Puisi Tunas Bawang
Puisi Tunas Bawang

Puisi Tunas Bawang

Puisi tunas bawang. Bawang merupakan istilah yang umum bagi sekelompok tumbuhan penting bagi manusia termasuk dalam genus Allium. Umbi, daun, atau bunga bawang dimanfaatkan sebagai sayuran atau sebagai rempahrempah, tergantung bagaimana manusia memandangnya.

Tunas bawah judul puisi tumbuhan atau puisi alam di kesempatan ini, bagaimana puisinya untuk lebih jelasnya bagaimana arti dan makna di balik rangkaian baitnya silahkan disimak saja puisinya berikut ini.

PUISI TUNAS BAWANG
Karya: Dono Pratomo

Tak ada tanaman yang menentramkan
Kecuali bermula dari tunas mungil yang ceria
Menyenangkan bagi dunia yang memandang
Tak terkecuali para penanam yang mulia

Ketika mengupas bawang
Menangis memang
Air mata mengambang
Diiringi pilek berlinang

Katanya cukup untuk sekali
Tak mau mengupas bawang lagi
Tapi masakan tak sedap tanpa ini
Hambar bumbu berjalan sendiri

Kecil mudah diiris lezat aromanya
Berlapis rasa siung umbinya
Mensejahterakan yang menanamnya
Dinantikan oleh yang menikmatinya

Tunas umbi lapis tercinta
Bijaksana bercerita pada saudara
Jangan lelah menanam bawang
Jujur sabar lapang melagukan riang

(@Ladang Bawang, Mei 2016)


Demikianlah puisi tunas bayang. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya, bila menurut anda menarik... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label puisi alam. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar