Skip to main content

Kumpulan Puisi Prosa yang Sedih | Senja yang Hilang

Kumpulan Puisi Prosa yang Sedih | Senja yang Hilang

Puisi dan kata bijak. Kumpulan Puisi Prosa yang sedih | Senja yang Hilang. Senja adalah sore atau masa sesudah terbenamnya matahari. akan tapi banyak orang yang mengartikannya dengan menyebutnya sore atau petang.

Namun sesungguhnya senja ialah waktu yang paling indah dari sepanjang hari. sebab senja merupakan pertemuan terang serta gelap hal ini lah tema salah sat puisi prosa yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak untuk kali ini

Sebagaimana senja atau maghrib merupakan bagian waktu dalam hari atau keadaan setengah gelap pada bumi setelah matahari terbenam, saat piringan matahari secara keseluruhan sudah hilang dari cakrawala.

Dan puisi senja yang hilang adalah salah judul puisi prosa di kesempatan ini, ada pun masing masing judul puisi prosa diterbitkan puisi dan kata bijak antara lain:

  1. Prosa dilema
  2. Prosa dalam duka
  3. Prosa perputaran waktu
  4. Prosa senja yang hilang

Salah satu penggalan bait dari keempat prosa tersebut. "Aku memilih diam seribu bahasa, kubiarkan nuansa dingin di bawah terik mentari. Hingga akhirnya pelanpelan dia menjauh, meninggalkanku dalam kehampaan".


Kumpulan puisi Prosa yang sedih

Bagaiamana cerota puisi prosa dalam bait kumpulan pra sayang dipublikasikan puisi dan kata bijak, selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini


PROSA SENJA YANG HILANG

Bahkan saat itu menjadi hal yang paling bodoh buatku. Ketika siang mempertemukanku dengannya, namun tak punya keberanian mengungkapkan rasa.

Aku memilih diam seribu bahasa, kubiarkan nuansa dingin di bawah terik mentari. Hingga akhirnya pelanpelan dia menjauh, meninggalkanku dalam kehampaan.

Kemudian kulewati senja seorang diri, termenung dalam sepi. Dan kini, saat malam bertandang kuhanya bersanding dengan bayang bayang. Menatap rembulan yang kian temaram, diriku berkutat dalam kesunyian.

Riya Wulandary
19 juli 2016


PROSA DILEMA

Kuberada di antaranya, padang ilalang dan lembah batu. Bimbang; jalan mana yang harus kutempuh. Keduanya sulit, tapi inilah adanya; hidup adalah pilihan. Di mana kita ambil resiko sekali pun berat.

Mengagah; lukaku berdarah, kala belati tajam tepat menghujam jantung, seketika aku terkulai.

Namun kuteringat sebuah pesan yang membuatku mampu mencoba tersenyum, menutup perih dalam dada. Jalan masih panjang, jangan pernah menyerah.

Riya Wulandary
2 juli 2016


PROSA DALAM LUKA

Lantang suara mencekik leher, seakan nafas terhenti. Titah kujalani sebagai amanah, namun tetap saja aku yang salah.
Aku bingung seperti apa melagui syairmu, sedang nadamu selalu merasa dalam not yang tepat. Tak berpikir sedikit pun petikan yang ditimbulkan telah menghujam ulu hati.

Pada akhirnya kumemilih diam, teruskan hingga selesai nyanyianmu, usahlah kau dengar rintih pekikku. Biar hatimu senang, aku coba bertepuk tangan, walau telapakku terluka aku tak mengapa.

'Lihat_lihatlah Tuan!' Air mataku tak menetes, walaupun darah mengalir di sekujur tubuh. Sekarang aku akan berlari kencang, membawa luka yang kau tancapkan.

Riya Wulandary
3 juli 2016


PROSA PERPUTARAN WAKTU

Ada saat di mana aku hilang sejenak, tepis rindu dan sayang. Aku harus menepi dari ramainya dunia(mu). Bukan hal baru dan aku sudah kebal oleh itu.

Dan bila esok datang kembali, membawa senyum kecil tanpa merasa t'lah menusuk jiwa itu pun biasa. Menginginkan semua riang kembali tidak mau tahu di waktu lalu aku terluka.

Syukur tetap kuucap; karena aku diberi sebuah hati yang tetap tegar; diberi air mata yang tak pernah kering untuk aku menikmati perjalanan ini.

Bahkan aku bahagia masih bisa tersenyum dan berpikir semua lebih baik, cerita ini akan kubawa untuk pelajaranku di lembaran baruku.

Kini aku belajar untuk membuka hati, menyembuhkan sayatansayatan yang masih membekas. Dan kubiarkan senyum itu memberi sedikit penawar, lalu kuberkata

"pelanpelan bilakah masanya tiba semua akan indah". Terima kasih telah menemani dan kupinta untuk selalu menemani.

Riya Wulandary
5 juli 2016


Terimaksih sudak menyimak Kumpulan Puisi Prosa | Senja yang Hilang. Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.