Skip to main content

Puisi Tulus Dengan Kepalsuan

Puisi Tulus Dengan Kepalsuan
Puisi tulus dengan kepalsuan. Kata tulus merupakan sifat yang amat mulia, sebagaimana arti tulus adalah sungguh dan bersih hati (benar-benar keluar dr hati yg suci), jujur, tidak pura-pura, tidak serong / tulus hati/ tulus ikhlas

Berkaitan dengan kata tulus, salah satu dari tiga judul puisi di kesempatan ini, berjudul tulus dengan kepalsuan, adapun masing masing, judul puisinya antara lain.
  1. Puisi tulus dengan kepalsuan
  2. Puisi kuakui caraku salah
  3. Puisi masih adakah cinta tulus
Salah satu penggalan bait dari ketiga puisi tersebut. "Gugur rasaku hilang simpatiku senyum kau tebarkan Hening ku berdiri dalam gelap namun mata hati masih terang, kuakui caraku salah Menangislah sepuasmu. di balik ilalang Ataukah sudah mati tersibak duri tajam cinta liar Di hamparan luas cinta liar aku tertatih masih mencarimu". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini.


PUISI TULUS DENGAN KEPALSUAN

Gugur rasaku
hilang simpatiku
senyum kau tebarkan
namun di balik senyummu tersirat kenistaan

Jalanmu gontai
tingkah tak terkendali
caramu keji
bagai racun yang mengiringi
hentikan
sadarlah engkau manusia yang katanya baik hati

Tak sadarkah engkau
atau pura pura tak tau
atau mungkin tak pernah mau tau
jika tingkah kita ada yang lebih tau dari pada apa yang kita tau

Hening ku berdiri dalam gelap
namun mata hati masih terang
sepi tiada kata terucap
hanya batin yang selau berbisik dengan gamang
Tuhan selalu bersama
tetaplah tegar
iklaskan saja
bila engkau nista di mata mereka belum tentu engkau nista di mata Tuhan

Saat jiwa letih di balik senyuman
kala hati terbelenggu bingung
pantas kah aku menyebut engkau tulus dengan kepalsuan
atau dapat engkau kusebut penyayang di balik tembok kenistaan
ataukah mungkin ular berkepala dua
Maafkan aku TUHAN

‪#‎anderline‬
BANTI 170714.


PUISI KUAKUI CARAKU SALAH

Menangislah sepuasmu
keluarkan airmatamu jika itu meringakan bebanmu
namun jangan kau cemberut
apalagi mengeluarkan senyum kecut
jika tak ingin yang lain mengetahui dukamu
Bukankah perempuan itu tegar?
Tak pernah ada niat membuatmu kecewa

tak ada niat membuatmu menangis
aku bersikap dingin
aku acuh tak acuh begini
hanya ingin menguji sampai di mana engkau bersabar
salah kah dengan sikap ini?

Maafkanlah
jika telah membuat jadi bertanya
jika telah membuat linangan air matamu menetes
maafkanlah

Kuakui ini salahku
Kuaku cara ini keliru

Bersabarlah
usah kau menangis
usah kau ragukan aku
aku pasti akan kembali
membawa membawa sebuah cinta
dan memelihara cinta yang pernah aku janjikan
semoga tumbuh menjadi kasih suci cinta yang kita inginkan,

‪#‎anderline‬
BLP 110714


Puisi Masih Adakah Cinta Tulus

Terhempas di hamparan kelelahan
Mencari secuil harap cinta yg tulus
Menebah rerungkutan semak belukar cinta liar

Duri tajam cinta palsu tiada henti menggores hati
Tetesan peluh pengorbanan cinta palsu membuatku lelah tuk mencari
Merangkak tertatih seperti enggan tuk mencari cinta sejati

Diujung lelah meniti harap cinta tulus yg bersembunyi di balik ilalang
Ataukah sudah mati tersibak duri tajam cinta liar
Di hamparan luas cinta liar aku tertatih masih mencarimu

jon blitar/04092014

Demikianlah puisi tulus dengan kepalsuan. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.