Puisi Kritikan Pemerintah | Sastra Mati Pemerintah
Puisi Kritikan Pemerintah | Sastra Mati Pemerintah

Puisi Kritikan Pemerintah | Sastra Mati Pemerintah

Puisi kritikan pemerintah, sastra mati pemerintah. Pengertian sastra adalah bahasa pengembangan pribadi manusia yg mengarah pada nilai estetis. yang intinya dibuat sama dengan bahasa pada umumnya, yaitu melalui proses interaksi dengan lingkungan yang bertumpu pada pembawaan.

Sedangkan pengertian Pemerintah adalah suatu organisasi yg memiliki kekuasaan yang membuat serta menerapkan hukum dan undang undang di wilayah tertentu. Ada beberapa definisi mengenai sistem pemerintahan. Sama halnya, terdapat bermacam macam jenis pemerintahan di dunia.

Sastra mati pemerintah, judul ini hanya kombinasi judul puisi kritikan pemerintan dari beberapa puisi di kesempatan ini, adapun masing masing judul puisinya antra lain.
  1. Puisi sastra mati
  2. Puisi tetap hidup
  3. Puisi hei pemerintah
  4. Puisi hutan liar
Salah satu penggalan bait dari keempat puisi tersebut. "Hapus semua tangismu pada dunia Teriakanlah kemarahanmu Walau dibalik terali besi Walaupun didalam tanah kubur, hancur dipaksa Menuntut kebebasan dunia". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini.

Puisi Sastra Mati
karya : M Ferry Andrian

Hijau daun,cokelatnya batang
Mulai rapuh dan mengering
Sastra pun perlahan mati

Persahabataan,romantisme,dan harapan
Berputar diatas roda kebosanan
Angin tak lagi bersuara
Dibunuh ketakutan tanpa kebebasan

Melahap dan dijejali
Rasa bosan moderenisasi kekinian !

Palembang,01.05.2016
‪#‎Anarchia58‬


Puisi Tetap Hidup
karya : Anarchia58

Binar malam redup jua
Cahaya lara sang luna

Hapus semua tangismu pada dunia
Teriakanlah kemarahanmu
Walau dibalik terali besi
Walaupun didalam tanah kubur
TIRANI HARUS MATI

Idemu kan tetap bergeriliya
Dibawah sᥱnapan para penguasa
Cita citamu tetap hidup
Dibawah penglihatan para vandalis

Talang Seleman,05.05.2016
‪#‎anarchia58‬


Puisi Kritikan Pemerintah
karya : Anarchia58

Wahai Presidenku
Kami butuh kebebasan
Bukan butuh perdebatan

Wahai para pemerintah
Kami butuh keadilan
Bukan butuh janji tak bertuah
Angin panas,rantai perbudakan

Kami tidak butuh gedung pencakar langit
Kami tak suka aturan absurd
Vandalis berseragam,kapitalis munafik

Mozaik kerontang sirus
Neraka negara,keadilan tumpul

Payaraman,06.05.2016
‪#‎anarchia58‬


Puisi Hutan Liar
karya : Anarchia58

Hutan liar ditengah kota
Pohon korupsi ladang gʌnja
Hutan liar ditengah kota

Alam surga hancur dipaksa
Menuntut kebebasan dunia
Manusia mengambil dengan paksa
Tanpa ketulusan cinta

Larik tangis ditengah rimba
Tak didengar namun dilupa
Hilang tenggelam didalam senja

talang seleman,06.05.2016
‪#‎anarchia58‬


Demikianlah puisi sastra mati pemerintah.  Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya, bila menurut anda menarik... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label puisi sarkasme atau suara anak negeri. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Advertisement

Baca juga:


Your Reactions:

Buka Komentar