Puisi Semilir Angin Seberang | Puisi Cinta Sedih
Puisi Semilir Angin Seberang | Puisi Cinta Sedih

Puisi Semilir Angin Seberang | Puisi Cinta Sedih

Puisi semilir angin seberang. Semilir angin biasa kita katakan dalam bahasa umum hembusan angin atau atau angin yang sayup-sayup.

Jadi semilir angin seberang artinya angin yang berhembus dari seberang, apa bila dalam bahasa umumnya

sebab terkadang didalam puisi, biasanya menggunakan kata kata kiasan untuk menjelaskan maksud dari sang penulis puisi.

Seperti kata kiasan pada salah satu judul puisi yang dipublikasikan puisi dan kata bijak kali ini yaitu puisi semilir angin seberang

Dalam kasusus lain tentang kata semilir, salah satu kalimat semilir yang sering kita jumpai.

Seperti semilir angin yang berhembus di malam sunyi, persamaannya sayup sayup angin bertiup di malam yang sunyi sebagaimana pengertian sayup-sayup adalah hampir atau kurang dari sedikit.

Mungkin begitulah sekilas tentang semilir angin dari seberang salah satu judul puisi dari tiga puisi yang dipublikasikan di kesempatan ini.

Dan berikut ini adalah masing masing judul puisi yang diterbitkan puisibijak.com antara lain.

  1. Puisi duhai engkau
  2. Sajak utuh
  3. Puisi semilir angin seberang

Tiga judul puisi cinta sedih karya Kemilau Mata Bening yang menceritakan tentang hal tertentu dalam tiga tema puisi cinta yang sedih indah dan menarik.


Tiga Puisi Cinta Sedih

Bagaimana cerita puisi sedih dan makna kata puisi cinta sedih di balik rangkaian bait bait dari tiga puisi yang dipublikasikan puisi dan kata bijak.

Untuk lebih jelasnya tentang cerita puisi sedih yang ditulis kemilau mata bening disimak saja berikut ini puisi-puisi-puisinya.


PUISI SEMILIR ANGIN SEBERANG

Acap kali ingin kusudahi tentangmu
Menyusuri bekas kecup di keningku
Ada noktah tempat engkau layangkan
Segala kasih pada basah kesayangan

Aku yang kausebut perempuan puisi
Sembilu engkau tikam di mata hati
Kerap merintih laranya seribu asa
Atas permainan rasa merahkan nelangsa

Duh, semilir angin pulau seberang
Mematahkan helai daun kerontang
Rapuh diterbangkan embusmu
Tak sanggup pulang meski terhujam rindu

Kemilau Mata Bening
Makassar, 29 Mei 2017


PUISI DUHAI ENGKAU

senyum tersenyumlah!
Kalahkan cahaya matahari
tersebab hangat itu
ada pada lengkung bibirmu
bahagia bahagialah!

sebelum duka menjalang
jangan siakan air mata
meski beningnya memakna suka
rebah rebahlah!

sandarkan di dadaku paling hati
detak janji rembulan kan ditepati
pada malammu yang kelam
lalu ... diam diamlah!

biarkan puisi kita yang bicara
tentang diksi doa-doa cinta
yang menasbihkan ...
rindu itu masih ada
dan selalu muda!

Kemilau Mata Bening
Makassar, 15 April 2017


SAJAK TAK UTUH

Sajakku seketika terpenggal
Dihempas gemeresak angin lalu
Bagai ranting kering yang kaku
Tak patah namun retak berdesak

Larik-lariknya mengeruh
Bait-baitnya hambar
Mengepul seterbang asap
Lesap hilang mengawang
Lalu berpamit pada alam

Duhai sajakku ...
Kembali ambil hatiku
Punguti diksi-diksi itu
Sebab kaulah kekasih diamku!

Kemilau Mata Bening
Makasar. 22 Mei 2017


Demikianlah puisi semilir angin seberang. berserta judul lainnya Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga semilir diatas dapat menghibur dan bermanfaat.

Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar