Skip to main content
Kumpulan Puisi Ibu Dan Ayah Tercinta Menyentuh Hati Dan Mengharukan

Kumpulan Puisi Ibu Dan Ayah Tercinta Menyentuh Hati Dan Mengharukan

Kumpulan puisi ibu dan ayah tercinta menyentuh hati dan mengharukan. Ibu dan ayah adalah kedua orang tua yang membesarkan kita sehingga dapat menjadi seperti sekarang ini.

Tanpa ibu dan ayah tercinta, kita sebagai anak tak akan mungkin seperti sekarang ini, Jasa jasa dan pengorbanannya dalam kehidupan kita tak akan dapat dibalas dengan cara apapun, bagian dari kisah inilah yang di ceritakan puisi ayah tercinta dan puisi ibu kali ini.

Oleh karena itu hormatilah kedua orang tua sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada ibu dan ayah tercinta.

Ayah dan ibu tersayang sudah sepatutnya, kita sebagai anak selalu menghormati mereka walau bagaiamanapun keadaannya.

Karena ibu yang telah melahirkan sedangkan bapak atau ayah yang berusaha membiayai seleruh keperluan dalam keluarga.

Oleh karena itu selain selalu mendo'akan mereka agar selalu di berikan kemudahan, perlindungan dan keselamatan. Ungkapkan rasa kasih dan sayang kepada ibu dan ayah tercinta, dapat di ungkapan melalui sebuah puisi.

Dan puisi ibu dan ayah kali ini adalah kumpulan ibu dan ayah tercinta menyentuh hati mengharukan, sebagai ungkapan cinta dan kasih sayang atas pengorbanan kedua orang tua kita.

Dan berikut ini adalah daftar judul puisi ibu dan ayah dengan tema puisi ibu dan ayah tercinta dipubkasikan puisibijak.com antara lain:

Sepuluh puisi ibu dan ayah dengan tema kumpulan puisi ibu dan puisi ayah tercinta menyentuh hati dan mengharukan, puisi ini bisa dipersembahkan kepada ayah dan ibu tersayang,


Kumpulan Puisi Ibu Dan Ayah Tercinta Menyentuh Hati Dan Mengharukan

Lewat puisi ibu dan ayah yang dipublikasikan puisi dan kata bijak kali ini, semoga dapat menyentuh hati para pembaca dan membuka mata hati, kepada kita bahwa ayah dan ibu, walau bagaimanapun akan selalu berarti dalam kehidupan kita.

Bagaimana kata puisi ibu dan cerita puisi tenta ayah dan ibu dalam bait-bait kumpulan puisi ibu, untuk lebih disimak saja berikut ini.


PUISI DIMANA AYAH DAN BUNDAKU
Karya: Ardan Wibowo

Tuhan aku rindu dengan kasih sayang ayah dan bundaku
Tuhan tunjukan aku jalan
Untuk mencari cinta dan kasih sayang dari ayah dan bundaku
Yang kini entah dimana.
Tuhan aku tak ingin jadi anak yatim piatu
Tuhan pertemukanlah aku dengan bundaku yang telah melahirkan aku.

Tuhan aku ini anak siapa
Tuhan aku terlahir untuk siapa
Tuhan aku butuh kasih sayang.
Tuhan aku butuh kelembutan kasih sayang bunda
Tapi kini dimana ayah bunda berada.

Tuhan masih pantaskah aku menangis
Tuhan masih pantas kah aku bersedih.
Untuk mengobati kepedihan dan derita.

Baca juga: Puisi hanya padamu Ibu. Back to list puisi ibu dan ayah tercinta ↑


PUISI IBU
Oleh: Sifa Siti Saja'ah

Ibu....
Kau adalah wanita yang hebat
Kau bisa menjadi seorang ibu
Dan kau juga bisa menjadi seorang ayah

Ibu...
Setetes keringat yang kau keluarkan
Adalah penyambung nyawa bagiku
Satu kata do'a yang kau ucapkan
Adalah penyelamat bagiku

Ibu,aku tahu...
Meskipun sholatku beribu ribu rakaat
Puasaku berbulan bulan
Sedekahku berpuluh puluh rupiah
Tapi ketikaku menggores hatimu
Mungkin surga bukan untuku lagi

Maka untuk itu maaf
Dan terima kasih atas segalanya

Back to list puisi ibu dan ayah tercinta ↑


PUISI AYAH
Oleh:samdany muhammmad

Kau adalah pahlawan ku
Kau rela mencari nafkah
Siang, malam dan penuh keringat
Untuk bekalku dimasa depan

Tanpa lemahnya kau berdiri
Tanpa lelahnya kau bekerja
Tanpa mudahnya kau menangis
Meratapi hidup yang susah

Ayah
Jasamu akan selalu kuingat hati
Perjuanganmu selalu kuhormati
Kasih sayang mu selalu kunanti
Jerih payahmu selalu kuhargai
Dan,pengorbananmu selalu mengiris hati

Ayah meski kau tak seperti ibu
Tetapi aku tetap sayang padamu
Karena kau,telah membesarkan aku
Dari aku hanya segumpal darah
Sampai aku menjadi ayah

Ayah
Ayah
Oh ayah
Tanpamu mungkin aku susah

Baca juga: Puisi ibu sang pengasuh. Back to list puisi ibu dan ayah tercinta ↑


PUISI IBU
Oleh: Melati Berduri

Oh ibu...
Kenapa bayangmu masih saja hadir di pelupuk mataku
Terlebih kata-katamu
Menusuk dalam hatiku.

Oh ibu...
Bukannya aku tak sayang padamu
Bukannya aku tak peduli padamu
Percayalah dari lubuk hatiku yang paling dalam aku sayang padamu
Meskipun tak pernah terucap dari bibirku

Semua karna saat ini,detik ini aku belum bisa membuatmu bahagia
Jangankan memberikan barang berharga
Sesuap nasi pun aku belum bisa.
Maaf kan aku ibu yang belum berarti buatmu...

Ayah,ibu aku syang pada kalian...
aku hanya bisa berdoa smoga Allah senantiasa melindungi
Ibu dan ayah diberi umur yang panjang
Agar aku dapat berbakti dan bisa membahagiakan kalian.

Back to list puisi ibu dan ayah tercinta ↑


PUISI PAHATANMU DAN KAUM KULIT PUTIH
Oleh: Lika Alvionita

Sisa keringat mengucur
Dalam setiap pahatanmu
Dan tak pernah hancur
Lapuk dari perjuanganmu

Berteman kotak-kotak kayu
Menjelikan mata berjari palu

Ayah....
Malioboro adalah sejarah
Saksi mudamu dalam langkah
Yang di buang dan terpecah-pecah

Terbakarnya miniatur mungil
Berupa-rupa arca
Yang terjajakan kaum kulit putih
Dari negeri seberang
Hanyalah sebatas bulir
Bekas tangan pengukiranmu

Ayah ....
Alir darahmu menetes di tubuhku
Dan menjadikan aku
Gadis pecinta batu
Bangunan peradaban itu

Ayah ....
Lama kau tinggalkan di sana
Kota tetangga
Dan berdamai di lembah-lembah desa

Seduhlah hitam, dalam secangkir kenangan
Tanpa linang perandaian
Kita tatap langit masa depan
Dari kentalnya kopi di hadapan

Baca juga: Puisi warna cinta bunda. Back to list puisi ibu dan ayah tercinta ↑


PUISI DAN AYAH TERCINTA
Oleh: Faisal Handoy

Masa senja yang penuh duka, dan perihnya air mata, dalam kerasnya kehidupan.
Dulu meraka yang mencari nafkah, kini iya tinggalkan luka, sisakan sakit di sekujur tubuhnya.

Perjuangannya untuk kepintaranku, kesabaranya untuk memecahkan egoku, kini aku terpaku melihat waktu di hari senjamu.
Berapa panjang waktu yang kau habiskan untuk nafkahku, berapa banyak kesabaranmu untuk mendidiku, dan berapa kalimat kau ucapkan untuk mendo'akanku.

Kini aku mengerti.. kutak akan berarti tanpa ada dirimu, kini aku buah hatimu telah beranjak dewĘŚsa.
Kan kuurus masa senjamu, kan kutopang rasa sakitmu, kan k dengarkan rintih dan keluhmu.

Biarkan aku jadi malaikat kecilmu, menjagamu, membantumu dan membalas jasa-jasamu yang takan pernah terbalas, walau kuserahkan jiwa dan ragaku tuk mengabdi padamu ibu dan ayah tercinta


PUISI IBU
Oleh: Hidayat

Ibu
Engkaulah pahlawanku
Yang selalu menolongku
Yang selalu menyayangiku dan selalu menemaniku walau kau tahu hal itu sangat membosankanmu Kau yang mengorbankan jiwa ragamu saat aku ada didalam rahimmu
Setelah aku keluar menjadi seorang bayi kecil yang selalu menyusahkanmu
Siang malam kau korbankan waktumu untuk merawatku dan menyusuhimu
Kalam ayat suci yang selalu kau bacakan padaku sebagai ispirasi disaat tumbuh kembangku
Sebagai cara memberikan pendidikan luhur padaku

Wahai ibuku
Terima kasih atas segala jasa jasamu yang selalu kau korbankan padaku
Ibu...
Maafkan aku yang selalu menyusahkanmu,
Membentakmu
Membantah segalah perintahmu
Bahkan seringkali aku menyakitimu
Maafkanlah anakmu ini
Yang tak tahu balas budi
Yang tak tahu diri ini

Ibuku..
Sejuta ungkapan terima kasihku untukmu ibu
Kaulah menjadikan sebab - sebab kesuksesanku
Ibu I'm Always Love You Forever
Cintaku hanyalah untukmu ibu

Baca juga: Puisi terima kasih ibu tersayang. Back to list puisi ibu dan ayah tercinta ↑


PUISI IBU DAN AYAH KITA
Oleh: Agib Chan As-samarani

ibumu bukanlah ibumu
manakala ia tidak mendidikmu
mengenai kesucian diri dan kebijaksanaan

ayahmu bukanlah ayahmu
jika ayah tidak mengajarimu
soal keberanian dan keadilan

ibumu adalah ibumu
juga ibuku
ayahmu adalah ayahmu
juga ayahku
ketika ibu dan ayah membimbingmu
tentang pentingnya
etika
empati
kehalusan
serta
keluhuran budi

Back to list puisi ibu dan ayah tercinta ↑


PUISI AYAH DAN IBU
Oleh: Mustika Renjis

Senyummu nyinyir
Kadang mencibir
Tawamu renyah
Menggelegak, meneguk kebisuan
Kadang terpingkal
Berjingkrak jingkrak melumat keperihan

Jika semesta tertidur...
Senyum, tawamu melebur
Tersisa dera dan nestapa
Kau letakkan hiasan wajahmu
Lirih nurani pun berbisik
Peluk aku ibu...cium aku ayah...

Matamu berbinar... sepasang wajah menghampiri, memeluk dan menciummu mesra...
Namun nyanyian si jangkrik membangunkanmu,
Rupanya kau sedang bermimpi nak!
Hanya seorang nenek tua mendekapmu kuat!
Hanya butiran bening yang terpikat!

Ayah...ibu...apa kau ingat aku
Jeritnya dalam isak tak berujung

Baca juga: Puisi surga di sepasang kaki ibu. Back to list puisi ibu dan ayah tercinta ↑


PUISI PESAN UNTUK AYAH
Oleh: Kur Asmonah

Ayah apa kau tau
Putri kecilmu yang engkau tinggalkan kini sudah besar ayah
Ayah apakah kau tau
Disaat kau meninggalkanku
Bukan engkau saja yang pergi dariku ayah

Engkau juga memisahkan aku dari ibu dan juga adikku
Ayah apa engkau tak pernah merasakan kerinduan pada putrimu

Ayah putrimu disini sedang mencari ke adilan dari sang illahi Rabbi
Karna hanya Dia satu-satunya tempatku bersandar dan meminta
Ayah aku disini masih menantimu


Demikianlah kumpulan puisi ibu dan ayah menyentuh hati dan mengharukan. Simak/baca juga puisi ayah tercinta dan ibu yang lain di blog ini, semoga puisi ibu dan ayah diatas menghibur dan bermanfaat dan menginspirasi untu selalu menyangi kedua orang tua, Sampai jumpa pada tema puisi ibu selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar
Tutup Komentar