Skip to main content

Puisi Rindu Tak Tersiram | Kumpulan Puisi Tentang Rindu Dan Kehidupan

Puisi Rindu Tak Tersiram | Kumpulan Puisi Tentang Rindu Dan Kehidupan

Kumpulan puisi tentang rindu dan kehidupan | puisi rindu tak tersiram, Rindu adalah sebuah perasaan ingin bertemu ingin melihat terhadap sesuatu.

Biasanya, rindu sering dialami oleh orang-orang yang menjalin hubungan asmara, berarti, Rindu adalah sebuah apresiasi kecintaan seseorang kepada orang lain dalam kehidupan yang dijalani.

Rindu tapi tak bisa bertemu sungguh sebuah perasaan yang menyesak, sebagaimana pengertian rindu juga sangat luas bukan hanya tentang asmara.

Seperti rindu ayah rindu ibu rindu sahabat dll. Begitulah mungkin tentang kata rindu, tema puisi yang dipublikasikan puisi dan kata bijak untuk kesempatan kali ini

Dalam kehidupan sehari hari banyak diantara pelaku rindu yang tidak bisa mengontrol perasaan rindu, Sehingga rindu bisa menjadi bumerang yang bisa meledak kapan saja.

Berkaitan dengan kata rindu, puisi rindu tak tersiram adalah salah satu dari beberapa judul puisi dalam kumpulan kumpulan puisi tentang rindu dan kehisupan.

Dan berikut ini adalah daftar masimasing judul puisi rindu dan puisi kehidupan yang diterbitkan puisibijak.com antara lain:

  • Puisi Redup
  • Puisi Rindu tak tersiram
  • Puisi Membakar senja
  • Puisi kehausan

Kempat puisi kehidupa dan puisi rindu ini adalah karya Siamir Marulafau, yang menceritakan tentang kata kata rindu yang biasa terjadi dalam kehidupan.


Kumpulan Puisi Rindu Dan Kehidupan

Bagaimana cerita rindu dan kata kata kehidupan dalam bait puisi Siamir Marulafau, yang dipublikasikan puisi dan kata bijak.

Untuk lebih jelasnya kata kata rindu dan kata kehidupan dalam bentuk puisi disimak saja puisi-puisinya berikut ini.


PUISI RINDU TAK TERSIRAM
Karya : siamir marulafau

Jika bersatu dengan dikau
Seolah-olah langit dan bumi bersatu
Sungguh tak ada garis pemisah
Dalam relung kurenung

Sepertinya kau adalah kulitku
Dagingku akan copot dimakan ulat
Jika tak berhimpit denganmu
Sungguh indah senjaku tak mau terbenam

Jika bersua denganmu
Karena kembang dikau tanam
Telah mekar dalam sanubariku
Meskipun tak tersiran di temaram malam syahdu

sm/20/01/2017


PUISI REDUP
Karya :siamir marulafau

Malamku tak bercahaya lagi
Bintang tak berkelip
Rindu terhempas di hamparan lautan tak berpilar

Meskipun deburan ombak memangil selalu
Aku tetap diam
Menyisir senyum di atas karang terjal
Di kala burung camar menghempaskan sayap

Tapi sanubariku tak mampu menggapai pantai
Karena sayapku amat berat
Tetesan kasih tak terukir di temaram malam
Tak akan syahdu dalam relung
Di kala alam tak bersahabat lagi

sm/19/01/2017


PUISI MEMBAKAR SENJA
Karya :siamir marulafau

Di ujung usia berteduh
Kelelahan menguap tabir
Rintihan terkapar
Tak bermusim lagi

Sepertinya senja terbenam
Akan tak berputar di ufuk timur
Sinarnya bakal redup
Awan-awan tak bergumpal lagi

Dunia tak memanas lagi
Hanya cahaya rembulan bertemaran malam
Menggapai sasaran sebelum tertidur
Mau ke mana harapan ini?

Tak akan tergiur dengan sinar
Prasasti terukir nama membayang
Tuhan,Pencipta alam
Kembali ke pangkuan-Nya

sm/23/01/2017


PUISI KEHAUSAN
Karya :siamir marulafau

Di ujung dunia pun tak ketemu
Terkapar di padang pasir
Sanubari remuk
Tak terkendali di kala aroma sirna
Kehausan makin meninggi
Kelelahan mencekam

Angin berbisik-bisik
Mau ke mana dikau?
Jika dikau kembang menyegarkan hati
kembangkanlah tunasmu
Sungguh haus di temaran malam
Tak dingin memanas setiap waktu

sm/23/01/2017


Demikianlah puisi rindu tak tersiram beserta tiga puisi yang lain. Simak/baca juga puisi  Siamir Maralafau yang lain di blog ini, semoga puinya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.