Kumpulan Puisi Ibu Dalam Rangka Memperingati Hari Untuk Ibu
Kumpulan Puisi Ibu Dalam Rangka Memperingati Hari Untuk Ibu

Kumpulan Puisi Ibu Dalam Rangka Memperingati Hari Untuk Ibu

Kumpulan puisi ibu dalam rangka memperingati hari untuk ibu. Kata kata ucapan selamat hari ibu, yang diucapakan kepada ibu, saat peringatan hari ibu.

Tak ada kata yang terindah selain kata terima kasih ibu, bila di ucapkan dengan tulus dan ihklas atas jasa jasa ibu, perjuangan dan pengorbanan ibu yang dikorbankan demi kita sebagai anak, hingga dapat menjadi anak yang berbakti kepada ibu.

Dengan segala pengorbanan ibu dan jasa-jasanya dalam kehidupan kita, tak ada salahnya pada momen hari ibu, mengucapkan ucapan kata kata indah yang mengharukan agar dapat menyentuh hatinya.

Atau paling tidak dapat membuat senang perasaannya dengan memberikan suatu kejutan tepat di peringatan hari ibu.

Dengan mengucapkan kata kata indah untuk ibu, atau dengan membacakan puisi tentang ibu, baik yang ditulis sendiri maupun puisi puisi ibu yang saat ini tersedia diberbagai media, sebagai ucapan rasa terima kasih atas jasa-jasanya.

Jadi apa itu hari ibu dan tanggal berapa setiap tahun di peringati. Hari ibu di peringati setiap tanggal 22 desember setiap tahun.

Hari Ibu di tetapkan oleh Presiden Soekarno, di bawah Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 316 Tahun 1959.

Dan apa itu hari ibu, Hari ibu adalah hari peringatan serta perayaan untuk mengapresiasi bagaimana peran seorang ibu dalam keluarga. Peran ini tak hanya sebatas pada anak, suami, namun juga di lingkungan sekitar.

Salah satu contoh yaitu membebas tugaskan segala pekerjaan atau rutinitas harian ibu yang biasa dilakukan di rumah. Misalkan saja memasak, dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah daftar judul kumpulan puisi ibu dalam rangka memperingati hari Ibu, dipublikasikan puisibijak.com antara lain:

  1. Puisi tak pernah habis merindukanmu
  2. Puisi Ibu
  3. Puisi selamat hari Ibu
  4. Puisi Ibu
  5. Puisi Ibu sang pejuang
  6. Puisi Ibu
  7. Puisi rindu padamu Ibu
  8. Puisi Ayah dan Ibu guru pertamaku
  9. Puisi Ibu
  10. Puisi ampuni aku Ibu

Sepuluh judul puisi tentang ibu atau puisi memperingati hari Ibu, menjelaskan kata kata ibu dipadukan dengan berbagai kata kata puisi indah.


# Kumpulan puisi tentang ibu dalam rangka memperingati hari untuk ibu

Ibu merupakan wanita hebat, kehebatannya mendidik anak-anaknya, dan dapat kita rasakan hingga bisa menjadi sekarang seperti sekarang ini.

Untuk mengapresiasikan kehebatan ibu, atas pengorbanannya, kata kata tentang ibu terkumpula dalam kumpulan puisi ibu dalam rangka memperingati hari untuk ibu tanggal 22 desember.

Mengapresiasikan kasih sayang seorang ibu, dapat juga di ungkapan dari berbagai hal salah satunya dengan kata kata atau puisi indah tentang ibu.

Hal ini bertujuan sebagai rasa terima kasih dan rasa syukur, kepada ibu tercinta dan tersayang yang selalu ada untuk kita.

Berikut ini adalah bait-bait kumpulan puisi ibu atau puisi untuk ibu dalam rangka memperingati hari Ibu.


TAK PERNAH HABIS MERINDUKANMU
Oleh: Nia Ain Nya

Separuh napas yang kau relakan untuk kehidupanku sangat istimewa
Tujuan hidup yang kau tata untuk sebuah keberhasilan dan kebahagiaan tak dapat kubayar dengan seluas dunia

Cinta kasih terpampang disetiap waktu berlalu
Sampai usia menjemput tanpa mengharap balas jasa
Tak kusangsikan atas diri dan hati
Seburuk dan sejelek apapun bagimu aku terbaik di hatimu

Ibu, tangis ini menyapaku dengan tak bisa kuhentikan
Sepasang tangan yang setia membimbing dengan penuh kesungguhan tanpa takut terluka
Kini, yang tampak tinggal pusara

Tak ada lagi tampat bermanja berkeluh kesah mencurahkan sesak yang bertubi hinggap
Masih ingin kau hujami aku dengan ciuman dan dekapan yang maha hangat
Apapun tentangmu sangat manis dalam ingatan
Istimewanya ibu tak dapat tergantikan

Bandung, 22 Desember 2017

Baca juga: Puisi mengamit restu Ibu ke Surga


PUISI IBU
Oleh: Dino To

Ibu...
Tak terhitung jasamu
Tak mungkin aku mampu membalasmu
Engkau manusia perkasa
Beban seberat apa pun tak pernah menyerah
ataupun mengeluh apalagi menyerah pasrah

Ibu.....
Engkaulah Nakhoda ulung yang tahan badai
Engkau panglima ahli strategi
Sekecil apapun penghasilan pasti tercukupi
Jam kerjamu tak tertandingi 24 jam sehari

Ibu............
Engkaulah maha guru paling lembut
Tak pernah bosan membimbing anak anakmu
Dengan sabar mengarahkan jalan hidup anakmu
Mengenal kata dan bahasa pun dari dirimu
Mampu membaca karna dari buah sabarmu

Ibu.....
Tak mampu ku membalasmu
Yang ku mampu hanya tanyakan kabar tentangmu
Seminggu sekalipun tak tentu
Hanya sapa dari jauh sekedar penyembuh rindu
Tentang kesehatanmu dan sedikit doa keselamatan untukmu
Sehatlah selalu ibu
Salam jauh dari anakmu

Depok, 221217 08:17


PUISI SELAMAT HARI IBU
Oleh: Dokter Chinta

Hari ini....
Adalah hari Syurga
Syurga dunia dan akherat
Hari ini.
Adalah hari mu ibu.

Ibu... sembilan bulan ku didalam kandingan mu.
Dan....sembilan bulan ibu membelaiku tanpa melihat siapa diriku.
Dengan kasih dan sayangmu.
Ibu lahir aku kedunia ini.
Dan..
Ibu kenalkan aku pada jutaan nama-nama yang selama ini tak pernah ku kenali.

Ibu tunjukkan itu bintang.
Ibu perkenal kan aku indahnya cahaya rembulan.
Dan ibu juga memberiku tahu.
Yang menyinari siang itu mentari.

Ibu....
Kesabaranmu tiada bandingannya.
Dari hari kelahiranku.
Ibu sudah memerlukan kesabaran yang kuat.
Ditengah malam yang dinginku menangis.
Ibulah yang bangun menyusuiku.
Dan ibu jugalah yang menjagaku dari gigitan nyamuk.
Dan ibu selalu bertanya ketika melihat ku menangis.
Dan ibu sering tersenyum walau pun ibu tidak mengerti dengan jawaban ku.

Ibu...... masih ingatkah pada kesabaran ibu.
Ketika ibu melimatku belajar makan?.
Yang berserak kemana mana.
Walau pun mungkin ibu letih
Tapi ibu tetap tersenyum.

Ibu... kaulah wanita tehebat
Kedudukan  tak akan bisa tergantikan.

Baca juga: Puisi Ibu kasihmu mengalir


PUISI IBU
Oleh: Triono Al Fata

Ibu...
Berhati lembut...
TerlĘŚrang untuk disakiti...
Bangun pagi sebelum terbit matahari...
Demi suami dan anak-anak yang dicintai...
Tak kenal lelah dengan pekerjaan rumah yang selalu menanti...
Seakan tak ada waktu lagi untuk istirahat yang bisa dinikmati...

