Skip to main content

#Kumpulan Contoh Puisi Ramadhan Terbaik dan Sangat Indah

#Kumpulan Contoh Puisi Ramadhan Terbaik dan Sangat Indah

Kumpulan contoh puisi ramadhan terbaik dan sangat indah. Memasuki bulan suci ramadhan berbagai kata kata indah menyambut ramadhan yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak.

Seperti puisi ramadhan, pantun ramadhan dan bermacam kata ucapan ramadhan yang menyentuh hati sebagai ucapan bersuka ria menyambut datang bulan suci ramadhan.

Bulan yang lebih baik dari bulan yang lain hanya datang dalam satu tahun membawakan sejuta keberkahan bagi umat Islami yang menjalankan ibadah puasa.

Bulan ramadan yang dikenal juga sebagai bulan puasa adalah bulan dimana perbuatan dilipat gandakan, jika berbuat baik, maka imbalan pahalanya berlipat ganda.

Begitu pun dengan perbuatan kurang baik ganjaran dosa pun berlipatkan ganda, maka pergunakanlah bulan ramadan sebaik baiknya agar bulan ramadan dapat menjadi berkah dijalani.

Dan mengenai tentang puisi dan ramadan puisi yang di publikasikan puisi dan kata bijak untuk kali ini adalah kumpulan contoh puisi ramadhan.

Jika pembaca mencari puisi islami ramadhan, mungkin salah satu puisi tentang bulan ramdahan yang dipublikasikan ini jawabannya.

Adapun masing-masing judul contoh puisi ramdhan dengan tema puisi ramadhan yang diterbitkan puisibijak.com diantaranya:

Delapan koleksi contoh puisi ramadhan, dari para pemuisi perangkai kata kata indah tentang bulan ramadhan dapat menjadi contoh puisi untuk menulis puisi islami ramadhan.


Kumpulan Contoh Puisi Ramadhan Terbaik dan Sangat Indah

Contoh puisi ramadhan merupakan kumpulan kata kata terbaik dan terindah yang dirangkai dengan kata-kata puisi yang bersumber dari kata yang terinspirasi dari bulan suci ramadhan.

Bagaimana cerita puisi dan maknanya dalam bait puisi ramadhan yang dipublikasikan puisi dan kata bijak, selengkapnya disimak saja puisinya berikut ini.


PUISI RAMADAN
Karya: Irfan Mazda

Ramadan, biasmu merekah indah
Berpendar menaungi alam raya
Bertakhta di atas altar-Nya
Engkaulah tamu teristimewa

Daun-daun merunduk menyambutmu
Angin semilir seakan berhenti ingin memelukmu
Mentari redupkan kilaunya menghangatkanmu
Manusia dan malaikat bertakbir atas kehadiranmu

Ramadan, engkaulah cahaya kegelapan
Dalam pelukmu semua menjadi keberkahan
Menyucikan dosa-dosa yang hitam legam
Menjadikan pahala kebaikan terlipat gandakan

Peluk aku Ramadan ....
Jangan biarkan napasku tiada bertasbih asma-Nya
Jangan biarkan ibadah puasaku sia-sia
Karena denganmu, kuingin meraih rida-Nya dengan istiqomah

Bekasi 16 Mei 2018


Ramadan Kareem
Oleh: Zaiton Tiron

Awal ramadan
inginku usai kerinduan
istiqomah dalam kelaparan
berjuang menahan nafsu
mengharungi senja umurku
saat~saat iman
memudar dan terkikis...

Merombak hatiku
menjunjung asmaMu
di kesempatan ramadan kareem
menggetar qolbu
menadah kerahmatan
dan air mutiara magfiroh
dari telaga bening ramadan

Ramadan ya marhaban
kusambut panggilanmu
seakan tamu istimewa
kan kuraih pesona gemilang
rahmatNya tiada jeda
merengkuhmu penuh keinsafan

Ya Izzati
anugerahi kami
mendamba syafaat
penuh fitrah
berharap rahmat


RAMADAN TERAKHIR
Karya : Salwa Amelia

Istana Samawa yang kita bina
Dari ikrar suci penuh cinta
Suka dan duka kita bersama
Bersatu, dengan gelar ayah bunda

Pada ramadan enam purnama lalu
Prahara duka hadir mengujiku
Tuhan ternyata lebih sayang padamu
Membawa ruhmu 'tuk kelak menungguku

Ramadan terakhir kita
Tiga hari menjelang Idhul fitri
Dirimu pergi meninggalkan kami
Menuju keabadian di surga

Kini, menjelang tujuh purnama
Sejak pergimu menghadap-NYA
Kembali kulalui ramadan sendiri
Tanpa dirimu lagi disini

Weleri, 05052018


JIHADUN NAFSI
Oleh : Immono Attasoya

Ramadhan bulan istimewa
Aku dan kamu adalah panjinya
Menyiapkan diri dengan pasti
Dalam perang jihadun nafsi

Menahan diri dari angkara murka
Menahan lapar serta dahaga
Melenakan diri dalam dzikir
Mengalahkan ego dalam fikir

Berlomba membersihkan hati
Meraih jiwa kembali suci
Melembutkan jiwa dengan cinta
Menebar kasih kepada sesama

06 Mei 2018

MENGETUK PINTU RAMADAN
Karya : Subchan

Masih dalam terpuruk
Pulas semalam kita bermimpi buruk
Ranjang kita basah; kuyup
Hujan datang, atap bocor jadi gugup.

Esok pagi, bergumul wajah fajar
Mengeringkan baju demi sebuah gelar
Sejenak datang mengetuk ramadan
Dengan macam kado dan kejutan.

Berhilir; jalanan mendayu langkah
Sejenak tegap di antara lengah
Jatuh dan bangun enggan menyerah
: demi dapatkan seutas berkah.

Terbata melantunkan ayat
Memanjat; lirih kidung Allahu Akbar
Menyambut datangnya bulan syafaat
Menikmati Surga tanpa rasa hambar.

Lumajang, 09 Mei 2018


RAMADHAN HADIR TANPAMU
Karya: Chinta Syair Senja

Teringat setitik hina
Seluas padangan dosa
Terkerut pasrah sucikan jiwa
Melayang lepaskan bait-bait asa

Pusaramu masih basahi bumiku
Tubuhmu kaku membujur bisu
Kekata terakhir terucap kelu
Bersimbah lara kalbuku

Aku hanya insan biasa
Hanya mampu berserah kepada-Nya
Agar Ramadhan ini 'ku jalani penuh barokah
Walaupun kau tak bersamaku

Bersama syair rindu
Nan syahdu mendayu
Mengiringi kepergianmu
Sayunya sya'aban meninggalkanku
Ramadhan kini menyapa diriku

Bandung, 6 Mei 2018


MAHA BESAR ENGKAU TUHAN
Karya: Putrie Aditya

Sepanjang napasku Tuhan
Asma-Mu kerap kusebutkan
Pada tiap awal pun akhir jalan
Jadi pedoman kuatkan iman

Atas kuasa-Mu aku ada
Pada-Mu kelak kembali jua
Membawa bukti amal kehidupun
Untuk kelak Engkau minta pertanggungjawaban

Maha Besar Engkau dengan segala firman
Pemberi cerah arah kebenaran
Bersama petunjuk 'kan adanya ujian
Dalam bujuk rayu godaan setan

Manusia tak luput dari alpa
Namun keadilan-Mu terbukti jua
Atas kasih pada apa nan Engkau cipta
Persembahkan ruang ampunan sebelum ajal menyapa

Marhaban ya Ramadan
Penuh haru hikmat penyambutan
Semoga terjabah segala ampunan
Dalam fitrah Ilahi, kembali suci di kemudian

Purwokerto; 08 Mei 2018


RINDU RAMADHAN BERSAMAMU
Oleh : Gita Cita

Assalamualaikum calon imamku
Waktu terus beranjak meninggalkan yang lalu
Aku dan kamu masih saja di rundung rindu
Entah sampai kapan batas waktu tuk bertemu

Wahai calon imamku
Bulan suci tinggal menghitung waktu
Bersediakah kau bersamaku setiap saat selalu?
Meski raga belum bersua namun hati menyatu
Kan kusebut namamu setiap akhir sujud tuk mengharap ketetapan hatimu
Menjadikanku nyata kekasih halal indah bagai ulat yang menjadi kupu

Calon imamku nan rupawan
Ramadhan bulan penuh keberkahan
Untaian doamupun slalu kuharapkan
Agar yang terjadi pada kita bukan khayalan
Namun sebuah takdir yang tersurat atas keagungan Tuhan

Senandung hati GC
Yogyakarta,5 Mei '18


Demikianlah kumpulan contoh puisi Ramadhan terbaik dan Sangat Indah. baca juga puisi-puisi tentang bulan ramadhan yang lain di blog ini, semoga puisi islami ramdhan diatas dapat menghibur, di bulan suci ramadan, tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak dan membaca puisi-puisi indah dan terbaru yang kami update, terima kasih sudah berkunjung.