Skip to main content

Kumpulan puisi dunia dan akhirat, inspiratif dan menyentuh di hati

Kumpulan puisi dunia dan akhirat, inspiratif dan menyentuh di hati

Kumpulan puisi dunia dan akhirat. Beberapa waktu yang lalu puisi kematian singkat dan puisi agama Islam menghiasi halaman puisi dan kata bijak yang diantaranya bercerita tentang cerita puisi dunia sementara akhirat selamanya.

Kali ini kembali puisibijak.com menerbitkan tema puisi tentang dunia dan akhirat yang berisi kata kata renungan puisi kehidupan dunia yang mengingatkan kita bahwa dunia adalah sementara akhirat selamanya yang akan didiami

Kumpulan puisi tentang dunia akhirat yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak berisikan beberapa kata kata tentang renungan kematian juga berisi beberapa judul puisi agama dan cerita puisi kehidupan dunia hanyalah sementara kehidupan yang abadi hanya ada di alam yang akan dihadapi suatu saat nanti

Berikut ini masing masing judul puisi dalam kumpulan puisi tentang dunia akhirat diantaranya:

Enam judul puisi tentang dunia akhirat yang diantaranya bisa dijadikan referensi untuk menulis puisi duka kematian untuk keluarga yang meninggal atau contoh puisi takdir kematian ataukah puisi kehidupan duniawi

Kumpulan Puisi Tentang Dunia Dan Akhirat

Bagimana cerita puisi tentang akhirat dan kata kata puisi kehidupan dunia dalam bait puisi dunia dan akhirat yang dipublikadikan blog puisi dan kata bijak.

Apakah diantaranya berkisah seperti puisi cinta dunia akhirat atau berkisah seperti puisi dunia sementara.

Untuk lebih jelasnya kata kata puisi tentang akhirat dan cerita puisi dunia sementara akhirat selamanya, selengkapnya disimak saja deretan bait bait dalam kumpulan puisi dunia dan akhirat dibawah ini.Kumpulan puisi tentang dunia dan akhirat

1. KEKASIH DUNIA AKHIRAT Karya MS Sang Muham

Kekasih tak berpotret
dalam hayal yang terhimpit-himpit
di laburi jiwa yang memuncak rasa
seringkali terbelakang jiwa
mencari tempat untuk berteduh
dari terik kehidupan yang luruh

Kekasih tambatan hati
kucari surat cinta-Mu di Kitab suci
ku temui diri berlumur duri

Ampun maafkan aku kekasih dunia akhirat
hanya kepada-Mu harapku tiap saat

2. Puisi Tentang Ajal Oleh: NN

Ku menapaki muka bumi ini
Terus melangkah sampai kaki ini berhenti
Ku lihat orang-orang sekitar
Yang sibuk dengan urusan duniawi

Dunia seakan merubah kebenaran
Tujuan kita hidup di dunia ini
Mereka terus berlomba mencari harta
Sampai tak acuh apa yang diperbuat

Orang-orang bagai sebuah robot
Yang seperti budak harta
Tanpa memikirkan suatu hal pasti
Yaitu adanya kematian

Sampai tiba datang ajalnya
Semuanya pasti dilakukan
Untuk memperbaiki akhlak
Dan juga menghapus dosanya

Tetapi...
Terlambat sudah tiada guna
Karena waktu tak berpihak
Tidak sempat untuk bertaubat
Dan hanya teringat saat ajal menjemputnya

3. Puisi Kebersamaan OleH: Laili Haryantia

Hati tentram penuh bersyukur
Kehidupan makmur karena tidak kufur

Bersedekah itu memanjangkan rejeki
Agar selamat dunia akhirat nanti

Kerjakan kewajiban sungguh -sungguh
Hidup penuh berkah dapat direngkuh

Ingatlah dalam hartamu dititipkan milik saudara
Jangan kikir untuk berbagi bahagia

Pergilah menuntut ilmu
Sempurnanya hidup bijaksanamu

Hidup rukun eratkan persatuan
Damailah dalam hidup kebersamaan

Semak , 090720

4. Puisi Dunia Dan Akhirat Oleh: NN

Bismillah
Dunia seakan belum puas di genggam
Terus dikejar kemanapun berlari
Padahal dunia hanya ilusi
Panggung sandiwara lepas
Hanyalah sebuah permainan kebahagiaan sesaat
Yang bisa saja selamat dan tersesat

Dunia seakan tertawa puas
Melihat manusia bersujud kepadanya
Bahkan tulang belulangpun direlakan
Tapi apakah mereka ingat akhirat?
Tempat yang kekal selamanya

Berlari ke kantor telat satu menit saja terburu-buru
Melangkahkan kaki lebar-lebar agar tak tertinggal

Dunia seakan kehidupan kekalnya
Apakah sama akhirat kau kejar seperti itu?
Shalat telat satu menit saja kau bahkan tak peduli

Katamu Allah Maha Pengampun
Namun bukan untuk mengampuni kesalahan yang sengaja dilakukan
Bahkan kau pun tau apa dosanya
Dunia seakan berkuasa
Akhirat dianggap bodo amat

Marilah saling menegur kala diantara kita tersungkur
Terjerumus dalam kesesatan jalan kemaksiatan

5. Puisi Sakaratul Maut Oleh : Ash.ryant

Jika ajalku merajut maut tak inginku ada duka berserakan
Jika ajalku meraut maut tak inginku lama dalam kelam
Tebatasan helaan napas sudah diatas letih hembusan napas terakhir mulai berserak

Gemuruh dosa-dosaku mengaung
ratap tatap tragis berdukapecahkan tangis
Tuhan malaikat mautmu sudah menjemput menyeret ruhku,
mencabit-cabit jasadku

Segelas air tak mampu memadamkan bara perihnya
Pedih, menyinggahkan jasad yang dingin
harapku ada pertolongan namun manusia hanya penonton
Surga nan neraka jawabnya dari pertanyaan si pendosa bersifat langit

Miliaran zat-zat tuhan mulai bertasbih dalam pikiranku
Jutaaan dosa mulai bersemayam kembali dalam tatapku
Ribuan sesal menyinggah tanpa undangku
Ratusan barisan takut mulai hidup enggan lagi tuk menepi

Manado, 30 Mei 2020

6. Puisi Renungan Kematian (Bekal Akhirat) Oleh: NN

Lahir dalam kandungan ditemani kesendirian
Berjalan di muka bumi dalam pengabdian
Bertemu banyak topeng-topeng kemunafikan
Hingga ajal menjemput dalam kesunyian

Mati dalam kesendirian
Arungi materi kehidupan takkan ada habisnya
Semua akan berakhir dalam sebuah kematian

Harta takkan bisa menyelamatkan
Pangkat dan jabatan ditinggalkan
Semuanya hilang seketika
Tak berguna menghadapi kematian

Menunggu di alam kubur dengan renungan
Renungan tentang hari penghakiman
Setiap amalan harus dipertanggung jawabkan

Penyesalan abadi menyelimuti hati
Bagi mereka yang sempit imannya
Harta melimpah, namun sedikit amalannya
Hanya mengejar kesenangan belaka
Lupa bahwa semua itu tak berguna

Kabar gembira bagi mereka bersiap diri
Akan sebuah janji dari zat yang Maha Suci
Amalan sudah dikumpulkan dalam kehidupan
Kini siap menunggu balasan-balasan kebaikan

Tidakkah kita mengerti?
Bahwa kehidupan di dunia hanya sementara
Semua yang bernyawa pasti akan mati
Itulah hukum alam yang pasti terjadi

Amalan-amalan sholeh itu adalah bekal
Bekal untuk mengarungi kehidupan yang abadi
Perbanyak bekal agar tidak kesulitan nanti
Jangan larut dalam kesenangan dunia
Hanya penyesalan yang akan dirasakan nanti

Perbanyak amal perkuat iman dan ketaqwaan
Munculkan kesadaran didalam diri
Demi perubahan hidup yang sejati

Lihat Juga: Puisi Indah Tentang Takdir Kehidupan, Cinta

Demikianlah kumpulan puisi dunia dan akhirat, baca juga puisi religi atau puisi agama dihalaman lain blog puisi dan kata bijak. semoga puisi tentang sunia akhirat diatas dapat menginspirasi untu sadar akan kehidupan duniawi

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.