Kumpulan Puisi Kesepian yang Mendalam Sangat Menyentuh Di Hati
Kumpulan Puisi Kesepian yang Mendalam Sangat Menyentuh Di Hati

Kumpulan Puisi Kesepian yang Mendalam Sangat Menyentuh Di Hati

Kumpulan puisi kesepian yang mendalam sangat menyentuh di hati. Kesepian dalam kesendirian terkadang membuat perasaan sedih dan merana karena kesunyian yang dirasakan, seolah membuat hati terluka dan kecewa dengan keadaan.

Namun itu semua merupakan bagian dari instrument kehidupan, kesepian yang terkadang dirasakan adalah hal yang lumrah karena manusia memiliki rasa dan perasaan yang menentukan suasana hati.

Kesunyian hati merupakan faktor utama jiwa merasa kesepian, dan umumnya hal seperti ini terjadi ketika tiada teman hidup sehingga hari-hari yang di lewati serasa hampa dan kosong, hanya merenungu kesendirian dalam kesepian.

Dan biasanya hal-hal sering kali membuat kita larut dalam dalam kesunyian dan kesepian hati adalah permasalah cinta.

karena cinta adalah kasih sayang maka dapat disimpulkan bahwa ketika merasakan kesepian karena kurang merasakan kasih sayang.

Sebagaimana diketahui kesepian merupakan emosi kompleks dan biasanya sangat tidak menyenangkan, yang merupakan respon isolasi. Kesepian biasanya mencakup perasaan cemas terhadap kurangnya koneksi atau komunikasi dengan orang lain.

Dan puisi yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak di kesempatan ini adalah puisi tentang kesepian, yang membahas tentang kata kata sepi dan kesepian.

Dan berikut ini adalah daftar judul puisi dengan tema puisi kesepian yang mendalam dan menyentuh hati diterbitkan puisibijak.com antara lain:

Sebelas koleksi contoh puisi kesepian dapat menjadi inpirasi untuk dikembangkan jika pembaca ingin menulis puisi bertema tentang kesepian.


Kumpulan Puisi Kesepian yang Mendalam Sangat Menyentuh Di Hati

Semua orang pasti pernah merasakan kesepian karena persoalan hidup cuma kadarnya yang berbeda, ada merasakan sepi hati yang mendalam, dan pula yang merasakan kesepian yang sangat menyentuh di hati dan lain sebagainya.

Apakah anda merasakan kesepian sehingga sampai halaman puisi yang membahas kesepian, jika iya beberapa puisi kesepian dipublikasikan puisi dan kata bijak di kesempatan ini semoga dapat menghibur hati yang sepi.

Bagaimana puisi dan maknanya dalam bait bait puisi kesepian yang mendalam tersebut, untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja puisinya berikut ini.


PUISI MERAYAKAN KESEPIAN
Oleh: Tegek

Aku rayakan kesepian ini meski sendiri
Sampai pedih perih tertanam abadi
aku kini terbayang ayah di sisi makam
senyumnya yang tabah tak pernah terbenam

Aku mengingatnya dengan caraku yang lain
seperti embun membekukan kenangan di ruang batin
tapi masih tak kunjung kutemui
jejek alir darah mudaku
yang pernah diwariskan ayah untuk membasuh lelah ibu


Puisi Kepergian
Oleh: Hanizar Nizar

Diriku tidak menggapai toleransi
Aku menangis dalam kelembutan
Aku menemukan asa yang aku tidak mengerti
Syukur dalam hidup aku mengerti
Serampangan aku harus percaya diri
Berhati yang teguh aku pergi dalam kesepian
Beberapa hari aku menemukan cinta
Aku ingat kekasih hatiku yang berbulan dan berbintang

Matahari menemukan diriku diwaktu senja
Sepuluh tahun aku mencari kehidupan yang pantas
Kini hatiku pantas untuk relevansi
Tolong aku wahai Tuhan

Tuhan........ kemana kau pergi
Cabutlah nyawaku jika sudah pantas untukmu
Aku ingin pergi untukmu wahai Tuhan alam semesta
Berilah aku dalam kepergian ini hidup yang relevansi

Back to list puisi kesepian ↑

CINTA BUTUH PEMBUKTIAN
Oleh: Edwin Radja

Sampai kapan ada keberanian
Cinta butuh bukti bukan hanya penantian
Bibir tak mampu berkata demikian
Kucoba melawan itu agar hilang kesepian.

Sering kali kucoba tuk bertanya
Apa apakah arti cinta itu sebenarnya
Mengapa ada harap makin hari makin bertambah
Sengaja atas rindu tutup menjiwai hampa.

Ada problem ketika harus mengungkap
Dan harap tiap detik yang meluap
Butuh proses dalam menanggapi
Saat semua siap pasti ada kata pembuktian

Kutak akan berpaling jika nyata ada kepastian,
Kutak akan berpaling dan tak akan ada penyesalan,
Jika karna rindu harus menutup keadaan
Maka ada waktu untuk menghargai cinta dan perasaan.

Back to list puisi kesepian ↑


PUISI KESEPIAN TAK SEMPURNA
Karya: Dedi Vide

Tak ada kesepian yang sempurna
Tak selamanya awan hitam menjelma
Mengapa tetap terjerat dalam lingkaran ilusi
Samudera yang membentang penuh dengan tepi

Matahari tetap terbit dari timur
Bahagia dalam hening hanya pelipur
Kenapa masih bertanya pada sang malam
Kendati purnama tetapi malam tetap semakin kelam

Lembayung senja tak berlutut pada soneta
Hanya hiasan jelang malam tak merona
Bintang-bintang memagari cakrawala malam
Burung pungguk terpaku dalam diam

Merajut aksara semilir sang bayu
Dekap untaian keheningan kalbu
Terbersit sukma telantarkan rasa rindu
Langkahkan kaki dalam remang-remang bisu

Back to list puisi kesepian ↑


Sepenggal Rasa
Oleh: Ike Indriati

Haruskah kubunuh rasa dari selembar asaku ini
Dan kesepian ini semakin membuncah
Tak terbendung oleh selaksa hening
Doa ku telah menjadi mantera dalam setiap langkahmu
Semua beringsut pergi
Dan kau.....dimana?
Kidungku bersenandung tanpa nada
Akulah malam.... akulah gagak hitam
Aku tercipta dari takdir yang telanjʌng
Terkapar diantara dua palung jiwa
Aku ingin sembunyi dari sejuta telunjuk jari
Rasa ini masih memapah luka
Dan sepi adalah teman sejati
Jika diri ini tak layak lagi
Setidaknya sedikit celah hati tuk secuil rasa yang tengah menghimpit

Back to list puisi kesepian ↑


Engkau yang Kurindu
Oleh: Intan Nurmala

Rasaku hampir punah
Dalam desir angin yang perlahan menghilang
Ingin atau tidak melihatku
Melihat kesedihan dan kesepian ini

Inginku memelukmu
Namun hanya bayang semu yang kutemukan
Berlarilah wahai mendung dimataku
Jangan biarkan hujan basahi pipi ini lagi

Rinduku menerpa batinku
Ragaku ingin menggapaimu
Walau sekejap tak mengapa
Izinkan kubertemu denganmu

Aku bimbang dalam tanya
Aku resah dalam diam
Aku masih menunggumu
Dimana engkau wahai yang kurindu?
Hanya jejak kenangan basuh ingatan ini
Datanglah... genggamlah tangan ini
Walau tuk yang terakhir kali

Back to list puisi kesepian ↑

Muara Kata
Oleh: Susan Swansh

Aku selalu iri atas ketulusanmu mencintai tubuh dermaga
Saat kesenyapan malam melingkupi kesepian
Kau tata kembali gravitasi
Melewati malam yang mengeja obituari

Tapi aku tak bisa menangisi lidahmu
Sebab ini bukan kisah batu-batu
Dan orang-orang tak lagi makan petilasan
Yang telah dijadikan buku harian masa silam

Ini tentang muara yang tak pernah menyimpan rahasia
Dan senantiasa menampung limbah sejarah
Resah asin lautan
Yang mengaliri tulang-tulang kehidupan

Ini tentang muara yang bersijingkat memulangkan segala warna
Membentangkan peradaban dan cita
Meninggalkan rangka
Di mana kita selalu terasing atas konspirasi zaman

Back to list puisi kesepian ↑


WAJAHKU
karya: Angelina Hara Blenda

Malam, rembulan telah memancarkan cahaya
seakan wajahku menyinari seluruh alam
bola mata pun, dalam gelap malam tetap bersinar
walau kelam mencekam.

Wajahku, selalu dihiasi senyuman
kadang malam masih mengejar kesepian.

Wajahku, menghias dan melukis di ruang hatimu
hingga terpesona dan syahdu diujung senja.

Wajah dan senyumanku
kau selalu untai dalam bait-bait puisimu.

Back to list puisi kesepian ↑


DI PELATARANKU TANPAMU
Oleh: Lukman Sambongi

menangkap imajinasi pada malam yang semu
bukan karena kesepian merajam dukamu
mencoba menghalau segala pikiran
tuangkan segenap yang mengganjal setiap aliran

dimana tempat telah menaungi rasa itu
sepertinya telah melumat malam gulitaku
hingga altar yang kuselimuti mulai kusuk
kusam dibalik gigilnya tubuh merasuk

separuh telah kusisingkan untukmu
pabila sewaktu nanti membuka bungkusan pagi
ada doa terselip di balik lipatan kertas buatmu
yang nun jauh di sana, menyibak tabir-tabir elegi

ucapku selamat menempuhnya
harapku mengabuli segalanya
"Tuhan", akan bermurah hati
akan tiada kembali rasaku yang mati.

Back to list puisi kesepian ↑


SEKUNCUP CINTAMU
Oleh: Indah Patmawati

Aku terjerat pada cerita malam
yang disinggahi sejuta rindu
bau tubuhmu menguncup

rel rel yang kesepian
menunggu dekapan kereta
kerinduan yang tak pernah purna

dimanakah aku bisa mengulang
sunyi yang mengantar
sekuncup cintamu

Back to list puisi kesepian ↑


PUISI KESEPIAN
Oleh: Rahma Aristan Languha

Rinai turun begitu deras merebas
Termenung aku mematut dagu diam
Di pinggir ranjʌng usang penuh kenangan
Ada resah menggumpal sesak pedih
Perasaan ragu selalu menghantui jiwa
Namun selalu kupendam agar damai
Menjelma indah di langit-langit asmara

Ah, kasih adakah engkau memahami hati ini
Hening membuat gairah rindu padamu
Suara bisikan mesra menyebut namaku
Tiada kudengar memanggil indah
Apakah yang engkau lakukan di sana?

Sayang, datanglah temani diri
Aku tak ingin sendiri merindu
Menggigil menahan gejolak rasa
Jangan biarkan cemburu menguras hati
Jangan biarkan daku bagai pungguk
Merana kesepian di atas ranting pohon

Menanti,
Menunggu,
Dalam kegelisahan berkepanjangan
Mengharap sang bulan jatuh dari langit


Demikianlah kumpulan puisi kesepian yang mendalam yang sangat menyentuh di hati. Simak/baca juga puisi-puisi sedih tentang kesepeian atau puisi sepi yang lain di blog ini, semoga puisi dan kata kesepian diatas menghibur dan bermanfaat bagi pembaca yang sedang merasa kesepian karena cinta atau kesepian karena permasalah hidup. Sampai pada tema puisi sedih selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Advertisement

Baca juga:


Your Reactions:

Buka Komentar