Kumpulan Puisi Tentang Senja Hari Yang Indah
Kumpulan Puisi Tentang Senja Hari Yang Indah

Kumpulan Puisi Tentang Senja Hari Yang Indah

Kumpulan puisi tentang senja hari yang indah. Setelah beberapa puisi senja dan keindahan senja telah kita terbitkan seperti puisi senja di pelabuhan kecil puisi tentang puis sore menjelang malam dan kata kata tentang senja.

Kali ini, puisi senja kembali hadir menghiasai halaman Blog puisi dan kata bijak memaparkan kata kata tentang senja dalam bentuk puisi senja hari yang indah.

Kata kata senja memang selalu memiliki daya tarik tersendiri untuk dijadikan sebagai tema puisi, sebab masa ini merupakan waktu yang indah dari bagian hari yang kita lalui.

Sebagaimana diketahui senja adalah masa atau waktu sebelum menjelang malam, dimana matahari akan hilang dari cakrawala, biasanya suasana seperti ini matahari bersinar agak kekuning kuningan, biasa juga orang menyebutnya senja jingga.

waktu yang indah untuk di nikmati setelah sore hari berlalu, dan dikala matahari telah kembali keperaduannya dan akan hadir kembali di esok pagi.

Senja merupakan waktu yang indah untuk berkumpul menikmati keindahan matahari yang akan terbenam, masa seperti ini biasa di tunggu-tunggu bagi mereka para pencinta senja hari yang indah ,Untuk dapat melihat matahari yang akan tenggelam di ufuk barat.

Senja atau sore hari juga adalah masa di mana kesibukan orang lalu lalang dari aktivitas untuk kembali kerumah masing masing setelah seharian bergelut dengan rutinas kerja.

Begitu pun sebaliknya yang akan berkerja di malam hari bersiap-sip untuk memulai rutinitas di malam hari.

Berkaitan dengan kata kata tentang senja, kumpulan puisi tentang senja hari yang indah yang dipublikasikan puisi dan kata bijak menceritakan akan suasana senja atau sore hari.

Dan berikut ini adalah daftar judul kumpulan puisi tentang senja hari yang indah diterbitkan puisibijak.com antara lain:

  1. Puisi keriput senja
  2. Sajak di ujung hari
  3. Puisi kabut senja
  4. Puisi senja nan merah
  5. Puisi kisah senja
  6. Puisi senja mati
  7. Puisi senjakala
  8. Puisi lelaki penenun senja
  9. Puisi senja
  10. Puisi karam
  11. Puisi kamu dan senja

Beberapa puisi senja atau puisi tentang senja yang menceritakan tentang senja dan berbagai kata kata indah yang berkaitan dengan senja yang indah.


# 12 Kumpulan puisi tentang senja hari yang indah dan menarik

Keindahan senja memang tak dapat di pungkiri bawah senja selalu memberikan warna tersendiri sehingga senja selalu menarik untuk di bicarakan, apalagi di jadikan sebuah puisi.

Bagaimana cerita masing masing puisi di antara rangkaian bait bait puisi senja yang dipublikasikan puisi dan kata bijak.

Untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja satu persatu puisi senja dibawah ini agar mengerti makna dan artinya dibalik bait-bait puisinya.


PUISI KERIPUT SENJA
Karya: Satria Panji Elfalah

Keriput senja
Di stasiun kereta kota Serang
Kusajakkan sisa perca lembayung
Kunanti dawai langit singgah
Yang akan iringi langkah sepi malam ini
Hingga peraduan memanggil
Di antara belantara jelaga
Berkidung di titian masa
Berelegi bersama asmara

Serang, 9 September 2017.

Baca juga: Puisi senja di kaki gunung lautik


SAJAK DI UJUNG HARI
Karya: Satria Panji Elfalah

Di ujung hari ini
Kusesap kopi, kuhisap tᥱmbʌkau
Melinting sajak dari helai demi helai jelaga
Menghembuskan kanvas putih selebar permadani

Kala senja terjun di cakrawala
Undang jelaga menari bersama angin
Hujani kesunyian dengan canda tawa
Sisihkan sejenak lara yang tak jemu menghinggapi tiap jengkal hari

Bias lembayung yang dibelai cahaya penghujung hari
Mengajakku berkisah dengan embrio-embrio embun di langit
Tentang hidup gulana yang sirna di kala sore meregang nyawa
Tentang nestapa yang tersapu di jala keemasan

Lentera langit kini terlelap
Tetes demi tetes kuarsa langit menghujani horison
Bahtera mentari sudah lenyap dari pandangan mata
Kegelapan perlahan menggagahi bumi

Waktunya untuk beranjak
Cangklongku menanti pinanganku
Untuk kembali bersajak bersama kesendirian dalam kesunyian
Sampai nanti, sampai pagi

Serang, 18 September 2017.


PUISI KABUT SENJA
Karya : Chinta Mutiara Senja

Mega kelabu
Menyapa santun rindu
Seburat angan terlintas depanku
Menanyakan kerisauan hatiku

Semakin pekat hitam megaku
Gerimis berdatangan singgahi bumiku
Pijak kaki tak terjejaki langkahku
Rinai hujan memburu sepiku

Asap tebal tutupi jalanku
Setapak jingga temaniku
Berjejak gulana kalbuku
'Tika menyusuri rindu padamu

Bandung, 1 Oktober 2017


PUISI SENJA NAN MERAH
Karya : Chinta Mutiara Senja

Setiap hari terbuai mimpi
Senja nan merah di langit tinggi
Merona jingga di ujung sinar
Menciptakan rahasia pada kenangan
Menyimpul satu makna
Di ruang terdalam hati

Di bawah teriring ungkapan
Pada rona-rona yang lara kesepian
Haruskah kita mencari
Senja dalam kepedihan
Termangu di bawah pepohonan
Ketika hujan melunturi hati kegelisahan

Bandung, 29 September 2017

Baca juga: Puisi senja kala di permadani biru


PUISI KISAH SENJA
Karya: Satria Panji Elfalah

Gurat hujan warnai kanvas senja
Pijar lembayung menangkup langit
Seelok kasihmu di penghujung dermaga
Seindah kisahmu di titian hariku

Derai hujan berujung sunggingan senyum
Cintamu terasa tiada kenal penghujung
Bagai tanah tandus yang perlahan menghijau
Kasihmu tumbuhkan napas-napas kehidupan baru

Sering kali aku tak berpulang pada kasihmu
Membuatmu jumpa peraduan tanpa kecupku
Iringanku lindap dalam intaianmu
Memahat luka dalam hatimu

Gusar pualam yang tak kunjung bersinar
Aku mengunjungi duri-duri tajam kala kasihmu tak kuuntai
Sunyi senyap beratapkan penyesalan
Hinggap di antara helaan napas

Namun, untaian angin senja benar adanya
Meski dihempas ombak hingga nyaris karam
Meski dicecar makian langit
Sesungguhnya, hati ini bertuliskan namamu

Serang, 10 Agustus 2017.


PUISI SENJA MATI
Karya: Satria Panji Elfalah

Senja mati
Di pelupuk masa ia terbenam
Jemarinya kuyu
Tak lagi mampu menggapai pena langit

Sajak-sajak yang pernah ia torehkan
Pada bebatuan di sungai
Pada pepohonan di bukit
Mematung di pinggir pusara

Air mata anarki
Menjual diri di antara sedu sedan
Ditelanjʌngi tanah duka
Digagahi nisan legam

Kulihat hujan mengetuk pintu
Perginya senja berkafan hujan
Terasa sempurna
Sembunyikan air mata para sajak yang berguguran

Dalam kediaman
Aku berduka
Diinjak-injak luka
Mengutuk malaikat maut

Dalam kediaman
Aku telʌnjang
Semaput dihantam rajangan air mata
Mengutuk waktu yang berdetak

Serang, 12 Agustus 2017.

Baca juga: Puisi tetesan embun senja


PUISI SENJAKALA
Karya: Satria Panji Elfalah

Angin yang berhembus di antara kita
Membawa rasa sepi dari suatu tempat
Langit yang behenti menangis
Terlihat sangat samar

Akankah hidup ini hanya akan menjadi prolog demi prolog?
Aku adalah pemanjat waktu
Aku adalah penghabis waktu
Merentangkan tangan mengejar rinai hujan

Di atas dipan mata merona
Terjaga dalam suaramu
Hanyut bersama angin malam
Meninggalkan perih yang mendalam

Pagi mengetuk, embun menyapaku
Kembali kujalani prolog demi prolog
Merajut jalinan dawai langit
Menjumpai romansa di penghujung hari kelak

Meniti pinggiran danau dalam maya
Menenun helai demi helai gemawan dalam fana
Menanti senja menapaki teraju langit
Bersama bayangmu

Kala senja bertatapan denganmu
Mimpi membangunkanku
Di antara desah bibit gemintang
Aku mencari namamu

Serang, 1 Oktober 2017.


PUISI LELAKI PENENUN SENJA
Karya: Satria Panji Elfalah

Lelaki penenun senja
Menjumpai langit
Dalam nanar matanya
Terlukis bingkisan semesta

Tunggu aku di persimpangan
Ucapku menepuk aspal

Lelaki penenun senja
Mematung di bawah hardikan langit
Dalam helaan napasnya
Darah teruntai di atas kanvas

Panggil aku di lipatan-lipatan sajak
Peluhku menggoda lembayung

Senja dalam helai-helai benang emas
Menelurkan kain tenun
Penghias sajak-sajak
Lohjinawi

Senja dalam helai-helai​ benang emas
Bak mas kawin bagi wanita lembayung senja
Kelak, akan menjadi gaun
Perhiasan sangkar madu alam semesta

Serang, 18 Juni 2017.

Baca juga: Puisi harmonisasi senja


PUISI SENJA
Karya: Satria Panji Elfalah

Ketika senja bertakhta
Duka mana yang mampu kuarak?
Mengunggah senyuman di bilik-bilik nirwana
Menggenggam bahagia di sela-sela sayap bidadari
Terangkum dalam ketukan masa yang singkat ini

Serang, 8 September 2017.


PUISI KARAM
Karya: Satria Panji Elfalah

Delapan tahun telah berlalu
Sejak kau angkat sauh
Dari dermaga senja yang kuuntai bersama sisa pelangi
Hitam menjerang, mengikat nadi

Jermal-jermal kuyu
Berkisah pada rembulan
Bahteramu menjauh
Tiada hiraukan camar-camar yang kuutus untuk menjemputmu

Debur ombak menghanyutkan air mataku
Di pelupuk cakrawala ia larut
Bersama noktah-noktah kerdil harapan
Yang pernah kita untai di atas birunya langit

Gemintang enggan bersenandung
Gemawan legam menjabarkan perjalananmu
Tiap detik, kau kian jauh
Jauh, sejauh mata menelisik

Kisah demi kisah berguguran
Impian kita yang kau semai di antara karang
Janji kita yang kau tuang di antara desir angin laut
Karam di pangkuan

Detik demi detik meniti hari
Kau tetap takkan memutar haluan
Buritanmu tetap memunggungiku
Tujuh samudera jaraknya

Malam kian larut
Kutemukan diriku dalam kediaman
Pasir pantai memasung kakiku dari keberangkatan
Entah apa yang kunanti, kau takkan mungkin kembali

Serang, 13 Agustus 2017.


PUISI KAMU DAN SENJA
Karya : Chinta Mutiara Senja

Aku kira
Senja tak begitu indah
Karena tak mampu melihatnya
Pelangi pun tak berwarna
Karena hanya tinta hitam
Legam dalam pandangan

Aku mengira
Dawai hujan tak bernada
Dan apa kau tahu arti hujan?
Hujan yang mengirimiku
Nada rintikan melalui kenyamanan
Melodi rinai menyentuh nadiku

Yang aku tahu aku tanpamu
Hujan pun enggan menyapa rintiknya
Kekasihku, apa benar namamu
Yang selalu di bawa rintik hujan
Jika iya maka kedatanganmu
Memecahkan kerisau di hatiku

Kini aku dapat melihat senja
Begitu indah dalam netra telajangku
Mengganti tinta hitam legam
Dan begitu berwarna
Di setiap lukisan hatiku
Membuat candu perasaan ini

Jangan kau beri melodi angkuhmu
Karena aku mencintaimu

Bandung, 10 Oktober 2017


# Catatan tentang 11 puisi senja

Puisi senja yang telah kita simak diatas karya dari dua orang pemuisi, Nama masing masing keduanya ada di bawah judul puisi mereka.

Jika kedua belas puisi tentang senja di atas masih kurang menarik silahkan simak puisi senja indah yang dengan judul berbeda tentunya di halaman puisi dan kata bijak.

Baca juga: Puisi senja di Desa


Demikianlah kumpulan puisi tentang senja hari yang indah. Simak/baca juga puisi senja yang indah dan keren lainya di blog ini, semoga semoga puisi senja diatas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa pada puisi tema senja selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak atau membaca puisi-puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Advertisement

Baca juga:


Your Reactions:

Buka Komentar