Menjadi Ibu sungguh profesi yang sangat hebat...
Bekerja di rumah dengan waktu yang padat...
Membutuhkan keikhlasan hati dan jiwa yang kuat...
Mendidik anak-anak dengan penuh semangat. .
Mengabdi melayani sang suami dengan cermat...
Kadang tak peduli lagi dengan kondisi jasmani yang kurang sehat...

Ibu sosok yang luar biasa dengan keteguhan hati dan jiwa...
Mengurus rumah tangga demi mewujudkan keluarga yang bahagia...
Demi menjadi ibu rumah tangga yang arif dan bijaksana....

Ibu rumah tangga profesi yang mulia...
Memiliki derajat yang mulia dimata Allah SWT...
Restunya memiliki makna dan nilai tiada tara...
Tugasnya teramat mulia....
Dalam pendidikan keluarga....
Janganlah sakiti hatinya...
Tak akan pernah ada yang bisa membalas jasanya...


PUISI IBU SANG PEJUANG
Karya: Kasman prabowo/Ardan Wibowo

Hari demi hari telah terlewati
Waktu demi waktu telah dilalu
Masa demi masa telah dinikmati

Ibu yang hebat
Ibu yang kuat
Ibu yang menjadi sang pejuang untuk anak dan keluarga.

Tak pernah merasa lelah
Tak pernah mengeluh
Demi untuk masa depan anaknya.

Tangisan ibu sebuah doa
Tetesan air mata adalah butiran permata keiklhasannya.
Doa,doa adalah kekuatan dan keyakinan untuk jalani hidupnya.

Ibu adalah malaikat bagiku
Ibu adalah pejuang bagiku
Tanpa perjuangan dan kasih sayang ibu aku tak akan ada

Terima kasih ibu
Dengan tulus engkau membesarkan dan merawat anak anaknya.

Metro lampung indonesia
07:34 22-12-17

Baca juga: Puisi ibu pahlawanku sepanjang abad


PUISI IBU
Oleh: adiezalians

Ibu...
Kutahu
Di setiap keceriaan yang nampak di wajahmu
Ada keresahan yang tersimpan dalam hatimu
Kau sembunyikan

Seakan-akan kau mengira
Anakmu tak kan tahu
Aku tahu Ibu
Namun semua itu
Semata-mata demi kebahgiaan anakmu

Tetapi, tidaklah bagiku, ibu
Sebab kebahagiaanku bila melihat ibu bahagia
Dan keresahan serta deritamu adalah keresahanku

Oh ibu...
Tak ada gunanya kesuksesan ini
Bila pada diri ibu tersimpan keresahan serta penderitaan
Karena kesuksesan anakmu
Tak lepas dari usaha dan Doa-doamu
Yang senantiasa kau senandungkan
Di setiap sujudmu.

Baca juga: Puisi untuk ibu


PUISI RINDU PADAMU IBU
Oleh: Iis Yuhartini

Sepi rasa tanpamu
kau terangi gelapku
kau pompa semangat
ketika aku mulai lelah
ketika aku di titik jenuh.

Ibu kau guruku
yang mengukir doa doa
bekerja tanpa lelah
kau ajari aku hidup
agar berani melawan waktu.

Ibu hampa tanpamu
aku bagai ilalang kering
terhempas tak berdaya
kemana kucari senyummu
kemana kucari hangat pelukmu.

