Skip to main content

Kumpulan Puisi Tentang Elegi | Contoh Puisi Elegi

Kumpulan Puisi Tentang Elegi | Contoh Puisi Elegi
Puisi tentang elegi Pengertian elegi berdasarkan kamu bahasa indonesia, elegi adalah syair atau nyanyian yang mengandung ratapan dan ungkapan dukacita. jadi dapat dikatakan elegi juga adalah sebuah ratapan hati yang terluka.

Berkaitan dengan kata tentang elegi, dibawah ini, beberapa puisi menceritaka tentang elegi, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi elegi goresan luka
  2. Puisi elegi hitam
  3. Puisi elegi sakura
  4. Puisi elegi beku
Salah satu penggalan bait dari ketiga puisi tentang elegi tersebut. "Rengkuh jatuhan paksa sedaun pasak Flamboyan menyita kerinduan beludak Ruah terkoyak pohon rindang berontak, rimbunnya sakura membuat elegiku makin nyata dialah yang pernah indah yang tak sanggup kubenci". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisi tentang elegi berikut ini.

PUISI ELEGI GORESAN LUKA
oleh: keju

"Dia yg kucintai memilih pergi meninggalkanku-sendiri yg terus di rundung sepi..
Hingga membuat air mata hati ini terus meniti..

Sungguh aku tak mengerti dengan jalan fikiran-ini.
Yg selalu menanti meski hati tersakiti..

Sungguh aku tak mengerti dgn akal sehat diri-ini..
Yg terus mencari, meski sosok nya tak pernah-pasti..

Mungkinkah aku t'lah buta akan cintanya..
Hingga tak kusadari kau goreskan luka yg-menganga...

Mungkinkah hati ini t'lah mati karenanya..
Hingga aku tak sanggup lagi melihat betapa-
Luasnya dunia..

Namun kini aku telah sadar akan cintanya yg-hampa..
Kini kut'lah mengerti ternyata aku bukan untuknya..

Aku pasarah dalam penantian..
Aku pasrah dalam kesepian...

Biarkan angin yg akan menghapus bayangnya..
Biarkan hujan yg akan menghapus jejaknya..


PUISI ELEGI HITAM

Terlerai kisah ku dipantai
Bagai segenggam debu terhepas bayu
Sang camar bercerita
Tentang kami berdua
Tujuh tahun silam
Dan kini menjadi elegi hitam

-Yang Terlupakan-
LOK'NGA ,2007


PUISI ELEGI SAKURA

Dua musim tlah bergulir
pada wajah dan sebuah nama
hatiku masih tertambat olehnya

rimbunnya sakura
membuat elegiku makin nyata
dialah yang pernah indah yang tak sanggup kubenci
yang tak mampu kubuang

elegiku pada sakura
mencederai penantian yang sia-sia
namun
waktu adalah bilangan detik
suatu masa akan menjumpainya
bersama irama hujan rintik-rintik


Puisi Elegi Beku
Oleh: Ulianisa Apriliani

Tak banyak orang tahu aku begitu mencintai sepi
Lentera yang muram padam
Bercengkerama manja dengan ruang kosong
Dimana kala bertutur akur harmoni
Duduk bersama hembusan bayu yang setia membelaiku
Mengukir untaian angan
Bersama hasrat yang menari di ujung senja
Meruntai kepingan asa dengan candu
Melukis fatamorgana dengan tinta imaji
Hanya sendiri...

Lama aku mencampakkan hingar
Huru hara yang begitu dipuja kelimun
Bagiku itu hanyalah sebuah kebisingan asing yang menjemukan
Mereka hanyalah kebiadaban
Tabir lapuk yang penuh kepalsuan
Antologi kumal
Yang terjal berjejal

Entahlah..
Nyatanya kerinduan semu hanya mencipta elegi beku..
-----------

Demikianlah kumpulan puisi tentang elegi. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.