Puisi Kehidupan Ibarat Roda | Perjalanan Hidup dan Kehidupan Sehari Hari
Puisi Kehidupan Ibarat Roda | Perjalanan Hidup dan Kehidupan Sehari Hari

Puisi Kehidupan Ibarat Roda | Perjalanan Hidup dan Kehidupan Sehari Hari

Puisi kehidupan ibarat roda. Kehidupan kita di dunia ini bak sebuah permʌinan dan senda gurau. Ada kalanya menang ada kalanya kalah, Susah dan senang silih berganti.

Senangnya dikenal sebagai kesenangan yang menipu, sedihnya dikenal sebagai sebuah kesengsaraan, Itulah yang biasa di namakan kehidupan alam fana.

Yang sungguh sangat berbeda dengan kehidupan sejati dan abadi di akhirat nanti/kelak

Kehidupan dunia hanya sementara. maka pergunakanlah hidup sebaik-baiknya hidup, agar kehidupan kita di dunia ini tidak sia sia belaka. kehidupan memang ibarat roda, kadang bernasib baik, begitu juga sebaliknya. maka sikapailah dengan sebijak bijaknya.

Agar perjalanan hidup dan kehidupan sehari-hari dapat memberikan manfaat untuk diri sendiri dan juga kepada orang yang ada disekitar kita.

Begitulah kira kita tentang kehidupan, salah satu judul puisi dari tiga puisi yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak pada kesempatan

Dan berikut ini adalah daftar judul puisi yang diterbitkan puisibijak.com antara lain.

  • Puisi Kutuliskan
  • Puisi Kehidupan Ibarat Roda
  • Puisi Suasana kerjaku.

Ketiga puisi tersebut di tulis oleh Bunda ashofi yang menceritakan hal hal tertentu seperti pada masing masing judul puisinya.


Puisi Perjalanan Hidup dan kehidupan sehari hari

Bagaiman cerita puisi kehidupan dalam bait bait ketiga puisi Bunda Ashofi dan dipublikasikan puisi dan kata bijak.

Untuk lebih jelasnya disimak saja puisi-puisinya berikut ini.


PUISI KEHIDUPAN IBARAT RODA
Bunda Ashofi

Beberapa huruf di rangkai jadi kata
Beberapa kata di rangkai jadi kalimat
Kalimatmu setelah kubaca penuh makna
Makna yang menggugah sukma

Kehidupan manusia ibarat roda
Perputaran pasti lah menyertainya
Jangan merasa puas selagi di atas
Jangan menjerit ketika terhimpit

Ada pengawalan pasti ada pengakhiran
Ada pertemuan tentu ada perpisahan
Begitulah kiranya roda kehidupan
Semuakan ada akhir pada nantinya


Puisi Kutuliskan
Bunda Ashofi

Kutuliskan lagi
Aksara-aksara mati

Kutuliskan tak henti-henti
Walau tiada arti
Kutuliskan lagi

Lukisan-lukisan abadi
Hingga bagai duri
Melindungi sekeping hati

Kutuliskan lagi
Harapan-harapan pasti
Hingga penuhi memori
Tuk melangkah diri


Puisi Suasana Kerjaku
Bunda Ashofi

Semilir angin barat daya
Dedaunan rimbun tlah disapa
Bunga bermekaran aneka warna
Menambah sejuk asri suasana

Sayup-sayup terdengar suara
Dari ruang sebelah rupanya
Celoteh mulut mungil mereka
Sidia anak-anak penerus bangsa

Bojonegoro, 7-2-17


Demikianlah puisi kehidupan ibarat roda beserta dua puisi yangg lain. Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga Bunda Ashofi diatas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Advertisement

Baca juga:


Your Reactions:

Buka Komentar