Skip to main content

Kumpulan Puisi Tentang Wajah | Puisi Wajah Kita

Kumpulan Puisi Tentang Wajah | Puisi Wajah Kita
Kumpulan puisi tentang wajah. Wajah atau muka adalah bagian depan dari kepala, pada manusia meliputi wilayah dari dahi hingga dagu, Wajah terutama digunakan untuk ekspresi wajah, penampilan, serta identitas, wajah biasa juga diartikan roman tokoh dan lain sebagainya. dan iniah yang jadi tema puisi untuk kali ini.
Kumpulan Puisi Tentang Wajah | Puisi Wajah Kita


Berkaitan dengan wajah di bawah beberapa puisi tentang wajah, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi wajah kita
  2. Puisi seraut wajah tanpa paras
  3. Puisi wajah
Salah satu penggalan bait dari ketiga puisi tentang wajh tersebut. "seraut wajah kita melingkupi tiap centinya kenapa kita lupa melamurinya dengan pewarna Sekarang kita sudah berdiri sendiri, Inilah wajahku Sebenar dari kebenaran Tiada tipu walau terlihat menakutkan". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini.

PUISI WAJAH KITA
Karya MS sang muham

Ingin kumengajakmu melukis wajah
seribu lupa tersirat dibola mata
bawalah setiap detik waktumu

Tengoklah wajah kita sehabis lukisan mengering
betapa noktah melingkupi tiap centinya
kenapa kita lupa melamurinya dengan pewarna

Sekarang kita sudah berdiri sendiri sendiri
bersitatap dengan bayang bayang semu tiap hari
mari sama sama kita lukis apa adanya
siapa tau tak lagi ada noktah biru

‪#‎Billymoonistanaku‬, Rabumalam, Okt 07/2015 =20:20 wib


PUISI SERAUT WAJAH TANPA PARAS

Inilah wajahku
Tersembunyi dibalik pasi
Pada bias-bias kilau
Yang menghilangkan raut parasku

Inilah wajahku
Dalam hitam putih goresan
Menseketsa didalam kertas rilis
Menyembunyikan kesedihan

Pena mengarsir lukis desir
Dari dalam sanubari terusir
Tentang lusa yang terdampar berakhir
Pada kisah yang memutus di takdir

Kertas menyurat lewati serat
Dari panas hati berkarat
Dimana sebilah panas tusuk mendarat
Dalam jantung dada luka menyayat

Inilah wajahku
Sebenar dari kebenaran
Tiada tipu walau terlihat menakutkan
Karena telah hilang paras dari sumringah

Inilah wajahku
Terpampang jadi potret bisu
Yang tak punya pucat walau terpaku
Dalam gʌmbar hitam putih f0toku

Hony
Pelabuhan Ratu 191015


PUISI WAJAH

Berjumpalah dengan mata
memantulkan sinar lampu silau memanja
pucat pasi disekitar kerutannya
terbiar begitu saja
celah luka tambah menganga

Lihat saja raut muka
di berjejal gang sempit
mereka layaknya terhimpit
beban-beban semakin menjerit

Dan di sebaliknya
wajah merona menyapa cinta
mengelus seperti memanja
harta dilipatnya di saku celana
kemudian melangkah bak dewa
kan kau bawa kemanakah senyumnya
kontraskan buta

Hingga tersekat sudah
dinding-dindinh wajah nampak berkaca
pemangsa memelas seketika
dan tak hentinya korban sesak di dadanya
sampai kapan lagi?

Sementara bidadari lalai kidungkan sunyi
sepinya seperti menguliti
wajahku
wajahmu
tinggal tunggu detik dalam detaknya
lukisan biru

Sudutku, sudutmu
asyik sendiri
nostalgia mati
tak terelakan lagi
seketika seraut wajah bisu
dari lelehan airmata sesal
atau sesakkan dada

Wajah-wajah disecarik kertas
dirobek-robek
bengek-bengek
mewek
dan lantangku menyulut api

Bakar saja aku mentari
bakar!
agar nyalaku menyentuh kulit wajah
wajahku
wajahmu

BKA
Batavia, 151115

Demikianlah kumpulan puisi tentang wajah. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.