221217


Puisi Ayah Dan Ibu Guru Pertamaku
Oleh: RezaFebrian

Pelukmu adalah yang pertama ku rasakan
Nyaman dan hangat
Tidurku selalu di sampingmu
Kaulah malaikat tanpa sayap, untukku

Pelan tapi pasti, kau mengajariku
Mulai dengan merangkak
Duduk, lalu berdiri
Hingga ku dapat berjalan dan berlari
Menangis dan tertawa bersamamu
Itu hal yang biasa

"IBU", kata itu yang kusebut pertama kalinya terlepas darinya
"AYAH", adalah kata selanjutnya
Dengan sekutip kesabaran
Berbulan bulan dan bahkan bertahun tahun
Kau tetap mengajariku
Setengah hidupmu, kau berikan untukku
Walau di ujung senjamu

Kau tetap malaikat tanpa sayap, untukku Mengajariku, arti ketulusan dan kesabaran
Kau tetap dengan pendirian
Memahamiku hanya dengan kasih sayang
Ayah ibuku...
Kaulah yang pertama diantara seribu guruku


PUISI IBU
Oleh: Muhammad Mauluddin

Engkau mengandung kami 9 bulan lebih
Tanpa merasa sedikitpun letih
Engkau melahirkan anakmu
Dengan mempertaruhkan jiwamu

Ibu...
Engkau menyusui kami
Dengan ketulusan hati
Engkau membesarkan kami
Tanpa minta balas budi

Ibu...
Aku baru tahu betapa penting dirimu
Saat engkau tak berada disisiku
Aku baru tahu betapa pentingnya sayangmu
Saat engkau hilang dari hidupku

Ibu maafkan diri ini
Karna banyak menyakiti hati
Maafkan mulut anakmu
Karna sering membangkang nasehatmu

Ibu alu berjanji
Untuk hidup dengan prestasi
Supaya wajahmu berseri
Ketika melihatku di bumi
Dari surga ilahi


AMPUNI AKU IBU
Karya : Enny maryani. S

Ibuku sayang inilah diriku
Aku yang dahulu membuatmu tak bisa tidur malam dengan nyenyak
Aku yang membuatmu tak sempat lagi merawat wajah cantikmu
Aku yang telah membuatmu bertaruh nyawa demi hadirku

Ibuku sayang
Aku yang tak pernah hirau akan cemasmu
Aku yang tak pernah menghargai kebaikanmu
Aku yang lebih takjub pada mahluk selainmu hanya karena kebaikan seujung kuku
Aku yang tak pernah memahami caramu mencintaiku

Ibuku sayang
Di sepertiga usia ini masih saja aku membuatmu gelisah
Membuatmu tak bisa bernafas lega karena cemas aku tak bahagia

Ibuku sayang
Beribu ampun kumohonkan
Ampuni atas kebodohanku
Ampuni semua dosa dosa yang telah beranak pinak dalam catatan buku hitam
Ampun beribu ampun kumohonkan
Sebagai nyanyian di dalam penyesalan

Tuhan
Sehatkanlah selalu ibuku
Lindungilah selalu ibuku
Beri kesempatan aku menebus kesalahanku
Beri aku waktu untuk membuatnya bangga memilikiku

Aku tau jika ibuku hanya berusaha kukuh padahal rapuh
Aku tau ibuku selalu menahan nyeri di sekujur tubuh karena usia yang makin uzur
Kernyit di dahimu tak mampu sembunyikan itu
keringat dinginmu tak bisa menipuku
hatiku pilu ibu

Tuhan
Cinta seperti apa yang kau letakkan di hati ibuku
Kasih seluas apa yang kau ukirkan di senyuman kesabaran ibuku
Keikhlasan sedalam apa yang kau tanamkan pada jiwanya
Ampuni juga aku Tuhan
Menggigil tubuhku mengingat gunung dosaku padamu ibu
Gemetar bibirku merangkai do'a untukmu

Ibuku sayang
Inilah aku anakmu yang tak pernah hirau pada cemasmu
Inilah aku anakmu yang jatuh tersungkur bersimpuh meminta ampunmu

Ampuni aku ibu
Ampuni aku Tuhan
Berikanlah aku kesempatan itu
Maafkan aku ibu

#Edelweis, Muara Bungo 22 Desember 2017

Baca juga: Puisi Ayah Ibunda


Demikianlah kumpulan puisi ibu dalam rangka memperingati hari untuk ibu. Simak/baca juga puisi tentang ibu yang lain di blog ini, semoga puisi untuk ibu diatas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa pada judul puisi ibu terbaik selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar