Puisi Cinta Menemui Sang Kekasih
Puisi Cinta Menemui Sang Kekasih

Puisi Cinta Menemui Sang Kekasih

Puisi cinta menemui sang kekasih. Kekasih adalah pegangan hidup untuk jadi pasangan hidup kelak selamanya (pernikahan). Didalam menjalin kasih, banyak kasih sayang yang terukir suatu kepahitan pasti ada, tetapi harus kita jadikan sebuah cobaan yang memang harus dihadapi bersama dan jangan di jadikan sebagai masalah hidup

Arti kekasih adalah orang yg mampu mengerti keadaan dia yang menerima apa adanya dan sayang , mau berkorban tidak pernah meminta pamrih ketika memberikan sesuatu jadi kekasih adalah orang yang kita kasihi dan pantas untuk menerima kasih kita

Kekasih merupakan seorang yang dekat yang bisa membuatkan satu dengan lainnya melindungi, menghormati, mengasihi, serta mengarahkan ke arah yg benar karena kekasih merupakan dia yang berarti dalam kehidupan

Dan kekasih yang sebenarnya ialah seorang yg tidak pernah memberikan kita materi akan tetapi mereka memberikan sebuah harapan, seperti kasih sayang, dan paling utama adalah cinta mereka tak akan pernah memberikan kita sebuah pemberian, akan tetapi mereka akan memberikan kita anugerah yang tidak pernah bisa kita lupakan.

Dua puisi tentang kekasih

Menemui sang kekasih satu dari dua puisi tentang kekasih di kesemaptan ini, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi dekaplah aku wahai kekakasih
  2. Puisi menemui kekasih
Salah satu penggalan bait dari dua puisi kekasih. "cabang menjulang langit buahnya akan tampak didalam hati Bahkan mulut dan anggota badan mengalir darah dan hati adanya bukti rasa cinta, Membakar ruang-ruang cinta agar hias membias menerangi malam kala kita berkipas napas". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini.

PUISI DEKAP-LAH AKU WAHAI KEKASIH
Oleh: Anderline.

Selembut halus untaian khas kapas
Kurasakan sentuhan cintamu memepas
Bagai kuntum bunga bertunas mengepas
Tak ingin jatuh lepas terhempas

Tangan erat mendekap tak ingin pepas terlepas
Seolah engkau ingin ciptakan panas memanas
Membakar ruang-ruang cinta agar hias membias
Menerangi malam kala kita berkipas napas

Cinta-ku berpasrah laksana sumbu lilin hialin
Terbakar di altar beralas kain tarpaulin
Rasakanlah aroma harum kembang-pengantin
Persembahan padamu di malam berudara dingin

Wahai kekasih yang selalu abadi mengabdi
Cinta-mu merasuki jiwa sebagai kemudi mahdi
Mengarungi perjalan cinta menuju Lazuardi abadi
Terang bergelimangan cahaya mindi berbudi

Balikpapan.
02-04-2006 15:50

*Catatan Kaki:
Mengepas = mencoba untuk mengetahui pas (cocok) tidaknya
Memepas =mengait. mengail; memancing
Tarpaulin = kain atau kanvas kedap air
Hialin = mirip kaca; benda mirip kaca
Kemudi = pengatur
Mahdi= penunjuk jalan
Mindi = perdu berbatang lurus, bunganya berupa malai, berwarna lembayung,dll
Kembang-pengantin=tumbuhan, bunganya harum, srigading.


PUISI MENEMUI SANG KEKASIH
Oleh H M Taliu B

Rasa cinta merupakan sebuah pohon indah
Pokoknya kokoh dan cabang menjulang langit
Buahnya akan tampak didalam hati
Bahkan mulut dan anggota badan mengalir
Darah dan hati adanya bukti rasa cinta

Seperti bukti adanya api wujudnya asaf
Adanya pohon wujudnya buah- buahan
Sebagian darinya adalah rasa cinta
Untuk menemui Sang kekasih

Dalam cara ketersingkatan penyaksian
Dinegeri. penuh. kesentosaan
Sebuah hati mencintai sesuatu yang dicintai
Kecuali dia merasa cinta
Untuk menyatakan dan menemuinya

Ketika dia tahu.....!
Bahwa tak mungkin ada pertemuan
Kecuali berangkat dari dunia
Dan menceraikannya dengan kematian

Itu merupakan suatu yang layak baginya
Untuk mencintai kematian tampa keinginan
melarikan dirinya.
Karena orang kekasih tidak akan merasa bersatu
Melakukan sebuah perjalanan jauh
Ketempat kediaman kekasihnya
Untuk mendapatkan keniikmatan pandangannya.

Karena......!
Kematian merupakan kunci pertemuan
Dan pintu untuk masuk dari sebuah penyaksian
Maka siapa saja yang memiliki cinta
Akan bertemu dengan ALLAH
Dan ALLLAH merasa cinta
Untuk menemuinya.

9 mei 2016


Demikianlah puisi cinta menemui sang kekasih. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya, bila menurut anda menarik... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Advertisement

Baca juga:


Your Reactions:

Buka Komentar