Puisi Terima Kasih Bunda
Puisi Terima Kasih Bunda

Puisi Terima Kasih Bunda

Puisi terima kasih bunda. Sering kita mendengar kata kata pepatah tentang ibu, seperti kasih ibu sepanjang jalan kasih anak sepanjang galah.

Pepatah tentang ibu tersebut mendeskripsikan kepada kita, bahwa jika kasih seorang ibu kepada anaknya tak akan pernah berkesudahan, kasihnya di ibaratkan dengan jalan yang tiada pernah berujung. Kasihnya selalu mengikuti kemanapun arah kaki anaknya melangkah.

Sedangkan kasih anak kepada ibunya hanya sepanjang galah, atau hanya sebatas panjangnya tongkat yang artinya terbatas. tak seperti kasih ibu yang tiada berbatas.

Peran ibu sangatlah mulia dalam kehidupan yang tidak akan pernah ada seorang pun bisa ada dan menjadi besar di dunia ini bila tanpa kehadiran ibu.

Ibulah yg mengandung setiap manusia di dalam rahimnya selama sembilan bulan lamanya, sampai tiba masanya untuk lahir ke dunia.

Ibu bertahan dari rasa sakit yang tiada tertahakan, sampai kita sebagai anak, bisa hadir di dunia, maka sangat dan sepetutnyalah kita berterima kasih kepada ibu atau bunda.

Betapa besar peranan ibu dalam kehidupan kita. oleh sebab itu, sebagai ucapan rasa terima kasih, kita sebagai anak harus selalu menghormati ibu.

Selama ibu masih hidup dan sehat, hendaknya setiap dari kita sebagai anak anaknya wajib membalas budi atas segala pengorbanannya pada kita selama ini.

Dan Berikut ini adalah daftar judul puisi ibu dengan tema puisi terimak kasih Bunda atau puisi terima kasih Ibu diterbitkan puisibijak.com antara lain.

  1. Puisi syukur
  2. Puisi terima kasih bunda
  3. Puisi muara kasih tak terbatas
  4. Puisi rinduku ibu

Empat puisi tentang Ibu yang menjelaskan ucapan terima kasih kepada ibu tercinta dan tersayang.


Empat Puisi Terima Kasih Bunda

Bunda adalah panggilan lain dari ibu seorang wanita yang bersusah payah memperjuangkan anak-anaknya, sehingga kita bisa hadir didunia seperti sekarang ini.

Puisi terima kasih kepada bunda, yang dipublikasikan puisi dan kata bijak ini merupakan bentuk ucapan terima kasih anak kepada ibunya

Lalu bagaimana cara mengucapkan terimakasih kepada bunda yang baik, tentunya hal yang utama adalah tidak pernah menyakiti perasaan, merawatnya ketika dia sakit dan lain sebagainya atau dengan cara masing masing bertema kasih pada ibu kita

Yuk kita simak saja puisi tentang terima kasih bunda berikut ini.


Puisi Syukur
oleh:Zafira Saujah Apriani Tanggapili

Dua puluh satu
Usia yang serba keliru
Terlalu muda bagi mereka yang sepuh
Dan terlalu tua bagi mereka yang sok tahu

Elegi
Dalam bentuk apapun selalu mecari celah
Walau dengan terhuyung mendesah
Tetap mendapat tempat berebah

Namun apapun itu
Takkan menahan rasa syukur
Pada-Nya yang terlampau berjibaku
Memberi sepuing tahun lagi untuk ku

Terimakasih Tuhan
Akan 'Kun'mu yang amat berharga
Terimakasih ayah-bunda
Yang sempat lupa bahwa daranya telah bertambah usia
Terimakasih teman
Yang masih memegang rentan tradisi kejutan

Terimakasih kekasih
Yang masih setia menemani hingga usai seuntai puisi



PUISI TERIMAKASIH BUNDA
Oleh: Hartini Dewi Putri

Puisi untukmu, Bunda
Bait-bait sederhana membungkus rasa
Rangkaian kata lukisan cinta
Kasih bunda sepanjang masa

Kau beri kekuatan, saat kurapuh
Ajari arti menerima dan ihklas
Merangkul dan memeluk ketika kujatuh
Kemurnian hatimu tak terkira

Sembilan bulan aku di rahimmu
Kau jaga dengan jiwa dan raga
Tak ada lelah dalam senyuman
Tiada keluh di tiap tetes peluhmu
Embus doa selimuti aku selalu

Terima kasih, Ibu ...
Kaulah malaikatku
Meski tiada sayapmu
Kau besarkan aku menuju surga Illahi
Kau taburi hatiku agar tumbuh tunas iman
Berbuah kebanggaan untukmu seorang,
Jangan lepaskan genggamanmu, Bunda
Aku lemah tanpamu


PUISI MUARA KASIH TAK BERBATAS
Oleh: Zahwa Aini Mazida

Bunda ... masih tersemai dan tumbuh di jiwaku, benih-benih yang kautanam di pematang kosong kala itu. Tak merupa gersang atau subur, yang tertanami benih-benih kasihmu bertunas asa, merindang hijau keteduhan masa. Tiada pernah lelah menyiangi jiwa raga, meski peluh mengucur deras; namun tak pernah terkuras.

Waktu terus bergulir hingga duri-duri tumbuh pongan. Sesekali reranting melupa dan jengah, dengan belaian-belainmu yang lembut untuk memberi arah. Sering kali menusukmu, bahkan mengalirkan derasnya darah. Namun tak sedikit pun luka membekas, dalam madah engkau merebah, untuk merubah pongah menjadi ramah. Sungguh Tuhan maha pemurah, memberi kekuatan dalam tunaikan amanah.

Bunda, tiada kumampu mengukur kedalaman budi, juga membayar jasa-jasamu. Aku hanya selalu bisa meminta-minta, bahkan telah kauberikan sebelum kupinta. Do'amu selalu mengiringi langkah dalam keridhoannya yang tak berbatas waktu. Meski kuabdikan seluruh hidup untukmu; pengukir jiwa, tak akan pernah terlunasi. Mulia hati tak terganti, dan tak akan pernah meminta ganti; hanya berharap kebahagiaan dunia akhiratku tertiti. Terima kasih Bunda.


PUISI RINDUKU IBU
By : Mata Arya

Jeritku melemparkan tangis di dada malam
Di sepertiga mengalun bait doa
Aku rindu...
Atas jarak menyekat pangkuan
Saat derai lelah jauh di kaki ibu

Tuhan...
Adakah batas kemampuanku yang Engkau sekat
Walau kutahu ini telah menjadi suratan
Meninggalkan mereka demi satu wujud mimpi paling langit
Tuhan, pada ibu yang menyusuiku, betapa aku .merindukan belaiannya

Saat luka hati terjepit kehidupan
Tentang gejolak waktu yang labil
Aku seperti lumpuh saat Engkau jauhkan aku pada timangnya
Sebab ialah ia malaikat nyata yg Engkau anugrahkan padaku

18 Sept 17


Demikianlah puisi terima kasih bunda. Simak/baca juga puisi ibu yang lain di blog ini, semoga keempat puisi tentang terima kasih bunda diatas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Advertisement

Baca juga:


Your Reactions:

Buka Komentar