Skip to main content
Kumpulan Puisi Tentang Proklamasi Kemerdekaan RI  / Puisi Hari Merdeka 17 Agustus

Kumpulan Puisi Tentang Proklamasi Kemerdekaan RI / Puisi Hari Merdeka 17 Agustus

Kumpulan Puisi Tentang Proklamasi kemerdekaan RI / Puisi Hari Merdeka 17 Agustus. Hari Kemerdekaan Indonesia ( HUT RI ) diperingati setiap tanggal 17 Agustus setiap tahun oleh seluruh warga negara Indonesia, hal hal inilah yang diulas dalam puisi tentang kemerdekaan indonesia dan puisi tentang proklamasi.

Saat pertama kali kemerdekaan Indonesia di proklamirkan pembacaan teks atau naskah proklamasi dibacakan oleh presiden pertama Indonesia yaitu Soekarno.

Untuk untuk mengenang kembali sejarah proklamasi, puisi kemerdekaan 17 agustus 1945 yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak kali ini adalah puisi - Puisi tentang proklamasi kemerdekaan Indonesia atau puisi hari merdeka 17 Agustus dan puisi tentang kemerdekaan indonesia.

Di kutip dari Wikipeda, teks atau naskah Proklamasi Klad adalah asli merupakan tulisan tangan sendiri oleh Ir Soekarno sebagai pencatat, yang merupakan hasil gubahan (karangan) oleh Drs Mohammad Hatta dan Mr Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo.

Dan yang merumuskan proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia terdiri dari Tadashi Maeda, Tomegoro Yoshizumi, S. Nishijima, S. Miyoshi, Mohammad Hatta, Soekarno, dan Achmad Soebardjo.

Begitulah sekilas tentang Naskah Proklamasi tema puisi kemerdekaan RI atau puisi hari merdeka 17 Agustus yang diupdate untuk kesempatan ini, untuk memperingati HUT RI Ke 73 yang jatuh tepat di hari Jumat.

Dan Berikut ini adalah daftar judul puisi tentang proklamasi kemerdekaan RI yang diterbitkan puisibijak.com atau blog puisi dan kata bijak diantaranya:

Tujuh Puisi bertema Proklamasi atau puisi tentang Proklamasi, yang bisa dijadikan contoh puisi untuk memperingati hari kemerdekaan Republik indonesia.


Kumpulan Puisi Tentang Proklamasi Kemerdekaan RI / Puisi Hari Merdeka 17 Agustus

Puisi bertema proklamasi yang diupdate ini, tentunya terinspirasi dari teks atau naska proklamasi, dirangkai dengan kata kata puisi sehingga menjadi kumpulan puisi proklamasi, atau puisi proklamasi kemerdekaan RI.

Bagaimana kata kata proklamasi dalam bait-bait tujuh puisi kemerdekaan 17 agustus 1945 yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak, untuk lebih jelasnya disimak saja puisi tentang kemerdekaan indonesia dalam bait bait puisi tentang proklamasi dibawah ini.


MIKROFON PROKLAMASI
Karya YS Sunaryo

Bendera-bendera menjulang
terpanggang panas siang
pahlawan di mana gerangan
masihkah jiwanya menghunus perang

Tiang-tiang bendera gosong
baranya menyumpal mulut kosong
yang telah membunuh pahlawan
dengan runcing pengkhianatan

Luka-luka meregang
hanyut di terjang gelombang
di mana nyata para pejuang
yang biasa lantang di depan kaca

Luka tak bisa lagi dibawa berlari
ketika di ujung garis adalah kematian
maka lagi-lagi mesti revolusi
sebagai suara mikrofon proklamasi
pada upacara bendera pagi nanti

Jakarta, 15 Agustus 2018


PROKLAMASI
Oleh: Damianus Ose

Gembira hati mendengar kata proklamasi
Terdengar pekikan merdeka menggemah mengangkasa
Derap langkah terdengar berirama

Lambaian tangan mengiringi arak-arakkan
Berjuta ucap terdengar
Bebas dari...
Bebas untuk...
Berkibarlah benderaku, merdekalah Indonesiaku.


PUISI PROKLAMASI
Oleh: Herda Widayati

Merdeka ! Merdeka !
Merdeka untuk siapa
Untuk kita tentu saja
Semoga demikian adanya

Hari ini aku hormat padamu
Bendera ku yang duplikat
Senantiasa berkibar
Penuh semangat

Derap-derap langkah kaki
Bersama Paskibraka
Tegaskan detik-detik
Proklamasi 73 tahun lalu

Merdeka ! Merdeka !
Hiduplah Indonesia Raya


Back to list title puisi tentang proklamasi kemerdekaan RI ↑

REFLEKSI PROKLAMASI
Oleh: A. H. Adiansyah

Telah terbaca puisi merdeka
Suara gelegar menciptakan kengeriaan di tengah tengah
Pancaran sinar meneroka alam
Bahwa sesungguhnya naluri sudah berdiri tinggi

Sudah sekian lama perpisahan merundung kematian kolonialisme
Hilang diterjang
Dan di sini masih tersisa
Gununggunung
Lautlautan
Hutanhutan
Lembahlembah
Tanahair
Adalah saksi pilu sebuah simbol merdeka yang miskin nihil
Taklain hanyalah candraan belaka

Oh duhai Tuan raja beri kami bukti
Tentang pengertian merdeka
Di saat tanah ini bukan milik kami
Sawah bukan punya kami
Laut bukan kami empunya
Tambang bukan hak kami

Jangan biarkan genangan itu tetap gerimis di kotaku banjir
Agar keadilan sosial mengembara ke pelosok kampung halaman
Kini tak ku jumpai senyum itu di panggung perayaan 17
Kecuali hanya menggodaku bermain mata

Puisi merdeka kembali meraung
Kali ini
Suaranya parau akibat tragedi politik bangsa
Kekeringan,kemarau,kelaparan,kematian
Sering menyumbang maknamakna proklamasi
Dan pada perjumpaan siang dan malam
Puisi Merdeka bisu dan sekarat.

Kepulauan Arafura. Maluku


PUISI PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI 17-08-1945
Oleh : siamir marulafau

rasa haru sejuta rasa terbayangkan sungguh
detik-detik proklamasi diproklamirkan oleh Bung Karno & Hatta
seiring dunia tersenyum, heran mengagungkan betapa
perkasanya bangsa Indonesia bebas dari belenggu penjajahan

tiada hari esok lusa meluapnya rasa senang di hati rakyat pada
masa lalu sampai sekarang terlupakan tidak dari sabang sampai
merauke bangsa Indonesia bersatu berdaulat bersatu teguh
bercerai kita rubuh dengan prinsip dasar "Pancasila" & UDD 1945
terhimpun segalanya dalam aksara perpuisian, di mana generasi
menanamkan di relung hati masing-masing bahwa indonesia
negara kesatuan

proklamasi, ikrar pernyataan sesungguhnya diucapkan
di mana dunia geger, terheran-heran gigihnya bangsa Indonesia
bejuang demi nusa dan bangsa sampai tumpah darah di segala
penjuru tanpa merasa lelah, berani takut tidak akan kematian
dalam membela tanah air pada masa lalu

proklamasi kemerdekaan terlukiskan tercantum dalam dada
sukar terlupakan sebagai hasil perjuangan penderitaan rakyat
seiring Bung Karno dan Hatta sebagai pelopor beserta para
pahlawan di tanah air berjuang demi kemerdekaan negara RI
dimata dunia, Tuhan sebagai penyaksi seru sekalian alam


PUISI PROKLAMASI
Oleh: ISK

Aku menengadah ke langit, sambil mencari wajah tuhanku
Awan sangat ramah, kota pun penuh cahaya merah dan putih
Kucari jawabnya; proklamasi ini untuk siapa?

Sepanjang malam di ibukota
Berderet anak-anak lapar
Tak menghitung ini malam atau siang
Mereka mengacung-acungkan tangan di jalanan
Dan ketika pagi anak sekolah rapi berseragam menikmati sarapan
Mereka bertanya; hari ini apa yang dimakan?
Ibunya hanya mendengus,”Sana ke jalanan cari”

Akh, betapa proklamasi menjadi tidak indah lagi
Sementara orang lain menikmati di gedung-gedung tinggi, di lantai keramik, membuang-buang nasi, bermandi coca cola, membagi sisa dana ulang tahun proklamasi
Aku bertanya lagi pada tuhanku, sambil menengadah ke langit sepi
Proklamasi ini untuk siapa?
Untuk kami?
Kami yang mana?!

Back to list title puisi tentang proklamasi kemerdekaan RI ↑

Indonesia Dijajah Rupiah
Karya: Agung Ramadhan

proklamasi dikumandangkan
sang saka pun siap dikibarkan
air mata dan darah terbayar sudah
bumi pertiwi bersih dari penjajah

namun muncul problema baru
siapakah yg salah?
para petinggi negri ini yg serakah
atau rakyat yg tak mau susah?

sudahlah, orang tuaku kini mulai resah karena tidak bisa membayar uang sekolah
bahkan harus putar otak untuk membayar kontrakan rumah
mungkin tak perlu tumpah darah
tapi perjuangan kami kini lebih susah

katanya indonesia sudah merdeka
tapi kenapa masih banyak orang yg tidak bisa sekolah?
katanya indonesia sudah merdeka
tapi kenapa banyak orang meninggal karena tidak punya rupiah?

ah sudahlah, ayahku terlihat gelisah
memikirkan keluarganya besok bisa makan atau hanya menelan ludah
ah sudahlah, ibuku terlihat resah
melihat beras didapur tidak bertambah

ternyata banyak pemimpin yang tidak amanah
ternyata banyak pemimpin yang melanggar sumpah
pantas hidup kami semakin susah
tak ada bedanya seperti masih dijajah

kami hanya bisa pasrah memikirkan biaya hidup yg tak lg murah
entahlah, mungkin bangsa ini telah bebas dari penjajah
tapi sekarang indonesia dijajah rupiah.


Demikianlah Kumpulan Puisi Tentang Proklamasi Kemerdekaan RI / Puisi Hari Merdeka 17 Agustus . baca juga puisi tentang kemerdekaan indonesia yang lain di halaman lain blog puisi dan kata bijak, semoga puisi bertema proklamasi yang diupdate dikesempatan ini, dapat menghibur, dihari kemerdekaan Indonesia.

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar
Tutup Komentar