Skip to main content

PUISI MEMBANGUN EKONOMI KERAKYATAN

PUISI MEMBANGUN EKONOMI KERAKYATAN
Puisi membangun ekonomi kerakyatan. Pengertian ekonomi kerakyatan adalah sistem ekonomi yg berbasis pada kekuatan ekonomi rakyat. Dimana ekonomi masyarakat sendiri merupakan sebagai aktivitas ekonomi atau usaha yg dilakukan oleh warga kebanyakan secara swadaya mengelola sumberdaya ekonomi apa saja yang dapat diusahakan oleh rakyat.

Biasanya ekonomi kerkayatan disebut usaha kecil dan Menegah, terutama mencakup sektor pertanian, peternakan, kerajinan, makanan, dsn sebagainya, biasanya terutama untuk memenuhi kebutuhan dasarnya serta keluarga tanpa mengorbankan kepentingan warga yang lainnya.

Ekonomi kerakyatan biasa juga disebut ekonomi tradisional yang jadi basis kehidupan masyarakat local dalam mempertahan kehidupan rakyat.  Ekonomi kerakyatan biasanya dikembangkan berdasarkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat local dalam mengelola potensi lokal yang ada di masyarakat.

Begitulah kira-kita tentang sistem ekonomi kerakyatan, berikut ini puisi tentang ekonomi, bagaimana puisinya yuk kita simak saja berikut ini


PUISI MEMBANGUN EKONOMI KERAKYATAN
Oleh: DR. Abdullah Fathoni,S.E.,M.M.

Dalam sepi aku bermunajad
merengkuh hati alunan solat hajad
semua orang pasti empunya hajad
sesuai perbuatan dan maqom derajad

disini...aku membangun ekonomi rakyat
karna bangsa ini punya rakyat
kemakmuran negeri haknya rakyat
tambang emaspun punya rakyat
mengapa rakyat melarat
karna punggawanya ingkar sepakat

padahal.....
mereka bukan kadal
tetapi saring pasang tumbal
ada ornamen pakaian gombal
antara pecundang dan berandal
merekalah sang pencuri sandal
pencitraan di atas skandal
ekonomi sang begundal
bagi - bagi jatah membangun kanal

oh.....
ekonomi kerakyatan
harus di tata ulang kesemestaan
agar sama antara niat dan ungkapan
sedekah bumi bukan ruwatan
tetapi rakyat yang di nistakan
peraturan yang berantakan
karna kepentingan berserakan
semoga tidak lama lagi kenyataan
bilakah datang purnama di tengah kegelapan
ekonomi kerakyatan menjadi gemerlapan
atau hanya komentar sekedar tatapan
hampa dalam hamparan
puisi lagu anak jalanan
mengais sampah di pinggir jalan
inilah sebuah asupan

semoga....kelak
kemakmuran tak pelak
laksana kicau burung jalak
meriah dan membahagiakan telak
semoga....akan hadir Satrio bolo dopak
prabu noto yang sudah teken kontrak.
Subhanallah.....
--------

Demikialah puisi Membangun ekonimi kerakyatan dari Oleh: DR. Abdullah Fathoni,S.E.,M.M. Baca juga puisi ekonominya yang lain kami update di blog ini. semoga puisnya menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.