Kumpulan Puisi Tentang Bulan
Kumpulan Puisi Tentang Bulan

Kumpulan Puisi Tentang Bulan

Kumpulan Puisi tentang bulan. Berbicara tentang bulan, maka akan terlintas adalah malam hari karena umumnya bulan akan bersinar di malam hari.

Jadi apa pengertian bulan, Bulan adalah benda langit yg mengitari bumi, bersinar di malam hari karena pantulan sinar matahari.

Keindahan bulan terkadang menjadi objek karya seni dan sastra, dan inspirasi di bidang seni lainnya. Bulan juga terkadang dijadikan sebagai motif dalam seni visual, seni pertunjukan, prosa, syair musik dan puisi dan lain-lain

Dan puisi yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak kali ini adalah puisi yang berkaitan dengan bulan atau puisi tentang bulan.

Sebagaimana kata bulan terkadang kita temui dalam puisi seperti, puisi bulan dan bintang di malam hari yang artinya menceritakan bulan dan bintang.

Akan tetapi terkadang kata kata bulan dalam puisi tak menceritakan tentang bulan yang sesunguhnya, sebab kata bulan hanya sebagai kata kiasan untuk mendeskripsikan perasaan seseorang akan keindahan atau kecantikan seorang wanita.

Dan berkaitan dengan kata puisi tentang bulan, beberapa puisi tentang bulan di malam hari. atau puisi bertema bulan dipublikasikan blog puisi dan kata bijak.

Dan adapun masing masing judul puisi bulan atau puisi tentang bulan diterbitkan puisi dan kata bijak antara lain:

  • Puisi bulan kepada darah
  • Puisi bulan kerinduan
  • Puisi bulanku
  • Puisi bulan rindu
  • Puisi selamat malam rindu
  • Puisi bulan sabit mengintai
  • Puisi sabana tengah kemarau
  • Puisi langit diatas bulan
  • Puisi bulan tengah malam
  • Puisi indahnya sebuah bayangan
  • Puisi jangan salahkan rembulan
  • Puisi merindyih hujan dan bulan itu
  • Puisi bulan purnama

Salah satu penggalan bait dari beberapa puisi tentang bulan tersebut. "kepada darah yang kemarin menetes dalam satu wadah jangan pernah berputus asa. Karena bulan sesungguhnya Allah membenci orang yang berputus asa. menerawang lamunan. Hening diterpa bayu yang bergumam. Andai sepi bisa ku semayamkan, akan kukalungkan rantai kerinduan".


Kumpulan puisi tentang bulan

Bagaimana cerita puisi bulan dan kata kata puisi tentang bulan purnama dalam bait bait kumpulan puisi tentang bulan yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak, Selengkapnya disimak saja puisi-puisinya berikut ini.


PUISI BULAN KEPADA DARAH

Itu bulan, ini bukan tentang cinta
Bukan pula sebuah cerita
Hanya kepingan hati, dan ada yang menggumpal
Ialah darah yang mengental

Pada jiwa, dan itu bulan
Yang selalu nampak, di atas sebelah timur-tenggara perbatasan
Di pandang mata dari seberang
Begitu terang, menderang

Dan darah yang mengental itu, bukan garam lautan
Yang selalu asing pada rasa, perasaan


PUISI BULAN KERINDUAN
KARYA:‪ ajtsumberagung‬

Bulan
Dikesunyian kumerenung,
duduk bersimpuh berkawan malam.
Terpejam mata, tanpa bersuara,
menghayati getaran jiwa

Rindu,Hanya mampu kuucapkan dalam sendu,
hanya bulan yang sudi menemani malamku,
Sepi dan sayu,Sepi sungguh malam ku..

Sekelebat bayang membentur sukma,
menusuk jarum menggelitik malam,
sedetik ditelan hening.
hilang entah kmana

Di puncak malam, menerawang lamunan.
hening diterpa bayu yang bergumam.
andai sepi bisa ku semayamkan,
akan kukalungkan rantai kerinduan.

Bayangmu memecah hening malam ini,
bukan seperti langit dan bumi atau hamparan laut dan pantai,
tapi utkmu rindu ini tak bertepi

Tidurlah tidur kekasih hati di pangkuanku.
ditemani sinar sang rembulan dan semilir sang bayu.
merapatlah...kan ku temani kau dalam tidur indahmu.

09 mei 2015


Puisi Bulanku

Cahayamu semakin redup.
Letihmu kian terasa.
Semangatmu semakin luntur.
Matahari tak mampu lagi memberi kekuatan.
Dirimu mulai menghitung detik-detikmu.

Bulanku...
Akukan tetap duduk disini.
Memandang keindahanmu.
Akukan tetap duduk disini.
Mengenang keindahanmu..


Puisi Bulan Rindu

Bulan Kau Tampak Indah Malam Ini,
Tapi Sayang Sang Bintang Tidak Mencintaimu,
Bolehkah Aku Titip Salam Lewatmu Bulan,
Kalau Aku Merindukan Bintang Pujaan,

Dari Sinarmu Yang Indah Malam Ini,
Semoga Mampu Menembus Salam Rinduku Padanya,
Walau Aku Tak Tau Dimana Dia Berada,

Bulan..Temani Aku Malam Ini,
Menjemput Mimpi Balaskan Rinduku,
Walau Sedikit Lena,
Tapi Sangat Berarti,
Andai Bisa Menutup Bintang Pujaan Hati,
Biarpun Hanya Dalam Mimpi,


Puisi Selamat malam Rindu

Buka jendela malam
Hanya angin yang menyambut
Menjamu aliran rindu
Derit sunyi pada malam bertelinga

Di langit bulan tersenyum mesra
Segarkan malam
Rinai gerimis bernyanyi
Dan payung hati ini untukmu


PUISI BULAN SABIT MENGINTAI
Karya : Msy S

Di balik gulita malam
Bulan sabit mengintai
Rasa sepi menikam
Segaris luka menoreh hati

Kuredam lara di dinginnya rasa
Kubalut dalam untaian doa
kusimpan asa di esok purnama
Kan kutuntaskan rindu yang tersisa

Bandar Lampung
07 Oktober 2016


PUISI SABANA TENGAH KEMARAU
Zay Adibuana Sholamina

Digersang sebrang sabana Sumba
Terik surya diatas kepala
Hanguskan hari membakar bumi
Hembus angin bercʋmbu debu

Langkah tertatih menyeret letih
Melawan saran kering kerongkongan
Demi kenanga ditepi telaga
Imajiku gambaran akan pesonanya

Niat kupetik kubawa ke istana
Sesampai raga kesaksian mata
telaga kering berganti kamboja
Pupuskan mimpi kurenda

Tiada burung sampaikan berita
Tiada awan yang bercerita
hilang bintang tiada terang
awan menutup bulan redup.

Musnah sudah kisah
Lebur sudah indah
aku mengadu pada kerikil
akhirku berteman rumput kering

*Waingapu, Sumba Timur. NTT. 3 agustus 2016*


Puisi Langit diatas bulan

Mempelajari dan memahami.
Antara tersurat dan tersirat.
Terdapat hikmah bagi semua.
Ilmu bijak menjalani hidup.

Saat langit menjadi madrasah.
Yang takkan habis dipelajari.
Antara bumi dan langit.
Hikmah bagaikan sinar bulan.
Ilmu bagaikan langit luas.
Diatas langit ada langit tinggi.

Kyota hamzah
Sidoarjo, 29/05/2016


Puisi Bulan tengah malam

Bulan di tengah malam
Mengusik kesepian
Bermandikan keindahan
Melukiskan kenangan

Bulan di tengah malam
Ku ingin diam
Mengenang masa silam
Menghitung liku kehidupan
Menatap masa depan

Bulan di tengah malam
Nampak keindahan alam
Ciptaan yang mengagumkan
Yang telah Tuhan berikan
Agar manusia mengenal Tuhan


PUISI INDAHNYA SEBUAH BAYANGAN
Oleh H M Taliu B

Merakit kata berulang.
Telusuri jalur kesunyian
Dikegelapan malam terpatri
Disitu lutemukan indah nya rasa
Sebuah bayangan buat cahaya

Begitu risaunya rana pandang
Seperti kerinduan bulan metekah
Dari situ baru. kutahu
Ada bulan menyembunyikan cahaya

Cahaya itu melahirkan aspirasi
Sukma melanglang buana
Mengitaro sudut-sudut kehidupan
Karena pandangan sendu

Ketika ada kegelapan menyusup
Disitulah pentingnya sebuah cahaya
Langkah hidup tak jejaki hayalan
Disitu ada. cita dari nyata
Oh... indahnya sebuah bayangan

B 24. 3.. 2017


Puisi Jangan Salahkan Rembulan

Dari kejauhan,
bulan mengambang
terlihat indah
ibarat sang ratu
yang membuat hati
tertawan.
Bila teknologi
mendekatkan wajah,
ternyata bulan,
berlopak mukanya

Bila belajar
hakikat nyata,
cahaya rembulan
hanya pantulan
cahaya mentari

tetapi
jangan salahkan rembulan
walau rasa tertipu
kerana dia tidak sekali-kali
pernah menipu

Hanya sahaja
kejahilan yang mengalpakan
manusia
yang mendakap khayalan

Muhammad Khalid bin Zainul
20/3/2017 12:26am
Kota Singa


PUISI MERINTIH HUJAN DAN BULAN ITU

Bulan menangis di gelap malam
Karena hujan memenjarakannya di kaki cakrawala
Rintih sengaunya lepas di pelataran basah
Yang menggenangi binar netranya.

Hujan tiada peduli akan kusamnya malam
Sebab riuh rintiknya adalah doa
Dari seorang musafir sekarat di padang tandus
peminta sakral

Dan bintang turut terluka
menjerit di balik pintu surga
Tanpa hidayah di mengerti dari pengorbanan sang rembulan

Hujan terus mendekap malam
Tak terhitung rahasia rindunya merintik luruh
Tanpa hiraukan sunyi di gelap dingin

Tak ada yang lebih arif hanya rembulan
Yang terhapuskan jejak-jejaknya di bentang langit
Tanpa bisa menyinari gelap bintang,
Gelap alam,
Gelap seluruh yang ada ---hingga jelang esok
Sebab terban hari pastilah ada waktu tersisa
Biarlah hanya bulan dan hujan yang merahasiakan kemauan alam
Malam ini tercatat
Mereka sama- sama merintih bertasbih.

Cepu 31/3/2017
By Retno Rengganis.


Puisi Bulan purnama
‎Geber Reang‎

Ketika mulut tak sanggup berucap
Hanya diam yang dapat aku tangkap
Organ tubuhku terpaku mendekap
Dan mata trbuka lebar menatap

Waktu yang tepat adalah kesempatan
Yang terbaik adalah keberanian
Berkali-kali kesempatan di depan
Tak berani daku memanfaatkan

Satu bulan sekali purnama datang
Ia memanfaatkannya dengan,girang
Menyinari semesta yang hitam arang
Menghiasi ribuan cahaya bintang

Malam ini bulan purnama yang indah
Berdiri di sana dengan wajah ramah
Ku menatap dengan,raut muka cerah
Menyelimuti rindu di balik wajah

Hilang sudah rasa rindu dalam dada
Jikalau dua pasang mata bersua
Saling menatap rindu simbol berkata
Bulan purnama duduk saksikan kita
--------------


Demikianlah kumpulan puisi tentang bulan. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi tentang bulan diatas dapat menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar