Skip to main content
Puisi Penantian Rindu | Puisi Kisah Asmara

Puisi Penantian Rindu | Puisi Kisah Asmara

Puisi penantian rindu | Puisi kisah asmara. Rindu adalah mengharapkan kembali kehadiran seseorang yang pernah ada didalam kehidupan kita, atau menanti kedatangan seseorang sebab ingin bertemu untuk melepaskan rasa gundah yang dialami karena rindu.

Rindu juga biasa diartikan memiliki keinginan yang kuat untuk bertemu atau melihat sesuatu hal yang diinginkan. dan rindu juga sangat erat kaiatnya dengan asmara atau cinta

Sedangkan pengertian asmara adalah perasaan senang kepada lawan jenis, atau kasih sayang yang di ruhkan kepada seseorang, dikarenakan adanya rasa cinta, dari dalam hati, asmara biasa juga di sebut hubungan percintaan.

Dan penantian adalah sesuatu hal yang menunggu atau aktivitas menanti, karena sesungguhnya penantian merupakan aktivitas menanti.

Dan secara umum penantian memiliki dua jenis prinsip yaitu negatif serta positif, dan keduanya terkadang saling bertentangan. yg satu terkadang menjadi penyebab kerusakan.

Sedangkan yang lain merupakan penyebab pergerakan untuk melakukan sesuatu hal baik untuk kita sendiri dan juga baik kepada yang dinanti.

Penantian rindu kisah asmara adalah kombinasi judul puisi dari beberapa puisi rindu dan puisi cinta yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak di kesempatan ini.

Dan adapun masing masing judul puisi rindu dan puisi cinta dalam bentuk penantian kisah asmara antara lain.

  • Puisi bias rindu
  • Puisi penantian kosong
  • Puisi serumit kisah asmara

Salah satu penggalan bait dari ketiga puisi tersebut. "Sepenggal kata yang mungkin tersisa Seperti bianglala kehidupan Yang mewarnakan aroma Tentang rupa Bulat hitam yang tajam Melukiskan aura menari".


Puisi Penantian Rindu | Puisi Kisah Asmara

Bagaimana kata kata penantian rindu dan kata kata cinta dalam bait puisi rindu dan puisi cinta yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak, Selengkapnya disimak saja puisinya di mulai dari puisi bias rindu, berikut ini.


PUISI BIAS RINDU

Wajah'mu
Berselendang kain pelangi
Di pelataran langit senja
Menampilkan semburat merona

Mata'mu
Berpelupuk elang lingkari
Bulat hitam yang tajam
Melukiskan aura menari

Sinar mata-mu
Memancarkan indah aurora
Yang berselancar di lautan angkasa
Menebarkan wangi cahaya

Teduh wajah-mu
Menyeketsa kanvas biru
Memoles barisan kuas waktu
Yang menghadirkan ke'elokan garis rindu

Rindu akan kehadiran'mu
Rindu akan cahaya penerangan'mu
Yang dulu menyinari
Ruang redup jiwa'ku

Seperti bianglala kehidupan
Yang mewarnakan aroma
Tentang rupa, tentang warna
Dari kuning hingga ke oranyean

Hony.S
Agustus, 03-2016


PUISI PENANTIAN KOSONG

Seperti kau yang jauh.. entah dimana
selalu membawa pemikiran ini melayang-layang
entah hinggap dimana
hanya kembali, mengantarkan kepulangan yang kosong

Seperti burung-burung yang terbang, entah kemana
selalu mengepakan sayapnya hinggap di dahan-dahan, entah dimana
hanya kembali, pulang dengan se'kicau senja

Sore yang sunyi, di perbatasan malam
Entah harus kemana lagi, ku'cari jejak penantian ini
yang lama waktu mengibarkan bendera kerinduan
rindu akan sebutan kata, "nona yang manja"
rindu akan sebutan, "gadis kecilku"
kekasih dalam khayalan

Seperti dalam mimpi, pelarian angin yang datang menghunus
menusuki persendian hati, menguliti pori-pori jiwa
yang kalut, yang bimbang, entah dimana harus di temukan
selimut hangat itu, dalam perjanjian
Kekasih yang pergi, menunggangi mimpi
meninggalkan lelap, yang terjaga
"Aku dalam penantian, mengubur hidup pada keduniawi'an"

Hony.S
Agustus, 08-2016


PUISI SERUMIT KISAH ASMARA

Tentang seraut wajah dalam hati
yang mengukir kisah di dalam kehidupan
sayang, ironisnya begitu sukar di'temukan

Sayang..
wajah itu, hanyalah mengambang, di dalam pantulan cermin waktu
waktu yang panjang, yang tak pernah terhitungkan jarak kepada lama

Mungkin, hanya sebatas maya, yang sukar di percaya
atau selain riwayat legenda, yang terkadang, sangsi kebenarannya
mungkin saja..

Adalah se'peta perjalanan, tentang kau, aku dan mungkin dia
yang akan tertulis di buku harian, jenjang masa, yang tak kan terkira
waktu menentukannya

Apakah esok, masih aku bersama'mu(?)
Ataukah lusa, mungkin sudah kau bersama'nya(?)
Mungkin saja(!)
Sebab, tiada pasti waktu adalah rumit, pada sebuah hubungan

Hanyalah sepenggal kata, yang mungkin tersisa
di'lipatan takdir masa, tentang cerita
asmara di balik keindahan rumitnya dunia cinta

Hony.S
Agustus,08-2016


Demikianlah Puisi penatian rindu kisah asmara. Terima kasih sudah menyimak /membaca karya dari Hony baca juga karyanya yang lain kami update di blog ini. Semoga puisinya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label puisi cinta. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar
Tutup Komentar