Skip to main content
# 3 Puisi Kritik Buat Pejabat Negara

# 3 Puisi Kritik Buat Pejabat Negara

Puisi kritik buat pejabat Negara. Pejabat negara yang mengerti arti berdemokrasi adalah dia yang bersedia dikritik serta menerima kritikan dari masyarakat.

Karena kritik yang dilancarkan kepada pejabat negara atau pemerintah merupakan bagian dari komunikasi antara pejabat dengan rakyat.

Hal ini dikarenakan supaya para pejabat serta pemerintahan mengevoluasi kinerja yang dirasa masyarakat atau rakyat belum berjalan pada koridor yang sesungguhnya.

Namun patut juga digaris bawahi, bahwa, biasanya kritikan terhadap pemerintah dan pejabat negera yang biasa kita lihat ada dua macam.

Yaitu kritikan yang bersifat positif, dalam hal ini yang kritik yang mengawasi dan mengevoluasi jalannya roda pemerintahan yang bertujuan agar dapat berjalan lebih baik dari sebelumnya.

Dan yang bersifat negatif adalah kritikan yang mencari-cari kesalahan tanpa memberikan solusi dengan niat menjatuhkan.

Kritikan merupakan salah satu cara keturutsertaan warga negara mengawasi serta berpartisipasi mengawasi pejabat negara dan pemerintahan.

Untuk mengukur sampai di mana program dan kebijakannya ampuh dan benar-benar berguna bagi masyarakat dan waraga negara.

Begitulah sekilas tentang kritik dan kritikan sebagai tema puisi kritikan yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak di kesempantan ini, dengan tema puisi kritik buat pejabat negara.

Jadi apa itu pejabat, pejabat adalah pegawai pemerintah yang memegang jabatan penting atau petugas pada suatu instansi yang menangani urusan tertentu.

Dan adapaun masing masing judul puisi kritik buat pejabat negara yang diterbitkan puisibijak.com diantaranya:

  1. Puisi melawan para penikam
  2. Puisi luka Kota tua
  3. Puisi tanya-tanya konsestan

Tiga koleksi puisi kritik atau puisi kritikan, yang dapat menjadi contoh puisi atau referensi untuk menulis puisi tentang kritik.


Kumpulan Puisi Kritik Buat Pejabat Negara

Puisi kritikan yang dipublikasikan puisi dan kata bijak ini merupakan puisi yang ditulis oleh seorang pemuisi bernama Ys Sunaryo. yang tentunya kata kata dalam baitnya merupakan kata kata kritikan pemimpin.

Bagaimana puisi dan maknanya dari tiga puisi kritik tersebut, untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja puisinya berikut ini.


LUKA KOTA TUA
Karya YS Sunaryo

Kotaku karam
Diterjang keserakahan
Melumpur penderitaan
Hitam, tenggelam

Kau mengkalkulator kebahagiaan
Di sabda kekuasaan
Lupa menghitung tangisan
Di jutaan mata yang dipejamkan

Kini kau hendak pergi
Di pesta paling judi
Kota hujan badai
Kau pandai melambai-lambai

Ciamis, 21 Maret 2018


MELAWAN PARA PENIKAM
Karya YS Sunaryo

Para penikam berkeliaran
Matikan jalan kehidupan
Korban bergelimpangan
Tak ada tempat pemakaman

Mereka disembilu ketidakadilan
Dianaktiri keberpihakan
Menggelantung di takhta keserakahan
Pada kuasa uang dan gelap jabatan

O, kerumunan orang-orang luka
Berjibun di gigil hujan derita
Banjir bersekutu dengan deras air mata
Duka kemiskinan dan bencana tiada reda

Agar semua tak lagi ada
Mestikah hadirkan kembali wajah-wajah purba
Tanpa hadir gagah negara
Di utuh hutan dan sawah, mereka berdiri sendiri, di kaki sahaja bahagia

Tanpa rupa-rupa ketakutan
Melawan mesin-mesin kemodernan
Tanpa jenis-jenis pemberdayaan
Hemat biaya perubahan-perubahan

Bandung, 12 Maret 2018


TANYA-TANYA KONTESTAN
Karya YS Sunaryo

Apakah kalian masih kontestan yang segalanya dulu itu?

Berlantang-lantang tentang hendak membentangkan keadilan
Di para buruh yang terusir di lahan kampung halaman
Pada tanah subur namun hilang hak penguasaan
Dan gunung-gunung yang telah dirobohkan

Kami kembali dibariskan
Dalam kepastian bilangan kemenangan
Sambil katamu silahkan dituliskan
Rupa-rupa air mata penderitaan

Katamu pula, janganlah lupa
Tentang nomor di atas kepala
Dan satu saja warna bendera
Pasti berkibar-kibar di angkasa

Kelak bendera kembali menyapa
Dalam warna dan gaya serupa
Di lain selera dan harga gincu
Berbedak tebal tanya penuh ragu

Apakah kalian masih kontestan yang segalanya dulu itu?

Bandung, 10 Maret 2018


Demikianlah puisi kritik buat pejabat negara. Simak/baca juga puisi-puisi kritik yang lain di blog ini, semoga puisi tentang kritik diatas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa pada tema puisi indah dan menarik selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar
Tutup Komentar