Skip to main content
Kumpulan Puisi - Puisi Tentang Mahasiswa

Kumpulan Puisi - Puisi Tentang Mahasiswa

Kumpulan puisi puisi tentang Mahasiswa. Berdasarkan defenisi Mahasiswa adalah sebutan bagi orang yang sedang menempuh pendidikan tinggi di sebuah perguruan tinggi yang terdiri atas sekolah tinggi, akademi, dan yang paling umum adalah universitas, perihal mahasiswa inilah yang dibahas dalam kumpulan puisi mahasiswa.

Seorang yang menyandang gelar Mahasiswa merupakaan suatu kebanggaan sekaligus tantangan.

Karena dengan kelebihan yang dimilikinya itu mereka berada sedikit diatas masyarakat umum, yang bisa menjadi cikal bakal sebagai agen perubahan mampu memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat tanpa berpihak pada satu golongan.

Mahasiswa juga merupakan kaum intelektual sudah sepatutnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, atas dasar inilah puisi untuk mahasiswa tercipta dalam bentuk puisi tentang mahasiswa yang panjang, jadi kumpulan puisi mahasiswa ini bukan puisi singkat tentang mahasiswa.

Sebagaimana intelektual adalah orang-orang mempunyai kecerdasan tinggi dan selalu berpikir jernih berdasarkan ilmu pengetahuan, yang artinya mampu untuk memberikan solusi dan memecahkan permasalahan yang dialami masyarakat.

Bukan memberikan contoh seperti yang sering kita saksikan dilayar kaca, diantara oknum Mahasiswa membuat kekacauan yang merugikan masyarakat.

Dan berkaitan dengan Mahasiswa, puisi-puisi yang diupdate di kesempatan ini merupakan kumpulan puisi Mahasiswa yang artinya puisi-pusi yang menceritakan dan membahasa tentang aktivitas yang berkaitan dengan Mahasiswa.

Adapun masing masing judul puisi dengan tema puisi Mahasiwa yang diterbitkan blog puisi dan kata bijak diantaranya:

Delapan koleksi puisi Mahasiswa membahas dan menceritakan tentang hal-hal yang berkaitan dengan Mahasiswa dalam bentuk puisi panjang


Kumpulan Puisi - Puisi Tentang Mahasiswa

Puisi mahasiswa yang diupdate ini menceritakan berbagai hal dalam kehidupan Mahasiswa, dan hal hal yang di lakukan Mahasiswa, Seperti kritik pemerintah, kiritik sosial dan lain-lain,

Bagaimana cerita puisi mahasiswa dalam bait-bait kumpulan puisi mahasiswa yang diterbitkan puisibijak.com, untuk lebih jelasnya disimak saja puisinya berikut ini.


Aku Mahasiswa
Oleh: Khaerul S Abbas

Aku mahasiswa
Dan aku masih jauh dari kata orang orang
yang mengatakan mahasiswa itu adalah era perubahan
Aku kurang dalam segala hal

Aku Mahasiswa
Dan aku masih selalu diam
Diam melihat kerancuan yang terjadi pada negara ini
Aku sadar, aku sadar, dan aku sadar
Tapi aku masih diam

Aku mahasiswa
Aku butuh belajar, tapi aku belum kenyang
Aku harus belajar tapi wadahku kurang
Aku butuh belajar tapi, Aku Siapaaaa?

Dan Aku mahasiswa
Suara ku adalah teriakan rakyat
Gerakan ku adalah dukungan rakyat
Langkahku untuk perubahan negara ini
Tapi Aku Mahasiswa dan aku bisanya apa?


POTRET BURAM DEMOKRASI
Karya : Aan Wahyudinata

Perjuangan dalam koridor kebangsaan
Organisasi mahasiswa unjuk rasa dijalanan
Tuntut kesejahteraan serta keadilan
Rendahnya toleran dalam alam kebebasan

Ekspektasi junjung nilai budaya bumi pertiwi
Tolak kebijakan yang anti hati nurani
Bangun kembali kedaulatan negeri kami
Untuk mewujudkan demokrasi arti sejati

Roda kehidupan terus berjalan
Apakah kita memilih stagnan
Macet dalam persimpangan jalan
Dusta durjana usah pertahankan

Elemen bangsa semua duduk semeja
Memecahkan bersama problem bangsa
Obsesi pribadi dan golongan usah mengemuka
Karena hanya menjadikan dilema akhirnya

Raih kemerdekaan dalam genggaman
Atas nama rakyat negeri idaman
Songsong esok hari sarat harapan
Impian anak bangsa menuju kejayaan

Back to list title puisi mahasiswa ↑


Puisi Mahasiswa
Oleh: Ivan Sinaga

Kami bersuara katanya membangkang
Nasib kami diancam di ujung pena sang dekan
Suara kami dibungkam
Alasan takut kami bertindak makar

Mahasiswa
Kami bersuara suara keadilan
Pikiran kami masih pancasila
Bagaimana mungkin kami bertindak makar
Jika hati kami terlampau cinta pemerintahan

Mahasiswa
Cinta yg kami miliki memang aneh
Bukan diwakili cincin atau mawar seperti mahasiswa alay
Cinta kami sering dianggap anarki
Karna cinta yang kami beri berupa suara ideologi .
Aktivis tidak Anarkis


PUISI MAHASISWA
Oleh: Wafa Rezpecto

Hanya Seorang Mahasiswa
Terduduk dalam diam ku tunggu hadirmu
Sudah tak terhitung berapa kali kita tak bertemu
Rugikah aku dengan pengorbanan ku
Atau engkau memang tak mau menenui ku

Masih terdiam di lorong kelas
Masih berharap dirimu datang menenui ku
Terbalut dengan kecemasan atas hadir mu
Berkutat dengan seribu perasangka di kepalaku

Catatan darimu mengukuhkan keyakinan ku
Entah wacana itu palsu atau nyata pun aku tak tau
Kenapa haya aku yang merasa masih menunggu mu
Semua bebas untuk pergi dan berlalu
Tapi hanya aku yang yakin akan hadir mu

Tapi kenyataannya kau tak datang siang itu
Wacanamu hanya omong kosong penghias pilu
Saat ku sadar hanya menungu dan menunggu
Kini ku tau kelas ini kosong untuk kesekiankali

Dosenku, kau hanya semakin membuat ku kecewa
Menambah nestapa pada jiwa
Harapan palsu selalu kau berikan percuma
Aku sudah muak dan putus asa

Untuk kesekian kalinya ku tertipu oleh anda
Dan kini aku hanya pasrah pada dilema
Tugas segunung semeru ku kerjakan sia-sia
Terbuang percuma kertas-kertas putih tak ternoda
Hanya untuk bisa memuaskan diri anda

Sekali lagi aku kecewa
Bersama buntut-buntutku yang mengiba
Kami seperti tak pernah dianggap
Oleh para jajaran tinggi di bangku kuliah
Percuma ku usahakan lagi semua
Kami memang tak pernah dipercaya


Permintaan Sederhanaku (Rakyat pinggiran)
ﺍَﺣْﻤَﺪ ﻧُﻮﺭ َﻓَﺨْﺮِﻯ

Para mahasiswa kian terlelap
Dalam ruangan AC mereka serupa mayat-mayat
Warung kopi dijadikan tempat siasat
Bukan lagi wadah memonitor rakyat
Tak ada lagi yang mendengar tangisan di bawah pantat jembatan
Tak ada lagi yang melihat ceceran darah di antara limbah-limbah kota
Tak ada lagi yang peduli jejeran kepala yang menggantung diri di pinggir trotoar jalan raya
Bangunlah!
Bangunlah!
Bangunlah
Wahai agen perubahan

Mengapa kau temaniku dalam ketakutan
Mengapa tak kau bimbing aku pada keberanian
Jika kau tak tau membaca jalan
Pada siapa kami berpasrah badan
Jika kau tak bisa mencarikan jawaban
Lalu, air mata mana lagi yang mesti kami korbankan

Bangunlah
Bangunlah
Bangunlah!
Wahai ksatria-ksatria masa depan

Kenapa kau terlalu berkutat dengan nilai
Sedangkan tugas besarmu terbengkalai
Haruskah menunggu kami menjadi bangkai
Apakah kau tak pandai membaca keadaan
Ataukah memang sengaja tak memperhatikan

Back to list title puisi mahasiswa ↑


SAJAK MAHASISWA
Oleh: Kornelis Emang

Baiklah aku berkubu
Menghadapi pertarungan hari untuk kemerdekaan langkah,
Biarpun langit-langit membeku,
Semasa ladangku membuka
Birpulalah gelap sembunyi rupa
Sewaktu lilin-lilin ku padam tertiup angin,
Tetapi keyakinan ku yang dapat membuka tingkap-tingkap rahasia,
Adegan tanpa tamat,
Pertunjukkan negeri-negeri impian,
Pengembaraan, petualangan, di dalam kitab para Nabi,

Ribuan malam terbunuh,
Ungkapan sederhana pelaris suka,
Semua rasa yang berlaga terperangkap dalam gelas-gelas puisi,
Aku tuang pula setiap saat tuk membasahi kemarau dadaku,
Ah, biarlah kiranya masa memangsa,
Tetapi dalam baris-baris sajakku
Kalian tak akan menyangkali keperihanku,
Jerih yang kutambatkan di pelukan bumi
Kalian tak akan mengkhianati ketulusanku.

Semua biru yang melaut dalam dasar-dasar sukamaku,
Rumput yang menghijau di perbukitan,
Daun yang melambai tanpa angin pada saat hujan berhenti menangis,
Debu yang melekat pada cawan-cawan perjamuan, disingkirkan tiupan manis,
Semua praktik perkataan,
Hubungan timbal balik, atau bahkan balik timpa,

Aku melihat ketangguhan seorang Ibu di Rohingya ketika menggendong berlari menyelamatkan ribuan masa depan dari tentara Nyanmar,
Aku pun telah melihat keperkasaan seorang ayah di Suriah ketika memanggul anak-anaknya mengungsi,
aku makin giatkan tangan menulis penderitaan kalian,
Sudah kucetak menjadi bingkai membungkus gambar realitas di perpustakaan.
Kalian sudah mengujinya dengan kriteria kebenaran tulis dan lisanku.
Terimakasih.

Ayah Ibu tunggu aku kembali...


KENANGAN DEMONSTRASI MAHASISWA 1998
Oleh: Abdi Wahab

Krisis moneter marajelala
Harga-harga melambung tinggi
Hidup susah dimana-mana
Kelaparan tak tertahan-tahan

Langit Jakarta mendung kelabu
seolah badai akan melanda
Hiruk pikuk manusia di pasar-pasar
Teriak jarah, rampok, bakar bergelora di toko-toko
kebakaran disepanjang jalan
Asap membumbumg ke angkasa
Orang-orang bermata sipit bergidit ketakutan
lihat manusia-manusia kesetanan

Jalan mecekam aku terpana
Dalam aksi demo di Ply over senayan
Ribuan mahasiswa tumpah ruah di jalan-jalan
Mengarah ke gedung wakil-wakil rakyat
Demontrasi tuntut sang penguasa turun
Teriakan membahana diiringi rentatan mesin-mesin perang
ibarat gempa tsunami dahsyat di tanah rencong

Tiba-tiba suara-suara didepan mengema
Provakator, provakator, provakator
Tangkap, tangkap,tangkap
Dalam teriakan histeris, aku dibawah todongan senjata
tangan terbelenggu diiringi tentara-tentara dengan mata merah
laksana orang-orang kehausan darah

Dengan jeep terbuka aku dibawa ke Polda Metro Jaya
Jiwa di penjara, raga dalam terali besi
tak ada lagi kata-kata orasi
diberi makan nasi campur terasi
demi perjuangan untuk reformasi

O Aktifis Mahasiswa
Hidupmu dalam derita
Suaramu membahana dimana-mana
Jiwamu hilang tak masaalah
Asal reformasi tumbuh sempurna

Dari istana, berita bahagia
Sang penguasa mundur dari tahta
Gegap gempita rakyat di mana-mana
Aku bebas, Merdeka

O Aktifis Mahasiswa
Suaramu mengema sepanjang masa
Terukir indah tertulis rapih dalam sejarah bangsa.
Aku bangga jadi aktifis mahasiswa

Back to list title puisi mahasiswa ↑


Dan Berikut ini bonus puisi Mahasiswa, dari Najwa Sihab, seorang wartawan yang kemudian menjadi presenter TV. yang dikenal sebagai sosok yang kritis dan selalu memiliki pertanyaan yang menyelidik terhadap para bintang tamunya, diacara yang dia pandu.


PUISI MAHASISWA
Oleh: Najwa Sihab-

Mahasiswa masa kini
Menjadikan forum diskusi
Sebagai ajang pamer intelegensi
Menjatuhkan yang lain demi meninggikan gengsi

Hobinya mengkritisi
Tapi tak sanggup berkontribusi
Berlagak politisi
Tapi masih ciut dihadapan birokrasi
Banyak menjadi mahasiswa wifi
Yang diam dan bungkam dijejal koneksi

Belajar jujur dikata individualis
Tak memberi contekkan katanya tak etis
Open brain tanpa open internet dibilang tak realistis
Miris..

Mahasiswa terlalu terambung IPK
Huruf dan Angka yang masih dianggap simbol bahwa ia bisa
Tak peduli hasil dari mana
Asal bisa mendapat A

Tak peduli rakyatnya lapar
Harga kebutuhan dikendalikan pasar
Teriakan mahasiswa tiada terdengar
Mereka diruangan berAC 'katanya' sedang belajar

Mahasiswa kekinian
Titip absen dianggap simbol setia kawan
Tak ada motivasi belajar membenahi tatanan
Kuliah asal cukup kehadiran
Masa bodo rakyat menderita asal mereka duduk nyaman

Mahasiswa!
Agen perubahan katanya
Akbarkan sumpah mahasiswa beserta makna
Jangan hanya mengejar IPK
Rakyat tak butuh angka
Mereka perlu aksi nyata


Demikianlah kumpulan puisi puisi tentang Mahasiswa, baca juga puisi- puisi krtik di blog puisi dan kata bijak, semoga kumpulan puisi Mahasiswa yang diterbitkan blog puisi dan kata bijak di kesempatan ini, dapat menghibur dan bermanfaat, bagi pembaca sekalian.

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar
Tutup Komentar