Kumpulan Puisi Hari Lebaran | Puisi Hari Raya Idul Fitri
Kumpulan Puisi Hari Lebaran | Puisi Hari Raya Idul Fitri

Kumpulan Puisi Hari Lebaran | Puisi Hari Raya Idul Fitri

Puisi dan kata bijak. kumpulan puisi hari lebaran atau puisi hari raya idul Fitri. Hari lebaran adalah nama lain dari Hari Raya atau hari besar keagamaan bagi umat Islam.

Baik itu hari raya Idul Fitri juga hari Raya Idul Adha yg dirayakan setiap tahun.

Hari Raya idul fitri dirayakan setiap bulan Syawal sesudah sebulan umat Islam melaksanakan puasa pada bulan Ramadan.

Hari raya Idul fitri biasa juga disebut Lebaran pulang kampung atau mudik. sebab pulang kampung biasanya di lakukan ketika hari raya Idul Fitri tiba,

Pada memn hari raya idul fitri orang-orang Islam pada umumnya saling bersalam-salaman serta bermaaf-maafan dengan keluarga serta tetangga setelah menunaikan Salat Ied.

Berkaitan dengan hari lebaran puisi puisi Islami yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak kali ini adalah kumpulan puisi islami tentang hari lebaran atau puisi hari raya idul fitri.

Adapun masing masing judul kumpulan puisi hari lebaran dan puisi hari raya idul fitri antara lain:

  1. Puisi mohon maaf lahir dan batin
  2. Puisi mab-u-k lebaran
  3. Puisi melebarkan pintu maaf
  4. Puisi bilakah dosa terhapus
  5. Puisi merasa kehilangan
  6. Puisi hari kemenangan
  7. Puisi selamat idul fitri maaf lahir batin
  8. Puisi hari yang fitri
  9. Puisi tak perlu judul
  10. Puisi di bulan syawal
  11. Puisi menuju suci

Salah satu penggalan bait dari puisi lebara. "Dosa-dosa tergulung ombak Hanyut di bawah karang Apakah fitrah mensucikan? Hati tulus membuka mengharap maaf, lewat untaian aksara ini aku mengucapakan, minal Aidin Wal Faidzin,mohon maaf lahir batin.


Kumpulan Puisi Hari Lebaran Puisi Hari Raya Idul Fitri

Bagaimana kata kata untuk hari lebaran dan ucapan hari raya idul fitri dalam bentuk puisi tentang hari lebaran yang dipublikasikan puisi dan kata bijak, selengkapnya disimak saja berikut ini puisi - puisi idul fitri atau puisi lebaran di bawah ini.


PUISI MOHON MAAF LAHIR BATIN
Oleh: Anderline

Berlalu sudah bulan ramadhan
esok pun tiba hari lebaran
jika pernah daku tertingkah
salah berkata, lalu bertelingkah

Hati tulus membuka mengharap maaf
padamu teman/sahabat atas segala khilaf
lewat untaian aksara ini aku mengucapakan
minal Aidin Wal Faidzin,mohon maaf lahir batin

BANTI 050716 23:30


PUISI MABVK LEBARAN
Karya :siamir marulafau

Aku sedang menyayur puisi dengan ketupat melipat
Aksaranya merakit ke hulu berenang ke tepian
Meskipun puasa 30 hari menahan lapar dan dahaga
Iman tak terkoyakan karena perintah terancam ke neraka

Jika tak mab čk lebaran
Insan pun tak akan datang ke rumah
Jika datang akan disambut dengan syirup marquisa

Bersalaman dan minta maaf
Itulah yang barokah di sisi Allah SWT

sm/07/08/2016


PUISI MELEBARKAN PINTU MAAF
Karya MS Sang muham

Kuketuk tingkap langit
bermodal keyakinan putih
berharap iba Sang Khalik atas resah didada
ketika senja mulai menagih waktu
selaras warna raport jiwa nan masih aneka rupa

Pada hari fitri yang kesekian ini
hendaklah mawas diri jadi bagian tiap pribadi
meminjam catatan ibu pertiwi tentang murka alam
bertanya pada langit tentang episode lanjutan nusantara
demi kemanusiaan demi negeri tercinta

Mari merentangkan jiwa raga melebarkan pintu maaf
topang menopang mendaki masing-masing menata nurani
mengkemas kebhinekaan dalam kesatuan nan mesra
nusantaraku jaya negeriku sararea

#‎Billymoonistanaku‬, rabumalam, July 07/2016 = 21:21 wib


PUISI BILAKAH DOSA TERHAPUS?
Karya : siamir marulafau

Dosa-dosa tergulung ombak
Hanyut di bawah karang
Apakah fitrah mensucikan?

Aku bertanya pada Tuhan
Karena nafasku setetes mengalir
Mengalir di atas karang terjal
Jurang cukup dalam
Apakah selamat atau tidak?

Ya, Tuhan...
Apakah aku selamat?
Jika panas terik kulalui
Apakah tak ada lagi pendingin?
Dosaku sebesar gunung Uhud

Puasa 6- ku menghapus atau tidak?
Sungguh ridho dan ikhlas

Kepada Tuhanku aku kembali
Sebelum mentari terbenam
Sinar akan sia-sia jika tak berbekas
Di atas langit biru sebagai saksi

sm/08/07/2016


PUISI MERASA KEHILANGAN
Oleh; AW

Tak terasa romadhon tlah pergi.
Semua sudah terlewati,
selamat jalan dan semoga berjumpa lagi denganmu ramadhan.

Bulan penuh berkah,
bulan penuh ampunan,pastikan banyak kalangan umat muslim kan merindukanmu.
Oh tuhan sang maha pencipta,sang pemberi bulan kesucian..
Terimalah ibadah puasaku,semasa sebelum idul fitri ini.


PUISI HARI KEMENANGAN
Karya :siamir marulafau

Ramadhan sirna hari ke hari
Berganti bulan setiap tahun
Hari kemenangan di ambang pintu
Rasa haru terukir dalam kalbu

Meneteskan air mata tersanjung
Kemaafan membias pada setiap relung
Allah maha tahu...

Bersyukur nikmat melangkah pada hari kemenangan
Silaturahmi terurai di setiap celah bulan syawal
Hari kemenangan menyandang surga

Iman terpatrik dalam dada
Puasa 30 hari tertanam di sisi Allah
Tuhan paring barokah
Moga terlepas dari dosa-dosa.Aamiin.

sm/06/07/2016


Puisi Selamat idul fitri, maaf lahir bathin
Edison Chaniago

bila tutur pernah menghadirkan lara
tingkah dengan leluasa menitikkan airmata
yang mengakibatkan bathin tak bisa menerima
ulah hebatnya ego di diri ini,,

ketika dikau berharap kemilau pada ku
namun yang aku beri adalah mendung bergelayut megah
disaat kau membutuhkan cahaya di kegelapan
tapi lentera di tangan tak sudi jua ku nyalakan,,

andai adalah benar adanya
dan aku sangat yakin itu ada
salah yang tersirat ataupun tersurat
kini kata maaf bukanlah sesuatu yang mahal bagiku

ia adalah selaksa butir pasir di tepian pantai
dengan mudahnya akan kau temui
aku minta maaf dan jua telah lama memaafkan...
met idil fitri,maaf lahir bathin


PUISI HARI YANG FITRI
By.DewyRose.

