Kumpulan Puisi Bertema Cinta Sedih Tentang Hujan Di Musim Kemarau
Kumpulan Puisi Bertema Cinta Sedih Tentang Hujan Di Musim Kemarau

Kumpulan Puisi Bertema Cinta Sedih Tentang Hujan Di Musim Kemarau

Kumpulan puisi bertema cinta sedih tentang hujan di musim kemarau. Setelah kemarin puisi kemarau atau puisi tentang musim kemarau panjang dalam bentuk puisi alam, maka puisi tema musim kemarau kali ini adalah puisi bertema cinta, yang artinya kata kata hujan dan kata musim kemarau hanya merupakan kata kiasan yang mendeskripsikan tentang rasa dan perasaan dalam cinta.

Sebagaimana dalam puisi kata hujan tak selamanya mengisahkan tentang hujan yang sesungguhnya akan tetapi terkadang kata kata tentang hujan sebagai kata kiasan yang menggambarkan perasaan sedih atau perjalanan cinta sedih yang selalu dihiasi dengan air mata.

Begitu pun hal dengan kata musim kemarau terkadang bagi penulis puisi diartikan sebagai tak memiliki cinta atau memiliki kekasih.

Dan berkaitan tentang hujan di musim kemarau, berikut ini adalah susunan daftar puisi berjudul musim kemarau atau puisi bertema cinta sedih tentang hujan di musim kemarau dipublikasikan puisibijak.com antara lain:

Lima judul puisi tentang cinta sedih dalam bait-bait puisi hujan di musim kemarau, yang berkisah tentang kesedihan cinta dan dalam kata kata kiasan hujan dan kemarau.


Kumpulan Puisi Bertema Cinta Sedih Tentang Hujan Di Musim Kemarau

Kemarau cinta memanglah hal yang terkadang membuat hati bersedih, namun selalu ada jalan untuk membuat hati terhibur, salah satunya adalah membaca puisi tema musim kemarau atau puisi- puisi berjudul musim kemarau, seperti puisi-puisi yang dipublikasikan dibawah ini bertema puisi hujan di musim kemarau, yuk kita simak saja puisinya.

Kumpulan Puisi Bertema Cinta Tentang Hujan Di Musim Kemarau

AKU ADALAH SUNYI
Wiwin Herna Ningsih

Aku adalah nyanyian sunyi
Yang berdiam di lembah bersama angin kembara
Pada palung rindu yang tak berkesudahan
Selaksa jiwa yang merintih

Pada senja kutautkan puisi
Di hamparan jingga merona
Dengan deraian air mata
Mendekap kabut di kisi-kisi hati

Adalah aku yang berbisik pada senyap
Dimana gemintang tiada kemerlip
Membisu di keheningan
Serupa tatap netraku yang berkedip

Kudendangkan sunyi di pucuk-pucuk Akasia
Kemarau menggugurkan dedaunan kering
Menyekat pilu di langit biru tak berawan
Serupa kematian yang menggema di dasar hati

Bandung, 15 Oktober 2018


HUJAN YANG KEMARAU
Oleh : Salman Hadian

Kupanggil hujan datang bertandang
Tapi hujan tetap kemarau
Tiada basah kegersangan
Di atas bumi hati kering merindu

Aspal cinta kian terik memanas
Dalam dinginnya hati yang kian beku
Memanggil tanya acuhkan jawab
Pada sepotong ranting
Yang kehilangan dahan

Di pucuk pohon bulir hujan kini menetes
Tapi tak pernah jatuh basahkan bumi
Hati yang kian mencinta

Karena kemarau tetaplah kemarau
Yang tak akan mungkin jadi hujan
Selamanya

"Karena hujan yang kemarau
Mungkin telah kehilangan cinta"

Sudiang, mks. 15 - oktober - 2018


CATATAN KENANGAN
Karya: Chendanabiru

hanya catatan usang
kubaca sepanjang malam
terjumpa di laci kenangan
saat hati menggeledah senyum
di wajah bulan

banyak yang telah terlupakan
surat-surat puisi
untuk personifikasi
menulis detak nadi
ketika bertentang mata
pertama kali

rupa-rupanya cerita kita dulu
telah kemarau rindu
hingga malam tadi
bulan itu
kembali mengingatkanku padamu

kisah yang terjadi
pernah tertuang di lembaran hari
kertas-kertas biru dulu sembunyi
di dalam peti waktu yang mati

entah di mana kau kini
hilang bagai pelangi
setelah hujan berhenti
gerimis pun tak pernah lagi
menyapa pipi


Hujan Dikala Kemarau
Oleh : AR

Kemarau kasih yang panjang
mendera jambangan dalam hati.
taman bunga yang pernah subur,
layu terkulai tersambangi taufan.

Lautan kasih pun seakan kering,
tandus laksana hamparan gurun.
Tinggallah raga usang tak pedaya,
meronta dalam jiwa yang dahaga.

Kubagai musyafir dalam kelana,
sendiri menghitung langkah kaki.
Dibawah teriknya mentari gurun,
harapkan tetesan rinai kesejukan.

Dikala dahaga mencekik jiwa,
Kau hadir laksana rintik hujan.
menghidupkan bunga bunga hati
yang telah lama terkulai layu.

Di Penghujung Rindu
Oleh: NN

Kemarau jiwa merintih hati
Mengering namun tak mati
Hanya saja seperti mimpi
Pada musim bunga yang berganti..

Musim bunga telah tiba
Mentari pagi hangatkan raga
Memancarkan cahaya keseluruh dunia
Mencatat kenangan cinta kita berdua
Cinta yang ramah nan manja..

Hembusan angin dinginkan hatiku
Menjadikan penyerbukan dijantungku
Serbuk sari mengalir pada aliran darahku
Kemesraan tumbuh dipenghujung rindu..


Demikianlah kumpulan puisi bertema cinta sedih tentang hujan di musim kemarau, baca juga puisi-puisi cinta yang sedih atau puisi hujan yang romantis dihalaman lain blog, ini, semoga tema puisi hujan di musim kemarau atau tentang kemarau cinta diatas dapat menghibur dan bermanfaat.

Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar