Skip to main content
Puisi Ratapan Pedih Seorang Duda Terbuang Kesepian

Puisi Ratapan Pedih Seorang Duda Terbuang Kesepian

Puisi ratapan pedih seorang duda terbuang kesepian. Nasib seorang duda terkadang dalam kehidupan di pandang dengan berbagai istilah seperti duda kesepian duda keren, duda kesepian dan lain sebagainya. akan tetapi tak jarang juga cinta seorang duda terkadang adalah cinta yang tulus, apalagi ketika bertemu dengan seorang janda, cinta mereka sudah pasti akan lain dari pada yang lain. akan tetapi walau bagaimana pun perasaan seorang duda, sama halnya dengan perasaan manusia pada umunya yang memiliki rasa cinta.

Sebagaimana diketahui pengertian kata duda adalah seorang laki- laki yg kematian seorang istri atau seorang laki- laki yg telah bercerai dari istrinya. Jika biasanya kata kata duda ada yang disebut dengan jĘŚnda kembang. maka status untuk duda kembang juga berlaku bagi lelaki yaitu seorang duda yang belum mempunyai anak.
Puisi ratapan pedih seorang duda terbuang kesepian

Puisi ratapan pedih seorang duda terbuang dan kesepian

Ratapan pedih seorang duda salah judul dari tiga puisi duda di kesempatan kali ini, Adapun masing- masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi derita duda terbuang
  2. Puisi belum ada judul
  3. Puisi ratapan pedih seorang duda
Salah satu penggalan baitnya. "Enyahkan jauh - jauh angan untuk mundur dan jadi pengkhianat atau pecundang, Karena kita berjuang atas nama Tuhan Melawan semacam iblis tapi cerdik bak manusia berakal. Jauhi aku mimpi burukmu, Karena bahagiamu jauh lebih indah dari bahagiaku" Selelngkapnya dari bait ini, di simak saja puisinya berikut ini.


PUISI DERITA DUDA TERBUANG
‎Ismail Lubis‎

Wahai istriku
Aku sangat rindu hadirmu
Karena kau telah pahat namamu dihatiku
Aku memang laki - laki hina dina
Tak pantas berharap cintamu
Tak mampu bahagiakanmu
Kau terlalu indah tuk jadi permaisuriku
Dan aku terlalu naif jadi rajamu
Wajar jika kau meninggalkan aku
Namun tahukah kau betapa deritaku ini sungguh menyiksa
Pergilah kasih
Jauhi aku mimpi burukmu
Karena bahagiamu jauh lebih indah dari bahagiaku
Semoga kau temukan bahagiamu
Bersama kekasih sejatimu
Aku hanya masa lalu kelam bagimu
Maafkan aku
Dan kini saatnya aku menyingkir dari hidupmu

Sidoarjo 7 Juni 2016


BELUM ADA JUDUL
‎Ismail Lubis‎

Selamat datang di zona pertempuran
Pertarungan abadi
Anda terlanjur terlibat bung
Enyahkan jauh - jauh angan untuk mundur dan jadi pengkhianat atau pecundang
Karena kita berjuang atas nama Tuhan
Melawan semacam iblis tapi cerdik bak manusia berakal
Terjadi friksi internal soal hasil
Ada menang ada syahid
Keduanya sama- sama oke
Jadi serahkan saja pilihan itu padaNya
Karena kita adalah boneka Tuhan
Kita tak bisa memilih
Cukup pasrah dan serahkan hasil padaNya
Karena kita boneka kesayangan Tuhan
Dan karena Tuhan itu adil jadi tak mungkn salah perhitungan
Tenang saja kawan
Semua pasti ada akhirya kok

Sidoarjo 6 Juni 2016


PUISI RATAP PEDIH SEORANG DUDA
‎Ismail Lubis‎

Aku tak tahu lagi apa yang harus kulakukan
Yang kutahu telah kuberi cinta walau hanya bisikan hati
Tinggallah kini aku dalam kesendirian
Menanti tangan mulia seorang wanita
Yang ikhlas membsuh lukaku
Menjaga lelap tidurku
Dan sedikit kasih untuk lupakan dia
Mantan istriku
Yang kini telah temukan cinta sejatinya
Sungguh sakit karena aku hanya bisa menangis
Mengetahui bahwa dia telah hidup bersama laki - laki lain
Memang salahku yang tak mampu bahagiakan dia
Wahai mantan istriku
Berilah aku maaf dan ijinkan aku undur diri
Enyah dari hidupmu

Sidoarjo 8 Juni 2016


Demikianlah puisi ratapan pedih seorang duda terbuang dan kesepian . Baca juga puisi puisi yang lain yang ada di blog ini atau rangkaian kata bijka yang kami sajikan untuk anda, Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya, bila menurut anda menarik... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi atau puisi sarkasme. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar
Tutup Komentar