Skip to main content
Kumpulan Puisi Renungan Malam Hari yang Sedih Menyentuh Hati

Kumpulan Puisi Renungan Malam Hari yang Sedih Menyentuh Hati

Kumpulan puisi renungan malam hari yang sedih menyentuh hati. Setelah berbagai macam tema puisi tentang malam yang dipublikaskan, maka kali ini adalah puisi malam hari dalam bentuk kata kata renungan yang mengharukan, berisikan bait-bait puisi renungan dosa, puisi sedih atau puisi kesedihan serta puisi renungan cinta yang menyentuh hati.

Sebagaimana renungan berasal dari kata renung atau termenung, yang artinya diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam. Namun secara definisi renungan adalah proses memikirkan sesuatu dalam keadaan diam dan dalam-dalam. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori seperti teori pengungkapan dan lainnya.

Adapun daftar susunan judul puisi puisi renungan malam hari yang sedih menyentuh hati diantaranya:

Sekitar tiga belas judu puisi tentang renungan malam atau kata kata renungan malam yang menyentuh hati, dalam bentuk bait bait puisi malam hari yang sedih.


Kumpulan Puisi Renungan Malam Hari yang Sedih Menyentuh Hati

Renungan pada umumnya biasa dilakukan untuk mengintrofeksi diri sendiri, dan fungsi renungan adalah sebagai cara untuk melihat jauh ke depan, melihat ke dalam diri sendiri dan lain sebagainya tujuan untuk merenung. dan beri adalah kumpulan puisi renungan, diawali dari puisi renungan malam Islami. silahkan disimak saja puisinya dibawah ini.

Puisi Renungan Malam Hari yang Sedih

#1. PUISI RENUNGAN MALAM ISLAMI
Oleh: Manson Roby

Fajar sebelum subuh
Sebelum ayat-ayat keluh
Mengumandangkan setiap tubuh
Tertidur lemah
Terlelap sudah

Bangunkan aku dari tiap-tiap indera
Getarkan rasa yang salah
Sentak seirama masuk dalam ilahi
Tak seimbang oleh bakti diri
Yang menatap kosong hari ini
Acuhkan diri sendiri
Lupa pada ilahi

Oh.. Tuhan aku berserah diri
Banyak jurang lahar ini
Membakar kesedihan
Kehampaan...

Oh.. Tuhan cukupkah aku sebut nama-Mu
Dalam kondisi telah jatuh
Lalu setengah peduli
Pada kebenaran-Mu
Yang melahap sedikit hati ini

Menunggu...
Jika kita tak kembali pada tubuh ini,
Atau bosan membunuh sikap kami,
Hanya sedih bergantung pada keluh kesah kami.

Back to list title kumpulan puisi renungan malam hari ↑

#2. PUISI RENUNGAN MALAM HARI

puisi renungan malam hari

Selanjutnya puisi tentang renungan malam adalah puisi renungan malam hari atau puisi- puisi tentang malam, nah bagaimana kata kata renungan dan kata kata malam dalam bait puisi renungan hati di malam ini, untuk lebih jelasnya disimak saja puisinya berikut ini


Renungan Tengah Malam
Oleh: YynW.

Malam tak bertabur bintang, langit
menantang hitam rintikmu yang hadir
saat aku menatap pada malam,

Meremang,
Tiada cahaya yang aku lihat dari mataku
Kemana Angin..!
Yang engan berbisik
Terasa berat ada dalam angan,

Sepi saat aku meraba angan yang jauh
Seakan kau melambai
Dan aku ingin kau
Untuk selamanya
Di setiap napasku.


Renungan Malam
Oleh: Pholo Scooterist Merahmarun

tatkala kita lahir,
sampai berujung usia akhir,
tidak kah kau berfikir,
kita yang awalnya dituntun,
kaki hanya mampu berayun,
akan kembali dituntun,
tatkala tubuh bergelut dEngan umur

tidakkah kau berfikir,
kita yang biasa tertawa,
akan menangis saat sendiri di hari tua...

tidakkah kau berfikir,
adalah tongkat yang kau gunakan untuk kekerasan,
ialah teman paling setia untuk kita besok mengukur jalan,

apakah goresan ini belum cukup buatmu sadari,
bahkan tongkat pun telah mengerti,
bahwa apa yang dia tapaki,
itulah tempatmu kembali,...

Renungan malam
Oleh: NN

Manusia hanyalah pengendara di atas punggung usianya.
Digulung hari demi hari, bulan, dan tahun tanpa terasa.

Nafas kita terus berjalan seiring jalannya
Waktu, setia menuntun kita ke pintu kematian..

Sebenarnya dunialah yang makin kita jauhi dan liang kuburlah yang makin kita dekati.
Satu hari berlalu, berarti satu hari pula berkurang umur kita.


#3. PUISI RENUNGAN JIWA (KETENANGAN JIWA)
Oleh: PutriAulia

Hening rasa di dalam jiwa
Sejuk nya meniti tepian kekosongan
Hadirnya kesendirian memapah renungan
Kesunyian pun mulai datang menyapa

Di kala tubuh tak lagi tangguh
Dan kaki pun mulai rapuh
Saat langkah sampai pada titik jenuh
Sudah masa nya melepas penat yang merengkuh

Hingar bingar tak lagi di hiraukan
Celotehan riuh pun telah di tepiskan
Buat apa harus di pedulikan
Karna suara nya hanya menawarkan kegaduhan

Tinggalkan semua kebisingan
Karna hadirnya menggoreskan keresahan
Biarkan sejenak diam dalam ketenangan
Sehingga nurani temukan sebuah jawaban

Back to list title kumpulan puisi renungan malam hari ↑

#4. PUISI RENUNGAN MALAM SEDIH

puisi renungan malam sedih

Dan bagian keempat puisi sedih untuk renungan malam adalah puisi renungan malam sedih, bagaimana kata kata puisi dan kata kata tentang malam sedih dalam bait puisi renungan ini, untuk lebih jelasnya disimak saja berikut ini puisinya.


DALAM RENUNGAN MALAM
Oleh: Tri Raden

Biarlah sang bayu menembus dinding pintu
Suaranya parau terdengar samar
Lengking lirih jeritan belalang
Sampai juga ke telinga dalam pekikan

Haruskah kucabuti bulu kuduk
Biar rasa merinding hilang dari angan
Di antara jeritan dan lenguhan malam
Walau sayup namun jelas terdengar

Aku masih terkapar tiada berdaya
Tubuh membatu, jari-jari pun kaku
Haruskah mencari sapu lidi
Untuk menopang tubuh kerontang ini

Malam kian temaram
Biarlah berlalu dalam sepi
Sementara bilur luka masih meraja
Menghiba dalam sentilan doa


RENUNGAN MALAM
Oleh: Rizza Syakieb

Ada dan tiada
Ada menjadi makna
Ada memberi arti
Atau ada tanpa makna dan tak memberi arti

Coba kau renungkan
Jika adamu tak menggenapi
Juga ketiadaanmu tak lagi mengganjili
Lantas dimana engkau mesti memijak kaki

Apa yang mau kau sombongkan
Cantik dan tampan
Harta dan kekayaan
Gelar dan jabatan
Hanya sebatas nafas di tenggorokan

Kembalilah
Kepada nuranimu
Dimana hati kecilmu memandu
Pijak langkahmu menuju
Sang Hyang Satu


#5. PUISI RENUNGAN CINTA
Oleh: Manson Roby

Rahasia di dalam cinta
Tak mungkin luluh oleh harta
Namun terurai setia
Selamanya

Roh itu mulia
Beriman dalam pelita
Bercahaya hikmah
Jauh dilubuk sukma

Jadikanlah singgasana
Beralaskan nikmat kuasa
Yang memberi hidup-Nya
Walau satu detik nista

Dengarlah bisik cinta
Pada pencipta segala-Nya
Coba renungkan darimana?
Coba diam untuk pertanyaan?
Hidup mau kemanakan.

Back to list title kumpulan puisi renungan malam hari ↑

#6. PUISI RENUNGAN SEDIH

puisi sedih renungan hati

Kesedihan adalah hal yang paling sering dialami seorang yang memiliki rasa empati yang tinggi, hal itu merupakan suatu hal yang wajar karena manusia memiliki rasa dan perasaan.

Dan berikut adalah puisi sedih renungan malam, bagian keenam kumpulan puisi renungan, yang berisikan puisi kesedihan dan puisi dan puisi sedih renungan hati, untuk lebih jelasnya bagaimana puisinya disimak saja berikut ini.


Renungan Kesedihan
Oleh: Yunietha Khumairah

Tak ada lagi senyuman di pipi
Hanyalah air mata yang membasahi
Cambukan dosa yang menyakiti.
Kembali ingatkan kesedihan hati

Tuhan....
Betapa sakitnya takdir ini.
Renungan,,kenangan tinggalah kenangan.
Renungan,,harapan tinggalah harapan.


Renungan Hatiku
Oleh: Anjani

Tertuju pada luka lama
Kegagalan yang tak semestinya
Jadikan cambuk kecil menguliti
Dari satu tujuan aku berbenah diri

Dari segala khilaf berlebihan
Aku bersandar oleh dinding Tuhan
Lalu menyimpuh pada altar sajadah
Menina bobokan jiwa yang gelisah

Ini pertamakali kurenungkan
Untuk lebih mengetahui dan jelas
Sebanyak apa yang aku perlakukan
Duniaku tak pernah mengubris
Mengingatkanku seperti mereka yang insaf.


#7. PUISI RENUNGAN DOSA
Oleh: Jamila Markum

Dosa di hati
Lahirnya tidak berwarna
Tiada bau
Tiada rasa

Dosa di hati
Jika di santuni munib dan suci
Atau di biarkan menggunung bergari
Kerkeladak dan terus berombak
Lalu di sahut lidah dan tindak
Tidak malu menghentak dan membentak

Pekungnya tidak terkepung
Busuknya menghunus lapuk
Bisanya pedih terus membida

Dosa di hati
Tidak mampu bersembunyi
Tidak juga bersanding dengan ikhlas yang suci
Satu waktu yang tidak di tunggu
Bakal terserlah juga aib jijiknya

Dosa di hati
Tiada warna, bau dan rasa
Namun hina dan nistanya
Bagai satah bisul di balik tirai
Hanyir derai terbuai .

Back to list title kumpulan puisi renungan malam hari ↑

#8. PUISI RENUNGAN MALAM ISLAMI MENYENTUH HATI
Oleh: Riris Ladafi

Gelap gulita tanpa cahaya
Sunyi sepi suara manusia
Aku duduk menatap langit tanpa sinar rembulan
Kucari suara kehidupan yang terdengar hanyalah nyanyian jangkrik malam

Mataku pun lelah memandang
Hingga kubiarkan mata terpejam tuk sejenak berpikir tentang kematian
Terhimpit di dalam kubur yang sempit
Sendiri dalam kesakitan

Gelap gulita tanpa seorang teman
Harap kesadaran pada insan
Hanya dengan manisnya iman dirimu akan terselamatkan


Demikianlah Kumpulan puisi renungan malam hari yang sedih menyentuh hati, baca juga puisi -puisi sedih yang menyentuh hati lainnya atau puisi kesedihan cinta, yang telah diterbitkan sebelumnya, semoga puisi - puisi malam sedih diatasa dapat menghibur pembaca yang mungkin saat ini sedang dilandah kesedihan.

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar
Tutup Komentar