Skip to main content
Kumpulan Puisi Tentang Rakyat Jelata

Kumpulan Puisi Tentang Rakyat Jelata

Kumpulan puisi tentang rakyat jelata. Setelah puisi jeritan rakyat jelata dan puisi nyanyian hati rakyat jelata, kali ini adalah kumpulan puisi rakyat jelata.

Sebagaimana diketahui kumpulan puisi rakyat jelata ada berbagai macam judul, namun isi dari bait bait puisi tentang rakyat tersebut dapat dipastikan membahas atau menceritakan tentang kata kata rakyat jelata.

Jadi rakyat jelata apa artinya, berdasarkan kamus bahasa indonesia rakyat jelata adalah rakyat biasa (bukan bangsawan, bukan hartawan); orang kebanyakan. dapat disimpulkan bahwa rakyat jelata merupakan warga negara biasa dalam suatu negara, yang biasa juga disebut rakyat kecil.

Dalam dunia sastra khususnya kumpulan puisi rakyat, kata kata tentang rakyat jelata banyak diangkat menjadi tema puisi tentang rakyat terutama pada puisi kritik sosial, yang mengkritisi kebijakan pemimpin terhadap rakyat jelata.

Kenapa di kritisi karena kadang kadang tak sesuai dengan kebijakan pemimpin atau karena belum tepat sasaran dari kebijakan yang dijalankan.

Namun pada kebanyakan puisi tentang rakyat jelata, lebih banyak mengkritisi, tentang penderitaan dan penindasan yang dilakukan pemimpin terhadap rakyat kecil atau rakyat jelata.

Dan kumpulan puisi rakyat jelata yang dipublikasikan puisi dan kata bijak kali ini, membahas tentang berbagai macam dari kata kata rakyat jelata.

Berikut ini adalah daftar judul kumpulan puisi tentag rakyat jelata diterbitkan puisibijak.com antara lain:

  1. Puisi jerit hati anak jelata
  2. Puisi janji palsu
  3. Puisi riwayat jelata
  4. Puisi manusia yang bukan manusi
  5. Puisi aku rakyat jelata
  6. Puisi rakyat jelata
  7. Puisi seandainya aku ( rakyat jelata)

Tujuh judul tema puisi rakyat jelata atau puisi rakyat kecil yang dirangkai dari kata kata puisi dan kata kata tentang rakyat jelata.


Kumpulan puisi tentang rakyat jelata

Jeritan rakyat kecil dalam kumpulan puisi rakyat kecil merupakan bagian dari puisi tentang rakyat jelata, yang membahas tentang rakyat kecil dan lain sebagainya yang berkaitan dengan kehidupan rakyat kecil.

Bagaimana makna puisi kritik sosial dalam bait puisi tema tentang rakyat jelata yang dipublikasikan puisi dan kata bijak.

Untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja masing-masing puisinya dibawah ini, diawali dari puisi jerit hati anak jelata, berikut ini.


JERIT HATI ANAK JELATA
Oleh: Kang Yanus

Di berbagai pelosok negri
Masih terdengar jerit hati
Seorang anak yang menahan perih
Akan beban yang menindih

Terpaksa iyah bekerja seorang diri
Hanya untuk sesuap nasi
Biarpun patah tulang patah kaki
Asal bisa makan orang yang terkasih

Dimanakah orang yang berhati nurani
Dermawan yang mempunyai belas kasih
Dan, apakah ini yang dinamakan kemerdekaan?
Apakah ini yang dinamakan kebebasan?

Mungkin iya bagi kalian yang berkemewahan
Bagi kalian para hartawan
Tetapi rakyat jelata yang kesusahan?.
Tanyakan sendiri pada mereka yang merasakan.


JANJI PALSU
OLEH: ARISTA

Dear my country of Indonesia...
Bait-bait kegetiran, rakyat jelata
Seketika hilang tanpa cahaya
Biaskah, disela-sela pekat semu rupa

Dalam jiwa, tertutupi sayu
Tatapan mata, jantung kau tuju
Teralasi ragu?
Hilangkah janji dalam sendu?

