Skip to main content

Kumpulan Puisi Api

Kumpulan Puisi Api
Puisi dan kata bijak. kumpulan puisi api. api adalah oksidasi cepat terhadap suatu matᥱrial pada proses pembakaran kimiawi, yg menghasilkan panas, cahaya, serta berbagai hasil reaksi kimia lainnya.

Api berupa energi berintensitas yg bervariasi serta mempunyai bentuk cahaya (dengan panjang gelombang di luar spektrum visual sehingga dapat tak terlihat dengan mata manusia) serta panas yg juga dapat menyebabkan terjadinya asap.

Warna api ditentukan oleh intensitas cahayanya, umumnya digunakan untuk menentukan apakah suatu bahan bakar termasuk pada tingkatan kombusi sebagai akibatnya dapat digunakan buat keperluan manuasia.

Dan ketika kata apai di tulis oleh para pemuisi, api akan menjadi lain karena gubahan katanya dan menjadi indah dan enak di baca seperti puisi api cinta, dari kata cinta suda enak di dengan apalagi jika di buat puisi,

Puisi api unggun, serta api suci, jika dikreasikan oleh para penulis puisi akan menjadi bukan sekadar kata apai, tetapai sebuah puisi api, yang enak di baca.

Kumpulan Puisi Api

Berkaitan dengan kata api, puisi kali ini merupakan kumpulan puisi tentang api, salah satu upenggalan baitnya. "Panas bara api meluap membakar semua rumah menyeruak menjilati debudebu berwarna hitam keabuan pada peraduan hiba hanyalah seujar tuntutan bagi api yang terlupa akan hakekatnya". selengkapnya dari bait ini, silahkan disimak saja puisinya berikut ini.


PUISI API CEMBURU
Herlina Alle

Panas bara api meluap dalam hati
Mendindih keluarkan asap emosi
Jiwa terbakar api cemburu
Pada mu insan acuhkan diriku

Ingin ku bakar habis taman cinta mu
Tak akan ku sisakan lagi untuk mu
Teganya kau buang cintaku percuma
Demi dia yang selalu kau puja

Marah hati ingin menangis
Tersayat hati terasa teriris-iris
Kau gores luka yang amat dalam
Tak kusangka kau yang rupawan begitu kejam!

25/09/14


PUISI API
Karya: Sang Mahadewa Cinta

Tak henti kukumandangkan berlaksa-laksa kinanti bakti pertiwi
bagi ratusan ribu maung Priangan yang ikhlas dan gagah berani
demi membela harga diri bangsa, negara, dan proklamasi
dengan semangat berkobar-kobar berpekik “merdeka atau mati”
dalam kaldera Bandung Lautan Api yang anggun, keramat dan suci
yang terus menyala-nyala di dada seluruh generasi negeri ini
epos rakyat terheroistik sepanjang sejarah insan di bumi

Duapuluh tiga Maret seribu sembilan ratus empatpuluh enam Masehi
lebih dua ratus ribu rakyat kota kembang berkorban dalam darmabakti
membakar semua rumah yang mereka miliki dengan ikhlas hati
demi memerangi tentara sekutu dan NICA Belanda yang mengagresi
Dayeuhkolot menjadi saksi abadi perjuangan rakyat sejati penuh dedikasi
lidah-lidah api raksasa menari-nari riang dari Cicadas hingga Cimindi
Paris van Java pun bersolek menjadi taman api surgawi nan asri

Kini, lebih setengah abad telah berlalu dalam memori dan histori
namun auman massal dari berketi-keti macan Siliwangi
tetap membahana dalam nasionalisme dan patriotisme anak negeri duh gusti...
sungguh aku malu setengah mati
semua yang kubaktikan selama ini tak sampai secuil tʌi kuku bayi
namun aku menuntut terlalu banyak dari bangsa ini
izinkan aku meneladani kaum pahlawan hakiki tentang arti setitik api
bagi sebuah pentadbiran yang miskin budi dan hati sanubari

Bumi Allah, 24 Maret 2015


PUISI API
Heny KD

api yang ada dalam dirinya menyeruak menjilati sekujur
tubuh lalu menelanjangi bajunya lalu melepuhkan belulang
dan sejak itulah debu menjadi lukisan yang paling merindu
namun sayang pijak berdirinya hanya pada angin-angin
yang membutakan mata-mata dalam paparannya,
kemudian api itu padam menjadi hitam yang paling
mendendam sedang air hulu sungai yang menyejukkan
jauh dalam jangkauannnya hingga tak ada waktu lagi
tubuh itu mandi dari yang paling suci sebab api telah
membakar ruang di sekelilingnya.
debudebu berwarna hitam keabuan
pada peraduan hiba hanyalah seujar tuntutan
bagi api yang terlupa
akan hakekatnya
atau mampukah kita
menyelami sisi terindahnya
sebab api pun adalah kehangatan
pada sekujur tubuh yang mengerti
bukan pada jasad lalai terlupa akan diri
api bisa menerjang
api pun lambang sayang
bagi yang benarbenar mampu bercermin dari balik cahayanya
perempuan tua itu mencoba menasehati anak
perempuannya yang sedang asyik bermain api.

Blitar, 011016
------------


Demikianlah kumpulan puisi api. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi tentang api di atas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkun