Skip to main content
Kumpulan Puisi Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Update

Kumpulan Puisi Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Update

Kumpulan puisi memperingati hari kemerdekaan republik indonesia. Dalam rangka mengenang kembali dan menyambut perayaan hari besar kemerdekaan Indonesia 17 Agustus, yang biasanya pembacaan teks proklamasi juga kita dengar, maka kali ini puisi bertema tentang kemerdekaan Indonesia.

Sebagaimana diketahui perayaan kemerdekaan merupakan sebuah peristiwa tahunan yg dirayakan untuk memperingati kembali kemerdekaan suatu bangsa yang jadi cikal bakal sebuah negara yang berdaulat.

Puisi memperingati hari kemerdekaan biasanya menceritakan tentang perjuangan para pahlawan, yang gugur di medan perang dan pahlawan yang berhasil mengusir penjajah dari negeri ini, hal hal inilah yang diulas dalam puisi tentang kemerdekaan memperingati hari kemerdekaan republik Indonesia diterbit puisibijak.com.

Jadi puisi kemerdekaan dapat juga berisi puisi tentang pahlawan yang berjasa atas negara, baik pahlawan yang telah gugur, maupun pahlawan yang masih berjuang demi kemajuan bangsa.

Perjuangan untuk meraih kemerdekaan bukanlah perkara yang muda sebab terkadang darah menjadi taruhannya.

Akan tetapi demi bangsa dan Negara, para pahlawan merelakan darahnya demi kemerdekaan, demi tercapai keutuhan bangsa, dan membebaskan warga negara dari penjajahan.

Kemerdekaan biasa juga di sebut hari kebebasan dari penjajahan. Indonesia memperingati setiap tanggal 17 agustus dan tggl ini di tetapkan sebagai hari yang bersejarah sebab hari itu merupakan, hari dimana kemerdekaan republik indonesia diumumkan.

Dan adapun masing masing judul puisi tentang perjuangan kemerdekaan yang di terbitkan blog puisi dan kata bijak antara lain:

Enam belas puisi tentang perjuangan kemerdekaan atau puisi kemerdekaan yang bisa menjadi contoh puisi bagi pembaca yang ingin menulis puisi tentang kemerdekaan.


Kumpulan puisi tentang perjuangan kemerdekaan / puisi memperingati hari kemerdekaan republik indonesia

Kumpulan puisi hari kemederkaan Indonesia atau puisi tentang perjuangan kemerdekaan ini sebagai sumbang sih anak anak bangsa pada negeri tercinta Indonesia.

Dan juga sebagai kata ungkapan dan kata kata ucapan dirgahayu republik indonesia, yang jatuh setiap tanggal 17 agustus setiap tahun.

Bagaimana cerita puisi tentang kemerdekaan dan kata kata puisi kemerdekaan dalam bait-bait puisi memperingati hari kemerdekaan yang terbit puisibijak.com untuk pembaca blog puisi dan kata bijak, Selengkapnya disimak saja berikut ini kumpulan puisi tentang hari kemerdekaan indonesia.


Puisi Merdeka

Sepenggal kisah mulai terlupa
Ketika darah dan airmata jadi tarʋhannya

Cucuran peluh sang pembela
Semangat merah membara

Teriak merdeka membahana
Gugur atau hidup mulia

Kami hanya onggokan tulang tak bernyawa
Demi membela negeri dari sang durjana

Kini kami nanti karyamu duhai anak bangsa
Jangan biarkan kami mati tersia sia

Tegakkanlah panji Indonesia jaya
Berkibar kesegenap penjuru dunia

Medan'2015


PUISI MERDEKA

Kekasihku,
kumohon usah kau merayu
aku tak butuh itu
aku sedang jemu

Yang kuingin hanya satu
bukalah bajumu
agar kulihat bekas peluru
yang menggores dadamu

Agar aku tahu
persembahanmu, bukti sayangmu
padaku
pertiwi yang selalu kau lumuri janji
yang setiap hari kau lantang berpuisi

Atau biar saja kunikmati kerutan wajahmu
bekas siluet rasa kebangsaan
yang kau tumpahkan demi berdirinya
dan tersenyumnya aku
dari balik segala gundahku

Atau biar kugenggam tangan kasarmu
yang kibarkan kerja
di antara diam menguak beribu makna
agar tanahku subur dan berkilau makmur

Atau setidaknya usaplah ketika airmata ini
basah menuai resah
sebab penjuruku mulai menjarah
sisa-sisa puing merosotnya iman
yang lambat laut goresannya
mulai hilang dari dada

Bukalah bajumu
agar kuraba dadamu
dan kurasa setiap alur gores
bekas peluru

Kemarin setelah sepanjang hari
kau rebut daku dari tangan kompeni
atau sebuah tirani
gagah kau pantang menyerah
demi aku
pertiwi ... mu
yang ingin merdeka selalu ...

BKA
Batavia, 100815

Back to list puisi hari kemerdekaan indonesia ↑

Puisi pahlawan

tumpah darah para pahlawan berjuang tanpa pamrih,
demi negri tercinta ini,
gemuruh nyanyian dan perlombaan diadakan demi mengenang jasa para pahlawan,,,

Namaun dimanakah.....
lantunan do'a demi nyawa yang sudah tinggal kenangan,
dimanakah.....
lantunan dzikir akbar demi pengorbanan besar jasa para pahlawan yang telah gugur membela negri tercinta,,

puji syukur kehadirat Ilahi Rabby
solawat dan salam tercurah bagi baginda Alam,
Lantunan Do'aTeriring Semoga Para pejuang senantiasa ditempatkan ditaman surga Sang Pencipta


PUISI MERAH PUTIH

Disini ada warnamu,
Berbaur dengan keringat dan peluh,
Sedikit lusuh,
Namun tidak berdebu.

Disana....
Bertebaran dibawah mega,
Berdiri ditiang tiang kokoh kota,
Menghias panorama yang berjejal gedung dan rumah,
Mencoba mengusik jiwa nusantara,
Yang semakin hari semakin pudar semangat juangnya...

Disini...
Merah putih berseri,
Memberi arti putra putri negeri,
Berkibar...
Mengobar semangat padamu negeri.


PUISI NEGERI SETENGAH TIANG
Karya : Lufty Better

Negeri setengah tiang mengais sisa jaya
Hanya bangga pada cerita usang yang baka
Percaya pada propaganda kiri dan kanan
Terhasut hingga hanyut dalam pasang pertikaian

Negeri setengah tiang berada diujung dunia
Hampir terperosok kejurang neraka
Tak ada lagi pilar pilar penyangga
Runtuh perlahan menimpa para pemimpin buta

Negeri setengah tiang Indonesiaku mati
Berdarah dan terluka oleh anakmu sendiri
Merah kuning hijau disisi kanan dan kiri
Meracuni garudaku yang semakin terkulai

Merdekaa...!!! Indonesiaku dari kedamaian
Merdekaa...!!! Indonesiaku dari kejayaan
Merdekaa...!!! Indonesiaku dari kemakmuran
Merdekaaa...!!! Merdekaaa...!!! Merdekaaa..!!!

Hancurlah pemimpin durja, lalu pergilah kau keneraka

(Aku cinta negeriku)
(100815) Back to list puisi hari kemerdekaan indonesia ↑


Puisi Inikah Sebuah Kemerdekaan?
Penyair Kecil

Telah lama perjuangan ini usai
Disambut gempita anak-anak bangsa
Lahir berbagai angan dari sebuah peristiwa
Banyak yang gugur demi satu tekad membara

Kain-kain yang lusuh untuk menyelimuti
Selempang senjʌta untuk menjaga diri
Telah kau tanggalkan dibalik gempita riang negeri
Semua telah usai

Di bawah tiang berujung sang saka
Kami semu berdiri
Memberi satu penghormatan yang abadi
Untuk kemerdekan negeri yang tak akan mati

Semua telah berlalu
Tujuh puluh tahun sudah sejarah itu
Tapi masih terlihat begitu dekat dengan pelipis mata anak bangsa
Tangis, keributan masih sejajar dengan peristiwa itu sampai merdeka

Mungkin sudah usang dan cepat berlalu
Tapi tidak zaman mereka dengan perut kosong masih setia
Tapi sekarang, kekenyangan masih saja tak melihat siapa saudara
Inikah sebuah kemerdekaan?

Tegal, 13 Agustus 2015


PUISI PEMUDAH HARAPAN BANGSA

Wahai... Kawan
Lihatlah tanah ibu pertiwi
Yang selalu mengeluh, menangis bahkan tercabik-cabik
Tak kuasa melihat hebatnya penguasaan para koruptor

Tak peduli walau rakyatnya menangis
Tak peduli walau rakyatnya mengemis
Kini yang benar menjadih salah
Yang salah menjadi benar
Bahkan bui pun turut menjadi perumahan yang megah
Tuk menampung para pembesar yang bajingam

Kini kesejateraan tinggallah angan
Keadilan hanyalah khayal
Kemerdekaan telah terjajah oleh bangsa sendiri
Bak pesan soekarno
"Perjuanganku/perlawanku itu lebih simpel mengusir penjajah,
akan tetapi perjuanganmu akan sangat lebih sulit sebab melawan bangsamu sendiri (Bung Karno)"
Kini yang tersisah hanyalah kebodohan nan kebohongan

Kawan kalian janganlah hanya tinggal diam
Melihat bumi pertiwi kita terjajah
Marilah bersatu padu tuk mengambil peranan
Mencetak pemuda harapan bangsa.

BY: ADID MU' ADID


PUISI KEMERDEKAAN

Adalah ...
Saat Rendra berpuisi
tapi sayang tangan satunya lagi
membetulkan resleting celananya
yang tak kenal kompromi

Atau saat Widji Tukul
mengelus-elus urat lehernya yang hampir putus
sebab orasinya tlah tertimpa sunyi
dilalap pengusaha dan pejabat hanya dengan
sekali dengus strategi
matikan atau dilenyapkan
gaungnya ditelan bumi

Atau bila saja Sapardi malu bersembunyi
dalam payungnya
sebab ia rasa takut basah nanti
di lebatnya hujan bulan juni

Sedang aku kumpulan kerikil
diratakan, menjadi sewarna
aspal hitam
tempatnya jalʌng berlalu lalang

Itu adalah merdeka
bisik pertiwi di dadaku

Fredi FA
Jakarta, 160815


Puisi Lantunan Himne para Pejuang
Ijoel Anderline.

Seru gemuruh lagu berkumandang
Dengan suara khidmat terdengar
Melantunkan Himne para pejuang
Diringi bendera merah putih berkibar

Langit nusantara tersenyum
Berhiasa sang merah putih
Meliuk dengan gagah perkasa
Melambai Dengan penuh makna

Menigingatkan anak anak negeri
Tentang pengorbanan para pejuang
Dengan gagah berani menantang
Merebut.. mengusir penjajah dari bumi pertiwi

Kini para pejuang telah tertidur pulas
Dengan tersenyum bangga
Pergorbananya masih membias
Dalam semangat anak anak bangsa

Memperingati hari yang bersejarah
Dengan iringan doa dan himne untuknya
Kepada mereka yang tak kenal menyerah
Mengusir penjajah dari negeri tercinta

BLPN 170815
Back to list puisi hari kemerdekaan indonesia ↑


PUISI BENDERA MERAH PUTIH

Aku tegaskan padamu
duhai pemilik negeri
kibarannya adalah semangat terpatri
bukan kain pembalut
yang diceceri darah-darah pengecut

Atau slogan merdeka
tapi menuai mimpi fatamorgana
atau kilas janji
yang sedetik kemudian di ingkari

Merah putih
cipta darah dan tulang
yang jiwanya adalah udara
sejukkan selaksa mana
bukan patriot-patriot aborsi
atau anak-anak yang berpolusi

Begitu marahnya pertiwi
berdiri di ujung negeri
suaranya parau
namun jelas sekali
menghardikku dan saudara se-tanah airku

Dan merah wajahku
isyaratkan berjuta malu
maaf ibu
aku salah padamu
sesalku dari balik pintu
rumah kacamu

BKA
Batavia, 170815


Puisi Merdeka Itu
Penyair kecil

Kami ingin berdiskusi dan berdebat
Mengukuhkan jiwa yang kuat
Meninggalkan ketimpangan
Harus berseru dimana jalan keabadianlah tujuan

Kami ingin bertukar
Bukan pakaian yang menanggal di badan
Kami ingin bertukar suara
Karena kami ingin mwngguncang dunia

Merdeka itu suara
Lahir dari seruan kami bersama
Bukan individual yang menanggalkannya
Karena merdeka itu untuk kami semua

Tegal, 17 Agustus 2015.


PUISI MERDEKA MERDEKA MERDEKA SEJAHTERA
Karya :MS sang muham

Merdeka
ketika anak anak pelosok desa bergizi secukupnya
duduk belajar dibangku tanpa biaya

Merdeka merdeka
ketika sandang pangan kesehatan layak tercukupi
usia produktif terwadahi UMR jamin hidup manusiawi

Merdeka merdeka merdeka
ketika birokrasi musyawarah mufakat seturut hak azasi
gotong royong bahu membahu bangun negeri bumi NKRI
nusantara aman tentram tata hidup adem ayem rakyat terayomi

Merdeka merdeka merdeka sejahtera
ketika punggawa negara sabar jujur setia tegakkan Pancasila
elemen bangsa bersatu padu dalam kebhinekaan
nusantara gemah ripah loh jinawi hidup rukun masyarakat madani

Merdeka
merdeka
merdeka
sejahtera sararea Pajajaran baru milik bangsa

#‎Lebakcawenetanahpasundan‬, Senin,Augts 17/2015 = 12:12 wib
Back to list puisi hari kemerdekaan indonesia ↑


PUISI MAJU
Rony Del Bachty

Derap-derap langkah kaki membara.
waktu itu.
Merayap, pelan-pelan
Sing-singkan lengan baju.
Kau kutuju.

Maju!
Engkau hanyalah
sekumpulan remah-remah.
Kami hanya meminta apa yang menjadi milik kami.

Maju!
Pantang mundur walau se-depa.
Biarpun bersimbah darah.

Maju!
Atau pulanglah, Kau!
Sebelum amarahku kembali memuncak.
Merdeka!

Cikupa, 17.08.2015


PUISI DIRGAHAYU RI
Oleh :siamir marulafau

kuteteskan darah
berjuang demi bangsa
berjuang demi negara
berjuang demi rakyat
merakyat dari sabang sampai merauke

tak mengenal lelah
tak akan kubiarkan
terbelenggu dengan penjajahan
kuperjuangkan sampai titik akhirnya
biarkan peluru menembus kulitku
akan kumatikan
dan kusepak di kau sampai di kau terhempas

...dari bumiku bumiku bumi indonesia
bumi yang subur dengan tanaman
bumi yang kaya dengan tambang
negaraku negara berdaulat
bersatu dari sabang sampai merakuke

tak akan kubiarkan...
siapa pun di kau akan kupenggal
jika merusak
jika menghina dengan bangsaku
jika pancasilaku di kau remehkan
tak akan ada yang membiarkan
perjuangan para pahlawan
gugur di medan perang

demi bangsaku
demi generasi bangsa bernuangsa
membahana dalam segala kehidupan
membias dalam perjuangan
merdeka tetap merdeka
hanya sekali merdeka tetap merdekaaaaaaaaaa

sm/17/08/2015@siamir


PUISI MERDEKA
Karya : Lufty Better

Kau bilang merdeka
Aku bilang merana
Kau bilang kebebasan
Aku bilang pemerkosaan

Aku bukanlah keluarga tertindas
Aku lahir diatas tumpukan emas
Lalu bagaimana dengan mereka yang menangis
Hanya mengharap segenggam beras

Suaraku suara lantang
Menentang yang sewenang wenang
Tak berharap untuk menang
Hanya ingin kau beri mereka uang

Suaraku suara nurani
Agar kau sedikit mengerti
Mungkin kau memang tuli
Tapi kau masih punya hati

Kau bilang merdeka
Aku bilang neraka
Kau bilang kebebasan
Aku bilang penindasan

(180815) Back to list puisi hari kemerdekaan indonesia ↑


PUISI SERBU
Oleh: Kakcik Coconutz Blezz

Dahulu kala perang dimana-mana.
Dunia ini kenyang menelan korbannya.
Berperang dengan sepenuh jiwa raga.
Manusia saling melukai demi bangsanya.

Serbu.....
Berteriak sambil maju.
Maju menggempur musuh daku.
Tinggalkan kenangan anak beranakku.

Berceceran air mata.
Melukis sebuah derita.
Derita dikala meneguk kalah.
Meringkik hati menahan perih.

Berjuang dan menyerbu.
Pemimpin sebagai sesepuh.
Prajurit sosok pembantu.
Itu tradisi perang negaraku.

Yang kami dapat hanya ucapan.
Dari beribu perjuangan.
Yang ditelan hanya kebanggaan.
Bangka mencapai kemerdekaan.

Serdadu mengentak bumi dengan kesal.
Marah menghiasi raut muka aspal.
Pemerintah menghancurkan titipan rudal.
Rudal wujud merdeka yang menjadi cikal bakal.

Mari kita serbu kejongolan.
Mari kita serbu kecongkaan.
Musuh kita sekarang adalah hati hamba tuhan.
Yang bersemayam dlm sebuah jiwa insan.
-------------------


Demikianlah kumpulan puisi memperingati hari kemerdekaan repuplik indonesia. Simak /baca juga Puisi hari kemerdekaan yang lainnya. Semoga puisi tentang kemerdekaan di atas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi kemerdekaan selanjutnya Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update, Terima kasih sudah berkunjung.

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar
Tutup Komentar