Kini
Langkahku masih tertatih
Sementara bulan kian menjauh
Mengais sisa-sisa Ramadhan
Terjatuh dan terpuruk dalam keheningan

Ramadhan(ku) kini telah pergi
Meninggalkan kerinduan yang menggebu
Serasa tak ingin berpisah
Pilu, menanti Ramadhan kembali

Syawal
Telah menjelang
Hamparan maaf terurai kembali
Jalin erat silaturrahmi yang tertunda
Raih senyum kemenangan
Di hari nan Fitri

Ramadhan(ku)
Aku selalu merindukanmu

Banten, 07.07.16
07:07


PUISI IDUL FITRI

tangantangan erat berjabat
segera kan dosa di sikat
dikikisnya bekasbekas karat
agar selamat

namun sedetiknya berlalu
ada yang memggelitik di dadaku
matamata sirik mencekik
melirik bagai menikam pelik
pada seaosok anak yang kumal di sela lebaran

jelas lusuh terselip di antara pandangan
bersandal jepit berbaju tanpa lengan
ingusnya memggelayut asyik tak berkesudahan
ini anak siapa
tanya beberapa mata
tampak iba dari balik prasangka

dan datanglah ibu sang anak
berdaster murah terlihat malu di wajahnya
lalu dengan sekejap dibawa masuk buah hatinya
maaf ya bapak, ibu ...?!
anakku mengganggu lebaran kalian
hiba sang ibu meminta ketulusan

ah dasar! lebaran kok ngga dipakaikan baju baru
teriak dari balik hati yang barusan terhapus dosanya
sedetik lalu dipulaskan fatamorgana

lalu sang ayah sepulang kerja dengan karung di punggungnya melewati keramaian yang ada
permisi ...?!
melintas sopan sekali
seketika seluruh hidung kontraksi

dan bibir yang tampak cantik di sudut sana
histeris mencakar wajah sang ayah
sambil muntah serapahnya menghunjam telak sekali
jangan lewat sini
sekarang.harus wangi, ini hari yang suci, ini idul fitri!!

sang bapak lamgsung menuju pintu kontrakannya
diketuk dengan salam tuk yang dicintainya
terbukalah pintu rindunya

namun, penuh airmata
istrinya dan balitanya menangis tanpa hentinya
sambil menahan isak batinnya
sang ayah memeluk mereka

sambil berkata ... sayang ..?!
kita mohon maaf sama tuhan saja
semoga Ia mengerti
semoga Ia fahami
tentang kita
yang ada dalam diri kita
walau di antara manusia
ada yang tak menghargai manusia

tak mengapa
hapuskan adinda
sudahi semua
hari raya ini juga milik kita
yang tak punya

sang ayah membuka sedikit hadiah untuk keluarganya
beberapa kilo beras yang memjadi haknya
dan amplop dari orangorang yang terbuka nuraninya
besok kita beli ayam dan masak opor seperti mereka
lebaran kali ini kita kan meryakannya

walau sehari sesudahnya
tak mengapa
tak perlu berjudul kisah kita
sudahlah, tersenyumlah
duhai cinta

BKA
Batavia, 080616


PUISI DI BULAN SYAWAL
karya :siamir marulafau

Tak akan Kuberi ampun lagi
Jika dikau lalai menuangkan kebajikan
Di kala Ramadhan sirna
Syawal menunggu di penantian kelak
...
Kebajikanmu akan terukir di atas daun-daun
Tak akan merapuh sepanjang zaman
Membelah neraka jadi surga
Malaikat mengaminkan

sm/16/07/2016


PUISI MENUJU SUCI

Dalam waktu yang terlewat
Berjuta kisah telah tercatat
Penuh ceria dan manfaat
Hingga duka akibat sifat tak bersahabat

Tiada gading yang tak retak
Tidak ada manusia tanpa sifat congkak
Semua adalah kodrat yang tercetak
Natural sebagai bagian dari watak

Aku adalah manusia penuh dosa
Berjuta khilaf terlaku seakan biasa
Hingga kerap lukai palung rasa
Dengan kicauanku yang berbisa

Dalam menuju hari ke-Fitri-an
Aku haturkan maaf menebus kesalahan
Semoga ikhlas lahir batin kalian
Memaafkan kesalahanku yang tak terkirakan

Mheeff
jambi 05-07-2016


Demikianlah kumpulan puisi hari lebaran puisi hari raya idul fitri . Baca juga pusi - puisi yang lain yang kami sajikan di blog ini, Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya, bila menurut anda menarik... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label puisi religi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar