Skip to main content

Puisi Diriku Dan Dirimu

Puisi Diriku Dan Dirimu
Puisi Diriku Dan Dirimu. Diiriku dan diriu artinya pengakuan antara dua orang jika mereka telah bersama, atau percakapan yang terjadi antara dua orang, jika biasa mendengan lagu Ari laso yang judulnya aku dan dirimu, nah aili ini kita berpuisi.

Diriku dan dirimu, satu dari dua puisi di kesempatn ini, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi diriku dan dirimu
  2. Puisi dirimu
Salah satu penggalan bait dari kedua puisi tersebut. "setapak berdebu Mengembalikan muram atas ombak aku berlari Kaki terluka mengejar mentari sucinya sastraku, Gejolak melonjak tarian penaku menggores tuk kau baca Seiring mendidihnya darah bertumpang tindih rasa perih". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini

Puisi Diriku Dan Dirimu
Penyair Kecil

Pada diriku
Aku, aku yang mengenang wajah lalu
Dan sampai masa mudaku, aku tak jua berlalu
Darimu yang menyempitkan segala ruang-ruangku

Pada dirimu
Kamu, kamu yang berlalu waktu itu
Memisahkan bingkisan-bingkisan sastraku
Darimu yang memburam birukan kertas wajahku

Dan ini aku
Aku yang berjalan setapak berdebu
Mengembalikan muram-muram jelaga lalu
Dan sampai saat ini, aku masih mengucap puisiku

Pada dirimu yang berlalu dalam kidung senja di rakit muara
Sampaikan susah di kala payah
Aku tetaplah aku, tiada berlalu
Sampai masamu kembali, kembali untuk
mengembalikan sucinya sastraku

Dan kali ini tiada mungkin, karena dirimu telah
menjauh dariku

Jakarta 12 Juni 2015.


PUISI DIRIMU

Carut marut pikiran mulai bergelut kemelut
Mengumpal terkepal amarah beranjak menginjak
Hitamkan pitam kesabaran pudar dalam artian lepas tak berpijak

Gejolak melonjak tarian penaku menggores tuk kau baca
Seiring mendidihnya darah bertumpang tindih rasa perih
Bukan sedih merintih,murka kan bicara lantang tak lirih

Aku tertangkub kebosanan meradang kuyub
Tawamu menggelegak kejam cantik terus menghujam
Kan bersua dengan khilafku,runcing mengiris tajam

Makna ternodai baitku kan melukai
Guratan aksara meminta tumbal tak bisa kau dera
Tangismu kan membaca tanpa mengeja duka lara

Arya Kelana
15/01/2015

Demikianlah puisi diriku dan dirimu. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.