Skip to main content
Puisi Tentang Ibu Yang Mengharukan Dan Sangat Indah

Puisi Tentang Ibu Yang Mengharukan Dan Sangat Indah

Puisi tentang ibu yang mengharukan dan sangat indah. Bagaimana pandangan anda jika berbicara tentang ibu, Ibu atau orang tua perempuan kita, tentang ibu inilah yang diulas puisi mengharukan tentang ibu.

Banyak yang mengatakan bahwa ibu atau orang tua perempuan kita adalah wujud manusia berhati malaikat yang Tuhan utus kepada kita sebagai anaknya.

Bayangkan saja pengorbanan serta kasih sayangnya yang sangat luar biasa dan tak pernah mengharap pamrih, dimulai dari mengandung ,melahirkan , merawat dan membesarkan kita dengan penuh kasih sayangnya sehingga kita dapat seperti ini, puisi mengharukan tentang ibu menceritakan hal hal ini dalam bait puisi ibu sayang sangat indah.

Jadi memang pantas dan tak berlebihan jika seorang ibu digelari malaikat berwujud nyata yang Tuhan utus ke Dunia untuk kita.

Dan berkaitan dengan kata kata ibu, puisi mengharukan tentang ibu yang dipublikasikan puisi dan kata bijak kali ini adalah cerita dan kata kata puisi tentang ibu yang mengharukan dan sangat indah.

Adapun masing-masing judul puisi tentang ibu yang mengharukan diterbitkan puisibijak.com antara lain:

  1. Puisi aku gali penantian sakti
  2. Puisi Ibu
  3. Puisi mutiara terlupakan
  4. Puisi Ibu II
  5. Puisi Ibu III

Lima koleksi puisi tentang ibu yang dapat menjadi referensi dan contoh puisi ibu, bila pembaca ingin menulis puisi indah tentang ibu ataukah puisi mengharukan tentang ibu.


Kumpulan puisi tentang ibu yang mengharukan dan sangat indah

Puisi ibu yang dipublikasikan ini merupakan rangkaian kata kata tentang ibu yang dirangkai dengan kata kata puisi yang indah sehingga tersaji kumpulan puisi ibu, disajikan kepada pembaca blog puisi dan kata bijak.

Bagaimana cerita puisi dan maknanya dari lima puisi ibu yang tentunya membahas tentang ibu, untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja puisi mengharukan tentang ibu berikut ini.


PUISI IBU
Oleh: Siti Aminah

Senyap dalam sunyi
Beribu gejolak di dadaku
Gemuruh yang menggebu

Ibu...
Banyak kisah ingin kututur
Banyak rindu ingin kubagi
Banyak cinta yang tak terobati
Karena engkau tak lagi di sini

Ibu...
Aku ingin pelukmu
Aku ingin kasihmu
Bening air di sudut mataku
Ungkapkan rindu untukmu
I miss you, I love you
And i want hugh you.


Aku Gali Penantian Yang Sakti
Karya: Hanizar

Seiring rasa rindu kepada insan di dunia
Aku menangis untuk tetap andil dalam kerinduan
Terpercik rasa kasih dan sayang untuk si dia
Aku lihai untuk menoleh rasa

Aku pergi ke seberang lautan untuk merayap lamunan
Kearah mana tujuanku mengabdi
Aku gerimis yang termakan usia
Sembilan bulan sepuluh hari aku dikandung ibu

Aku terlahir dari perempuan yang sakti
Aku megah untuk menggali kelembutan
Wahai ibuku.... aku rindu padamu
Aku ingin menggali kesuburan yang ada dalam hidupku

Ibuku yang termulia
Engkau adalah kerinduan yang aku punya
Aku sangat mencintai ibuku
Aku sudah menggali kesaktian yang ada ibu

Ibu.. kau adalah penantian yang tak kunjung reda
Aku ingat dirimu selalu
Aku tetap ada dalam penantian kau
Aku menanti ibu sepanjang jalan kenangan yang termuat dalam keindahan dunia nyata


Mutiara Terlupakan
Oleh: Nur Azizah Fathimah Ir

Tiap detik aku lewati tanpa kehadiranmu
Tiap saat aku merindukanmu
Tiap menit aku merasa kehilanganmu
Dan tiap detik pun aku merasa kesepian.

Bunda kapan kau akan menghampiriku
Kapan kau akan memelukk
Kapan kau mencium keningku
Dan kapan kau mengakuiku.

Bunda apakah air mata ini tak berlaku lagi untukmu
Apa penderitaan ku tak kau rasakan
Apa rasa kehilangan ku tak berati lagi untuk mu
Bahkan kau tega menelantarkan aku.

Bunda salahkah aku hidup didunia
Salahkah aku bernafas dari hidupmu
Salahkah aku terlahir dari darah dagingmu
Apakah salah aku terlahir tak sempurna

Bunda aku mulai memahami kehidupan
Aku mulai memahami rasa takut
Aku mulai memahami rasa malu yang teramat
Rasa takut dan malu akan hinaanku padamu

Bunda walau aku memahami semua ini
Aku takkan membencimu
Aku takakan pernah untuk menjauh darimu
Aku berjaji akan selalu menyayangimu dan berdo'a selama denyut nadiku masih ada.


PUISI IBU
Oleh: Dino To

Ibu....
Ku rindu engkau...
Rindu hangat pelukmu
Rindu kasihmu menembus kalbu
Rindu lembut tutur katamu

Ibu...
Ku rindu bijaksanamu
Tak pernah ada keluh kesah walau remuk ragamu
Tak ada amarah dalam hatimu
Yang ada tentang asah asih dan asuh

Ibu....
Maafkan anakmu
Belum mampu membantumu
Apalagi membahagiakanmu
Malah semakin membebanimu
Dengan segala keluh kesahku

Ibu...
Ku ingin tidur di pangkuanmu
Dan bersimpuh di kakimu
Bukan ku melupakanmu
Namun beban berat di pundakku
Yang kadang tak mampu menyisihkan waktu untukmu
Hanya mampu menegur dan menyapa lewat telefonku
Demi tanggung jawab untuk cucu dan anak menantumu
Ku yakin engkau jauh lebih dari tahu
Ibu..... kurindu


PUISI IBU
Oleh: William Haris

Cinta pertama ku ada padamu Ibu
Inaq...mama...ummi ...mother...
Banyak nya nama tapi maksudnya sama tidak berbeda

Sembilan bulan lamanya kau mengandungku
Dalam kepayahan kau selalu tabah
Hampir kau rebah namun terus melangkah gagah

Ibu...engkaulah ratu hatiku
Cintamu adalah cinta sejati
Hanya memberi tak mengharap kembali

Tulusnya kasihmu tak dapat dibalas
Walau dunia beserta isinya
Kasih sempurna Kasihmu Ibu

Seringkali ku marah namun,
Kau selalu mengalah
Maafkanlah anakmu ini

Oh Ibu...
Kini engkau telah tiada
Menghadap Sang pencipta
Pergi untuk selamanya
Membawa kenangan semalam
Damailah engkau disana
Bersama hamba hamba yang di kasihi-Nya


Demikianlah puisi tentang ibu yang mengharukan dan sangat indah. Simak/baca juga puisi tentang ibu dan ayah yang lain di blog ini, semoga puisi mengharukan tentang ibu dan kata kata ibu diatas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa pada tema puisi ibu selanjutnya, Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami terbitkan Terima kasih sudah berkunjung.

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar
Tutup Komentar