Skip to main content
Kumpulan Contoh Puisi Tentang Kritik Sosial, Pemerintah, Alam, Politik

Kumpulan Contoh Puisi Tentang Kritik Sosial, Pemerintah, Alam, Politik

Kumpulan contoh puisi tentang kritik sosial, Pemerintah, Alam, Politik. Pengertian puisi kritik sosial adalah puisi-puisi kritikan yang membahas atau yang berisi tentang kecaman atau tanggapan serta perbandingan akan hal-hal tertentu didalam bermasyarakat menurut pengamatan sang penulis puisi.

Sebagaimana contoh pengertian kritik adalah suatu tanggapan atau kecaman yang kadang-kadang disertai dengan uraian dan pertimbangan baik maupun burukya suatu hasil karya.

Sedangkan pengertian kritik sosial adalah membandingkan serta mengamati secara teliti dan melihat perkembangan secara cermat tentang baik atau buruknya kualitas suatu masyarakat.

Dan berkaitan dengan puisi tentang kritik sosial, puisi-puisi kritikan yang di terbitkan blog puisi dan kata bijak berisikan puisi kritik politik, puisi kritik pemerintah serta puisi kritik tentang alam dan contoh puisi kritik sosial politik

Adapun susunan daftar judul puisi tentang kritik sosial yang dipublikasikan puisibijak.com antara lain:

Sekitar enam judul puisi kritikan atau puisi sindirin dan puisi kritikan terhadap pemerintah serta contoh puisi tentang politik, dan alam atau lingkungan sekitar.


Kumpulan Puisi Tentang Kritik Sosial, Pemerintah, Alam, Politik

Puisi kritikan alam yang terbitkan ini tema utamanya adalah tentang sampah yang dirangkai dengan kata kata puisi sehingga menjadi puisi-puisi kritik atau puisi kecaman terhadap pemerintah, tentang alam dan puisi tentang politik korupsi.

Bagaimana puisi puisi kritik politik sosial dan alam dalam bait puisi kritikan yang dipublikasikan puisibijak.com untuk lebih jelasnya disimak saja dibawah ini, diawali dari puisi kritik sosial pemerintah.


#1. PUISI KRITIK SOSIAL PEMERINTAH

Puisi Tentang Kritik Sosial, Pemerintah, Alam, Politik

Bagian pertama tentang puisi kritikan adalah puisi kritikan pemerintah atau puisi kritik pemerintah yag berisikan puisi kritik politik, bagaimana kata kata kritik sosial terhadap pemerintah dalam bait puisi kritikan pemimpin ini, untuk lebih jelasnya disimak saja berikut tema puisi kritik sosial pemerintah.


Menyampah Serapah
Karya: Senja Kelana

Sampah.. sampah... sampah
Mulut menyampah serapah
Bergelimang di sudut jalanan
Miris wajah kota tersumbat janji bertelekan

Sampah.. sampah
Basi liur menyampah sumpah
Di dasi berjuntai bermanis kata
Di mana nurani kau timbun...

Lihat wajah kumuh di kolong jembatan
Berselimut bolong, retak dan keropos
Ulah tangan liar para pejanji kosong
Di sana.. duduk santai berbual gosong

Aroma tajam menusuk kantercium
Bila saatnya, kantong penuh sesak
Berhambur laksana bom waktu
Meninggalkan puing legam di dasi sucimu


Sampah Negara
Karya : Erna Lesmana (ErLesz Vertigo's Build)

Dulu sewaktu kubermain sungguh amat indah
Rumput hijau dan empuk menghiasi
Harum bunga pun seakan membuatku semakin terpesona
Desiran angin dan nafas udara terasa segar di hidung

Sejenak aku pun terdiam dan mengucap syukur PadaNya
Terima kasih atas surga ini Tuhan
Kau berikan kepada kami dengan cuma-cuma
Sungguh ya Tuhan ini indah

Sekarang surga kami telah kau makan
Hai kau para setan perusak
Kau buat rumput indah dan empuk kami menjadi hitam dan kasar
Bunga indah kami kau musnahkan
Kau ganti udara segar ini menjadi racun nafasmu

Kau sungguh kejam buat kami
Kau hancurkan surga kami ini
Hanya untuk proyek raksasamu saja
Tanpa kau peduli dengan kami

Hai kau setan penghancur
Hentikan semua kekotoranmu ini
Dan kembalikan surga kami
Dan ikutlah bersama kami menikmatinya


#2. PUISI KRITIKAN ALAM

puisi tentang lingkunganku

Dan selanjutnya puisi tentang kritik sosial adalah puisi kritik terhadap alam atau puisi kritik lingkungan, yang di penuhi dengan sampah, Bagaimana cerita puisi kritikan alam dan kata kata puisi terhadap alam atau lingkungan dalam bait bait tentang puisi kritikan alam yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak, untuk lebih jelasnya disimak saja berikut puisi tentang lingkunganku atau puisi tentang alam yang kotor.


Rintihan Bumi
Karya: Hilmy Haromain

di bumi ini,
aku terlahir dan aku masih tetap berdiri tanpa rasa
di balik miris wajah kota,
kuterdiam merenungi rintihan dari sebuah dimensi
rintihan itu terus mengusikku, darinya, bumiku tercinta
Kotor!! aku Kotor!!
dimana nurani mereka sebagai penjaga dan pemelihara?
bumiku terus merintih

dia, terus berbisik lirih dalam tanda tanya dan tak berdaya
menanggung beban ulah tangan liar
bersimpuh malu di hadapan tuhannya
bersimpuh dalam kotornya raga
dengan aroma-aroma tajam menusuk di setiap sudut kota

haruskah dia mengeluh pada tuhannya?
kenapa harus menopang manusia-manusia yang tidak punya rasa ini?
tidak senangkah mereka melihat keindahan kota itu?
bersih tanpa noda dan beraroma syurga
bukan aroma yang memalingkan muka

sadarkah mereka tentang ulah mereka?
semua itu adalah bom waktu yang siap menghanguskan tawa mereka
melumat kejam anak cucu mereka..


Rintihan Sampah
Karya:Ina Chayang

Bungkamkan mulut tak usah
Bersuara, rapatkan bibir
Cemberut rapat rapat,
Mengelus dada hati menjerit...
Bercerita tentang sampah
Dibias bias wajah kota indah...

Sampah berserakan oleh
Tangan liar yang tiada
Bertanggung jawab....
Bau tajam menyengat hidung
Lalat menari nari bertebangan
Bernyanyi akulah penyakitmu


Tata Ruang Kehidupan
Karya : Dewi kili suci

Bagaimana bumi tidak menangis
Melihat ulah tangan liar
Tanpa ada rasa kemanusiaan
Membuang sampah sesuka hati

Hingga aroma tajam menusuk
Merusak seluruh taman impian
Yang tercipta penuh kecintaan
Disetiap tata ruang kehidupan

Bagaimana hati tidak bersedih
Melihat mirisnya wajah kota
Yang berserakan dengan noda
Noda hati nurani manusiawi

Seperti bom waktu berdetik
Keindahan alam lingkungan berganti
Dengan membusuknya aroma sampah
Yang tak terpedulikan manusia

Di mana hati nurani
Hingga tercipta sampah berserakan
Tertutupkah hatimu untuk membersihkan
Bila harumnya dapat terasakan


#3. PUISI KRITIK SOSIAL POLITIK (Sampah Politikus)
contoh puisi tentang politik, Oleh : NN

Tidaklah jelas suatu keputusan
Berkoar para pemulut besar
Perdebatan mulai memuncak
Tak perduli akibat dan tanggung jawab

Komentar seakan keputusan mutlak
Peraturan menjadi biang kerusuhan
Ironisme juga prasangka buruk
Masyarakat dibuat linglung

Siapa yang benar ?
Mana yang salah ?
Siapa sang pahlawan
Mana utusan syetan
Hanya kemunafikan yang di agungkan


Demikianlah Kumpulan puisi tentang kritik sosial, Pemerintah, Alam, Politik, baca juga puisi-puisi kritik politik yang lain diblog puisi dan kata bijak ini semoga puisi-puisi kritikan alam diatas dapat menghibur dan bermanfaat, bagi pembaca sekalian.

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar
Tutup Komentar