Puisi Islami Terbaik Renungan Dosa
Puisi Islami Terbaik Renungan Dosa

Puisi Islami Terbaik Renungan Dosa

Puisi islami terbaik renungan dosa. Puisi Islami artinya puisi yang bersifat keislaman, atau puisi puisi yang berhubungan dengan agama islam.

Sebagaimana diketahui agama islam merupakan agama yang mengajarkan kedamaian dan keselamatan.

Salah satu yang tercermin dalam bacaan shalat sebagai ibadah yang utama yaitu ucapan doa keselamatan (Assalamu'alaikum warohmatullah) semoga keselamatan dan kasih sayang Allah dilimpahkan kepadamu. artinya sambil berdoa untuk dirinya sendiri juga mendoakan muslim yang lain.

Berbicara tentang puisi, puisi islami ada berbagai macam yang sering kita jumpai seperti puisi renungan dosa.

Yang mana kita ketahui renungan artinya terdiam dan memikirkan tentang dosa dosa atau kesalahan yang telah di perbuat karena melanggar hal yang di larang dalam agama.

jadi puisi renungan dosa dapat dikatakan puisi pengakuan tentang kesalahan kepada Allah swt, umumnya puisi puisi seperti ini menyentuh hati ketika di baca sebab berisikan tentang pengakuan dosa dari penulisnya.

Berkaitan dengan puisi Islami terbaik, dan puisi renungan dosa, puisi puisi yang dipublikasikan puisi dan kata bijak di kesempatan ini adalah tentang puisi Islami,

Berikut ini adalah daftar judul kumpulan puisi islami terbaik, dengan tema puisi renungan dosa, dipublikasikan puisibijak.com antara lain:

  1. Puisi aku ingin pulang
  2. Puisi peringatan untuk yang alpa
  3. Puisi tanya-tanya
  4. Puisi selendang Tuhan
  5. Puisi mulanya kesesatan
  6. Puisi sadaqallahul Adzim
  7. Puisi jalan indah penuh berkah

Tujuh judul puisi Islami atau puisi yang berkisah tentang kata kata renungan dosa menyentuh hati dalam bentuk Puisi Islam


Tujuh Puisi Islami Terbaik Renungan Dosa

Puisi islami terbaik renungan dosa adalah tema puisi Islam atau puisi islami yang dipublikasikan puisi dan kata bijak.

Bagaimana pesan pesan islami yang menyejukkan hati di balik rangkaian bait bait ketujuh puisi islami terbaik renungan dosa tersebut,

Untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja puisinya berikut ini, di awali dari puisi aku ingin pulang.


PUISI AKU INGIN PULANG
Oleh: IFFA AINI HAMD

aku kirim rindu
rinduku tersalah tuju
tersesat mencariMu
tertunduk pada nʌfsu

aku peluk cinta
cintaku tersalah puja
terjerat letak percaya
tertikam pedih di jiwa

oh Tuhanku
takkan lagi aku berlari
takkan pernah sembuh luka ini
takkan lagi aku berpaling
dariMu

oh Tuhan
terimalah sujud taubatku
ampunilah dosa-dosaku
hanya bawah lembayung rahmatMu

aku ingin pulang
aku paut kasih
hanya pada yang Satu
tenang dalam doa-doaku
damai yang kupilih

IFFA AINI HAMD
18.8.2017
Sagil


Puisi Peringatan Untuk yang Alpa ‎
Oleh: Khalid Zainul‎

Yang mengaku muslim tapi tidak solat,
mana tiang agamamu?

Yang mengaku muslim tapi enggan berpuasa,
mengapa ungkal dengan suruhan tuhanmu?

Yang mengaku muslim tapi malas berzakat,
bagaimana rezekimu hendak berkat?

Yang mengaku muslim tapi tidak menderma,
perikemanusiaanmu itu kau campakkan ke mana?

Yang mengaku muslim tapi suka menabur dosa dari kekata,
apakah kau tidak tahu Dia Maha Mendengar?

Yang mengaku muslim tapi berbuat maksiat,
ketahuilah Dia Maha Melihat.

Bukankah dirimu hamba-Nya
mengapa kau tidak taat pada-Nya?


Puisi Tanya-tanya
Oleh: Khalid Zainul‎

Perjalanan hidupku,
apakah benar lurus atau pincang?
Hemburan katakataku,
apakah selalu berdosa atau berpahala.

Akal fikiranku,
apakah sudah tunduk pada-Nya atau masih alpa.
Amalanku,
apakah ikhlas dalam kebaikan atau hanya pameran.

Aku bertanya pada diri
selagi sedar itu masih menemani
agar mampu kuperbaiki
kerusakan rohani yang masih membayangi.

Muhammad Khalid bin Zainul
15/9/2017 3:10am
Kota Singa


PUISI SELENDANG TUHAN
Oleh: IFFA AINI HAMD

di mana letak rasa malu ini
sering merebut selendang punyanya Tuhan
sombong itu bukan selayak diri
berasal dari tanah tempat kaki berhentakan
hatta secebis kulit tak mampu kucipta sendiri

kepala ini tetap mengadah langit dunia
melabuh angkuh semegah singgahsana
merasa istimewa dengan sebesar hama kuasa
kembang kuncup liang roma bangga
nikmat-Nya kuakui namun merasa berhak keatasnya

dunia ini Tuhan empunya
sepicing bunyi takkan mampu didengar tanpa izin-Nya
sekilas rupa tak mampu dipandang tanpa restu-Nya
sepatah kata tak mampu diucap tanpa ihsan-Nya
setiap hela nafasku ini terhirup hidup atas kehendak-Nya

di mana letak rasa malu ini
menyarung selendang punyanya Rabbulizzati
merasa mampu mengusung mahligaiku untuk merubah wajah neraka
berpikul laba amalku cukup untuk membeli syurga-Nya
lalu membuar amarahku ditampar kiffarah

punyaku ini hanya titipan
merasa memiliki atas apa yang dipinjamkan
datang bergelandangan pulang bergedungan
bagaimana mungkin mampu aku meniti sirat
sedang kaki ini bergunung dosa memberat

di mana letak rasa malu ini
terbawa-bawa merasa menjadi tuhan
kudrat iradat-Nya aku sangkalkan menurut mahunya nʌfsu nafsi
sedangkan sudah terjanji ahli syurga itu yang paling kuat meredam kemarahan
menunduklah cebur ke bumi muka hina dina ini

walang yang tidak terganti dengan bertakar dendam dalam diri
getus penolakan takdir berganti murka di akhir nanti
lucutkanlah selendang Tuhan yang melilit naluri
agar taufik dan hidayah tersuluh mata hati
apalah cuma kehilangan ini demi mensyukuri abadinya galang ganti

IFFA AINI HAMD
10.9.2017
Sagil


Puisi Mulanya Kesesatan
Oleh: ‎Khalid Zainul‎

Saat kejahilan dan keangkuhan
mengggagahi akal,
hati menjadi gelap gelita,

kealpaan bermaharajalela,
beranakpinak di dalam diri
membunuh akhlak yang murni

sehingga sesat anak manusia
di perjalanan hidup
tak mungkin lagi dimungkiri.

Muhammad Khalid bin Zainul

5/10/2017 7:02am
Kota Singa


PUISI SADAQALLAHUL AZIM
Oleh: Putera remu merindu

dosa-dosa....
sebanyak buih di lautan
sebanyak pasir-pasir berbutiran
melebihi hitungan manusia di daratan
bagai helai-helai daun yang berguguran
laksana titis-titis air hujan
memenuhi seluas pandangan
pada bukunya amalan

dosa-dosa....
sepanjang zaman
mohon diampunkan
pada-Mu Ya Tuhan
kerana masa tidak berpanjangan
Masihkah sempat seminit menadah tangan?
sebelum sampai nyawa pada tenggorokan
sebelum bercerai nyawa dari badan
sebelum penyesalan sudah kelewatan
sebelum ternoktah satu perjalanan
sebelum bergulung diam dalam kafan

dosa-dosa....
serba kehitaman
taubat tidak menantikan
umur lanjut baru mahu dikerjakan
kerana mati tidak sekali-kali ditangguhkan
mati tidak punya belas kasihan
waktunya telah ditentukan
diberi peringatan
diberikan peringatan
sedarlah dari pengsan
bangkit dari lamunan
sebelum nafas diberhentikan
sebelum jantung letak jawatan

TONGKAT SAKTI
KL 26 September 2017


PUISI JALAN INDAH PENUH BERKAH
Karya : Muhammad Fajar Andi

Rintangan hidupku buat tegar
jalani takdir Illahi robbi
Aku Bahagia jalani hidup ini
Penuh ujian yang buatku semakin kuat

Aku ingin Bahagia dapatkan cinta Illahi
Kutakkan mengeluh walau terjatuh
Aku bisa berdiri lagi melangkah
Keyakinan dalam hatiku yang kuat

Jalan indah penuh berkah
Ya Allah, mudahkanlah kehidupanku ini
Pasti Engkau tahu yang terbaik untukku
Aku ingin jalan ridhoMu
Penuh harap dalam doaku
Aku sandarkan semua padaMu
Yang terbaik untuk hidupku

Aku sungguh Bahagia jalani hidupku
Penuh ujian dalam kehidupan ini
Yang perjuangan untuk meraih ridho Allah
Aku yakin bisa dapatkan cinta Allah

Pandaan, Pasuruan-jawa timur 7 oktober 2017


Demikianlah puisi islami terbaik renungan dosa. Simak/baca juga puisi silami yang lain atau puisi renungan di blog ini, semoga ketujuh puisi di atas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Advertisement

Baca juga:


Your Reactions:

Buka Komentar