Puisi Pendek Tentang Kata Kata Kerinduan Romantis
Puisi Pendek Tentang Kata Kata Kerinduan Romantis

Puisi Pendek Tentang Kata Kata Kerinduan Romantis

Puisi pendek tentang kata kata kerinduan romantis. Kerinduan adalah pusat energi yang bersumber dari adanya hubungan asmara antara dua manusia berlainan jenis yang membuat perasaan selalu mencari kepada seorang yang dirindukan.

Tanpa adanya kerinduan dalam hubungan cinta, maka perasaan untuk mencari tak pernah ada.

Dan tentunya dapat di pastikan bahwa hubungan itu hambar, sebab ketidakadaannya bunga bunga cinta yang berkembang di dalamnya.

Ketika kerinduan itu selalu berkembang dari waktu kewaktu maka buah keromantisan dari hubungan cinta romantis dapat dituai dengan rasa bahagia bersama seseorang dalam menjalani hubungan asmara.

Di dalam perjalanan sebuah cinta tanpa adanya kerinduan daya semangat menjalaninya dapat melemah dan akan padam di waktu tertentu yang bisa saja menghentikan perjalanan cinta tersebut, sebab daya tarik dan energi yang bersumber dari kerinduan telah hilang.

Dan ketika hal seperti ini terjadi umumnya disebabkan dengan adanya pengalihan tertentu, sehingga untuk mengingat pada seseorang dapat terlupakan karena ada pengalihan tersebut dan kerinduan kepadanya pun hilang.

Maka dalam hubungan tumbuhkan selalu kerinduan, karena kerinduan pada kekasih adalah anugerah terindah dalam sebuah perjalanan asmara.

Dan umumnya dalam suatu hubungan adanya kerinduan karena ada perasaaan cinta yang mengikat dalam hati, yang biasanya hadir dan mengusik rasa ketika dalam keadaan sendirian atau sedang dalam kesunyian.

Sehingga perasaan untuk di temani hadir dan mengharapkan seorang yang telah menjalin kasih hadir menemani, untuk memenuhi permintaan rasa yang tumbuh karena cinta.

Perasaan rindu adalah daya hidup dari adanya rasa suka dan cinta kepada hal yang dirasa di cintai dan di sukai.

Sebab dengan adanya rindu perasaan akan selalu ingin melihat, bertemu dan mencari, hal hal yang di rasa berkesan dalam hidup.

Dan rasa rindu dan kerinduan itu akan sangat terasa ketika berada jauh, atau terpisah jarak, apa lagi ketika rindu dengan kekasih yang jauh.

Sungguhlah kerinduan itu akan selalu hidup dalam hati. yang bisa membuat seorang bertingkah di luar batas kewajaran. karena di landa kerinduan yang mendalam.

Mungkin begitulah sekilas tentang kata kata kerinduan, seperti tema puisi pendek kerinduan yang dipublikasikan puisi dan kata bijak di kesempatan kali ini,

Puisi pendek tentang kata kata kerinduan romantis bawah ini. puisi puisinya tak berjudul sebab hanya bait bait pendek, yang berisi tentang kata kerinduan.

Silahkan disimak saja kata kata rindu dan puisi pendek tentang kerinduan romantis berikut ini.


Puisi Pendek Tentang Kata Kata Kerinduan Romantis

Aku tak tau lagi bagaimana caranya menghindari kerinduan,
Yang dari kemarin terus berdatangan mengisi ruang hati,
Dan tetap memilih untuk singgah di rasa yang sama,

Apa sih pagi itu, Tanya sekelompok bunga yang baru merekah secara tiba-tiba
Katakan saja Pagi adalah salah satu sahabatku,
Ucap malam yang mulai remang-remang oleh cahaya fajar
Sedang bagiku, Pagi itu Dimana ada seduan teh yang terbuat dari serbuk sari kasih,
Sambil menikmati kerinduan,

"Yusup Mahadi"

Dimanakah kerinduan itu berada,
Tak aku jumpai wujudnya,
Meski hanya sekelabat bayangan
Tak kudapatkan batang hidungnya

Didalam kerinduan, Terlantunkan lirik-lirik sederhana buatmu yang terpisahkan oleh jarak, Sebab alam pikir ini semua hanya tentang dirimu bidadariku
Dan setiap mengingat matamu yang puisi. Aku menemukan rembulan yang tak pernah redup cahaya didalamnya,

"Yusup Mahadi"


Bicara hati, Biasanya hanya siempunya saja yang mengerti,
Sebab semua bisa berupa realita atau fantasi belaka
Antara dua sisi Kerinduan dalam kesendirian.


Waktu dan masa memang belum berpihak pada kita.
Tapi rasa ini harus tetap berpaut
Meski didalamnya hanya ada sebait kata tentang kerinduan Yang terenggut oleh kesendirian
Dan semua cerita masih tersemayam dengan rapi,
Semoga suatu saat itu mampu menjadi hiasan kalbu bersemi kala bersama lagi.

