--> Skip to main content
Puisi Untuk Guru yang Menyentuh Hati | PadaMu Guru Karenamu Aku Terarah

Puisi Untuk Guru yang Menyentuh Hati | PadaMu Guru Karenamu Aku Terarah

Puisi untuk guru yang menyentuh hati, padamu Guru karenamu aku terarah. Guru adalah pendidik dan pengajar pada pendidikan anak usia dini jalur sekolah atau pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.Guru-guru seperti ini harus mempunyai semacam kualifikasi formal. dan inilah yang jadi tema puisi guru atau puisi tentang guru untuk kali ini.

Guru merupakan seorang pendidik yg menjadi inspirasi serta panutan bagi peserta didiknya. guru bukan hanya seorang guru materi pelajaran semata, akan tetapi guru artinya seseorang public figure yg berusaha menanamkan nilai-nilai karakter bagi peserta didiknya.

Selain menjadi public figure guru juga sebagai seseorang modeling, yg artinya guru itu sebagai panutan yg patut dicontoh, baik itu dari segi berpakaian, tuturkata, ramah tamah maupun gaya berperilaku serta bertindak dengan peserta didik, sesama guru juga sesama masyarakatnya.

Secara formal, guru adalah seorang pengajar di sekolah negeri ataupun swasta yang memiliki kemampuan berdasarkan latar belakang pendidikan formal minimal berstatus sarjana, dan telah memiliki ketetapan hukum yang sah sebagai guru berdasarkan undang-undang guru dan dosen yang berlaku di Indonesia. (wikipedia)

Dalam definisi yang lebih luas, setiap orang yang mengajarkan suatu hal yang baru dapat juga dianggap seorang guru.

Dan berkaitan dengan kata kata guru puisi pendidikan yang dipublikasikan puisi dan kata bijak kalai ini adalah puisi untuk guru yang menyentuh hati.

Puisi untuk guru yang menyentuh hati ini adalah puisi yang di tulis oleh Sri Astuty Asdi yang menjelakan tentan guru dalam bentuk bait bait puisi guru.


Puisi Untuk guru yang menyenteh hati

Bagaimana kata kata guru menyentuh hati dalam bait puisi yang dipublikasikan puisi dan kata bijak, untuk lebih jelasnya disimak saja puisi guru berikut ini.


KARENAMU AKU TERARAH
Karya : Srie Astuty Asdi

( Padamu guru )

Di tanganmu aku terdidik membelai sukma
Memula memahami tentang lara
Sanggup mengerti gigilnya udara gulita
Dari kebijakannyalah aku hadir bak pelita

Pada dᥱwasa tuturmu aku terdidik tertawa
Lalu mengkaji mencari semilir rasa
Jua sekali-kali curam menempuh bahaya
Engkau adalah harapan yang kurasai

Terkadang di netramu kuberpayung dari gaduhnya gerimis
Mengepal angan dari jagat raya, mengkosmis
Meski aku tak ada hanya engkau sembunyikan
Di antara sinar purna serupa lembut suara pelan

Engkau pun pernah membelai nilai guna di bahumu
Jua tiada kau melihat hadirnya
Tiada bernoktah melingkar di lehermu
Sedemikian sahut dari abdimu pada sumpah

Kepada Tut Wuri Handayani engkau mengepal lencana tak sempurna
Pada liang kecil kulitmu terdapat eratnya pegangan nan tiada lekang
Hingga masa berkata tentang jingga di atas awang-awang

Padamu guru ...
Hatur syukur kunyatakan
Menaruhmu di tengadah, kudoakan
Sebab karenamu, aku terdidik

Menyusun bilangan huruf
Lalu menatanya menjadi bahasa
Dan bermula sesunggingmu
Pun gelakmu, aku terarah!

Kemilau Mata Bening
Makassar, 12 Desember 2016


Demikianlah puisi untuk guru yang menyentuh hati, padamu guru, karenamu akay terarah. Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga puisi guru diatas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar
Tutup Komentar