Melihat luka hatiku tertikam kenistaan.

Teruslah riang wahai embun pagi,
Teruslah menari...
Tapi ingatlah...
Dikau akan jatuh kebumi jua....
Atau dikau akan mengering terbakar mentari,
Saat itu pula kesombonganmu akan sirna.

Back to list puisi embun pagi ↑

Puisi Selalu Tertanam
Oleh: Geber Reang

Air embun pagi hari menyapa
Akan indahnya surya pagi
Alngkah sejuknya angin kehidupan
Yang sellu bercermin di atas sungai

Tak pernah ada kehidupan yang pahit
Semua yang ada adalh anugerah
Perjalanan kehidupan penuh warna
Andai kau tau artinya
Kau pasti akan terkesima dengannya

Aku akan tetap diam takkkan goyah
Berdiri di sini hingga kau sdar
Akar tk akan pergi dari tanah
Sebelum manusia menuai hasilnya


Puisi Kembalikan Pagiku
Oleh: Nurlaili

Datangnya embun pagi tak dapat ditolak
Percikan api yang datang dari bara membara tak mampu kutahan panasnya
Hembusan bayu yang menyapu wajah pasrah kuterima
Aku saat ini hanya mampu menghela nafas panjang

Lagu yang merdu terdengar sumbang
Bait bait sajak bercerita lara
Air yang bening berubah keruh
Warna cerah menjadi kusam
Matahari garang bak terkurung dalam goa yang pengap

Gelap pergilah
Kembalikan pagiku
Dengan segala keindahannya


PUISI SURGA DITENGAH GELISAH
Oleh: Suyono Jati

Aku lupa manakala embun pagi datang menjelang
Diantara sunyi senyap padang ilalang
Dibalik fajar yang hendak menguning
Terdengar kokok ayam yang bersahutan

Terancam sudah kesuburan bumi
Saat langit menurunkan hujan kepongahan
Hati sakit menjelma dibukit karang
Pada nisan prasasti yang kini diam membisu

Dimanakah gerangan limpahan kasih sayang?
Diantara rimbunan pohon yang meranggas mulai merana
Pada daun hijau yang kini t'lah menguning
Dalam takdir bergaris keputus asahan

Periuk subuh ditengah kepulan asap dupa pertobatan
Yang terselip disudut tetes air mata limpahan berkah
Tak ada lagi suara adzan berkumandang
Yang terdengar hanya nyalak lolongan anjing hitam

Dimanakah suara kebenaran itu?
Jelma ikhlas yang bersembunyi dibalik tabuhan rebana?
Disaat mihrab kosong dari para imam jama'ah
Mimbar masjid telah goyah oleh arus modernisasi

Dan bumi pun tersungkur menahan suara tangis...!

Baca juga: Puisi memalu pagiku.

Demikianlah kumpulan puisi embun pagi. Simak/baca juga syair embun pagi atau sajak embun pagi dan kata tentang pagi yang lain di blog ini, semoga semoga puisi tentang pagi di atasa dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa pada tema puisi pagi yang lain selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar
Tutup Komentar