"Yusup Mahadi"

Ingin rasanya teriak, Tapi teriakku pasti tak terdengar olehmu
Saat ini kan kita berjarak, Dalam kerinduan masing-masing
Sebab senyummu adalah hal yang paling kusuka berhias kepolosan.

Aku masih terperangkap pada ruang kesendirian ini,
Dan terpejam dalam syair-syair kerinduan,
Hanya menunggu dalam lelap tidurmu,
Meski demikian takkan banyak kata manis yang kutuangkan
Sebab angin malam pun ingin menjadi bahagian dari puisi kerinduan itu.

"Yusup Mahadi"

Aku berpikir tentang sesuatu yang sulit untuk diramalkan,
Sambil rebahan diantara pendarnya cahaya rembulan,
Saat tersadar dari lamunan itu
Ternyata aku hanya seekor pungguk yang kesepian
Terhanyut dalam kerinduan.

Apalah arti sebuah kerinduan
Bila kesabaran akan menghadiahi kita dengan kejutan yang luar biasa
Dan kesabaran juga akan memberi kebahagiaan yang lebih lama usianya
Kita metinya sadar tentang itu
Bahwa semu ini tidak akan lama.

"Yusup Mahadi"

Aku ingin menjadi bahagian dari tetesan embun
Menghapus kerinduan, Yang melekat pada kelopak mata
Berusaha berjaga dari kesendirian Untuk sekedar melihat senyumanmu

Keheningan malam membuat kita ingat akan kerinduan dan,
Kesendirian mengingatkan kita akan kebersamaan..

Kerinduan ini hanya akan menambah kenangan
Sedang semua terperangkap pada gelapnya langit,
Ya inilah yang disebut lika liku kehidupan
Sajak pun sudah berkisah tentang sebuah perpisahan terbungkus rapi dalam kesendirian

Teruntuk bidadariku selalu menjadi aktor utama dalam doa-doaku
Menjadi trending topik pada setiap kerinduan.
Pagi ini Dimana tetesan-tetesan air membasahi bumi
Kutitip kesejukan lewat beningnya embun
walau sekedar untuk bertanya tentang kabar dirimu.

"Yusup Mahadi"

Angin Aku titip secarik puisi sampaikan kepada sekeping hati disana
Tentang pesan rindu seorang lelaki Yang kini dalam kesendirian
Angin Jaga sajak dalam secarik puisi itu Tetap utuh dan tak kehilangan satu huruf saja
Agar dia tahu bahwa aku pernah ada dalam kerinduannya
Dan itu masih terasa saat ini.


Diam-diam kutitipkan kata pada awan,
Dimana nanti disaat lelah karena perasaan,
Dia akan turun bersama hujan menyentuh setiap keraguan
Dan mengobati irisan-irisan kerinduan hingga hati menjadi tenang.

"Yusup Mahadi"


Bila masih ada kerinduan itu,maka pandanglah awan telah kulukiskan gambarku pelangi masih berwarna,setelah hujan siang ini dan bila tak ada rindumu,untukku biarkan,mendung hitam menggantikannya.  "‎Jay Permana"

Kesendirian terkurung dalam kotak kerinduan.dimana diri.dipekerjakan masalalu.melayani satu persatu kenangan.

"‎Umi Zain"

Kerinduan adalah pungguk yang tak henti berdendang menghibur rembulan,
Disaat senja perlahan beranjak Gelisah mulai mengikat diri,
Dan sunyi menyelinap datang dari sudut masa lalu,
Rasa rindu mulai memanaskan keheningan
Dimana sepiku juga sepimu Diam-diam terbawa angin
Yang tinggal hanya sebuah perasaan itulah kenyataan.

Sebagian orang berusaha Kembali jatuh cinta Namun hatinya tak berhenti Menyuarakan kerinduan yang sama Pada hati yang lama

Hati jadi sepi, Kala riyuh hiruk pikuk roda kehidupan mulai dikayuh
Ketika sang kekasih jauh disana Kerinduan melanda meringkuk pada rasa yang terdalam

Molekul cinta berterbangan diudara jutan angan belapis kerinduan redup redam dimakan waktu dan usisa, jutan manusia miliaran cerita

Kemarin malam, Percakapan antara aku dan rintik hujan, Menjadi persamaan antara kamu dan kerinduan ini

kedamaian kini menyelimuti hati, Mengenang sang pujaan hati, Walau perih luka kurasa kini, Kerinduan pun tak dapat dibohongi.

Bersamamu ku ingin bahagia Memeluk kerinduan menggapai harapan,
Bersamamu ku akan lewati, Perjalanan yang penuh onak dan duri, Meraih mimpi menjadi kenyataan

Dalam kerinduan yang semakin membeku, Bagaikan setetes embun basahi sekuntum bunga nan harum mewangi, Tak bisa terlupa dan sirna, Dia dan Aku Selalu bersama


Demikianlah puisi pendek tentang kata kata kerinduan romantis. Simak/baca juga puisi kerinduan yang lain di blog ini, semoga kata kata tentang kerinduan di atas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Advertisement

Baca juga:


Your Reactions:

Buka Komentar