Tak kudapati sumpah, nyata darimu
Punahkah, sapa rayu tertampar pilu?
Tiada kutepis gubahan haru tampak dahulu
Yang Tercampaki oleh janji palsu

Baca juga: Puisi nyanyian hati rakyat jelata


Riwayat Jelata
Oleh: Ade Ilham Amr

Bengawan dawat diatas kertas terus berbicara
Menggoreskan serangkai kisah
Mungkin tak kan pernah berhenti
Sampai rambutku memutih dan alopesia
Meriwayatkan tiap butir tangis dan tawa
Yang ku petik dalam cerita
Tentang tragis dan manis yang terlukis

Memang bukan kisah adiwangsa
Yang tampan dan berwibawa
Juga bukan amtenar saptapesona
Yang bergelimang harta

Hanya ukiran kenangan rakyat jelata
Tentang sebongkah harapan hidup
Bahu membahu menyekang perut
Kemanapun kaki mengayun
Tersandung rindu sudah seperti kebiasaan

Tapi hati ini tak berkuasa
Membekuk cinta yang kuidamkan
Untuk mengisi jeruji sunyi dalam diri

Bantul, 24 november 2017 ( Yogyakarta )


Manusia yang bukan manusia
Oleh: Aldian Surya Putra

Langkah yang terus melambai kejam..
Menginjak injak wajah melas rakyat jelata..
Wajah garang menampar
Dengan tawa hina yang menyambar..

Air mata menjadi mata air kehidupan..
Karna lahan gersang kerontang..
Beriramakn kematian...
jeritan-jeritan duka..
Menjadi lagu kesukaan para tikus-tikus berdasi..

Wajah kusam penuh luka..
Menjadi saksi kehidupan umat manusia..
Bahwa dunia telah menjadi istana bagi para manusia yang bukan manusia..
Doa dan hanya doa yang menjadi pengganjal perut..

Dengan harap penuh harap..
Dunia cepat di musnahkan.

PUISI AKU RAKYAT JELATA
Oleh: J Sumarto

aku......., rakyat jelata
gamang dengan tontonan
yang mengaduk bumi pertiwi
mengorek-orek kebusukan luka
jadikan jerit kengerian

aku.... rakyat jelata
tidak butuh cerita-cerita tentang nirwana
dalam selimut kegelapan

aku rakyat jelata
hanya ingin melihat
hijaunya taman dengan bunga-bunga warna
hanya ingin saksikan kupu-kupu
terbang melintasi pelangi pagi

aku..... rakyat jelata
tidak membutuhkan sumpah serapah
antara dewa dengan raja
tidak butuh wejangan
dari togog dan mbilung
yang berburu untung

aku......... rakyat jelata
tak ingin nyanyian para pensiun
dengan kegalauannya
yang sealu menghujam maya


Puisi Rakyat jelata
Oleh: David Ardhi Chaniago

siapakah mereka
bintang atau manusia
hidup di syurga terasa di neraka
inikah nasib rakyat jelata

indonesia kaya?
Tv, koran bahkan semua berkata
tapi mana, kemana
masih mereka terampas jua

malas?
Itu bukan rakyat indonesia
mereka giat, kuat dan perkasa
tapi mereka diperkosa
ekonomi menampar derita


Seandainya Aku ( Rakyat Jelata )
Oleh : Ichal RM

Aku ingin menghina sebuah Agama
Biar aku dilihat oleh orang Indonesia
Aku ingin memfitnĘŚh sebuah Agama
Biar aku dibela oleh orang Indonesia

Apakah kalian berani membela aku
Jika aku tidak bersalah
Membuat aksi damai
Dan Membakar lilin

Aku ingin seperti itu
Di bela-bela dalam sebuah masalah
Terkenal di Indonesia,sampai
Aku di angkat menjadi Presiden
Aku ingin

Tapi apakah bisah ?
Aku hanya rakyat jelata
Modal miskin
Tampang gaduh
Berlindung dalam pelita
Seandainya Aku Seperti …

Baca juga: Puisi jeritan rakyat jelata


Demikianlah kumpulan puisi tentang rakyat jelata . Simak/baca juga puisi kritik sosial yang lain di blog ini, semoga puisi rakyat jelata atau puisi rakyat kecil ditas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di puisi-puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar
Tutup Komentar