Kumpulan Puisi Pendek Tentang Kehidupan
Kumpulan Puisi Pendek Tentang Kehidupan

Kumpulan Puisi Pendek Tentang Kehidupan

Kumpulan puisi pendek tentang kehidupan. Kehidupan sehari hari yang kita jalani merupakan sesuatu hal yang sulit didefenisikan, dikarenakan hidup adalah sebuah proses pengenalan diri dengan makluk ciptaan Tuhan yang lain, jadi kehidupan kita di dunia ini, bukan hanya kita sebagai manusia namun segala sesuatu yang hidup. dan bekembang semua menjalani proses yang namanya kehidupan.

Jadi apa makna dari kehidupan. dapat kita defenisikan sendiri sebagaimana kita sebagai manusia hidup berdampingan dengan mahkluk yang lainnya. berkaitan dengan kata tentang kehidupan di bawah ini beberapa puisi, dengan judul kumpulan puisi pendek tentang kehidupan, yang  ditulis oleh Jon Harjoliansyah,  lebih dari dua puluh judul puisi pendek.

Puisinya menceritakan tentang: puisi pendek tentang alam, puisi pendek tentang ibu puisi pendek tentang cinta, puisi pendek sahabat, lengkap deh pokonya silahkan dipilih saja, yang mana anda suka baca hehehe. Yuk kita simak saja kumpulan puisi pendek tentang kehidupan, di mulai dari puisi bukankah berikut ini puisinya.

PUISI BUKANKAH

Dengan linangan air mata duka.
Melati menyusuri jalan setapak tepi pantai berpasir indah itu.
Hancurlah kasih, semula indah.
Dia berhentilah lemah,pantai sore nan sepi ini cukuplah.
Biar disini kulantakan sejuta lara dan bara...
Laut bisiknya lirih,betapa ku iri padamu.
Dalam canda dan tawa,suka dan duka.
Angin tak lelah menghiburmu...
Pantai indah ini selalu menuggu senda guraumu....
Bukankah pantai hatiku ada.
Mengapa.suka duka,tak termakna.Mengapa pantaiku sepi ?

jean spt.


PUISI BAIKLAH

Sebaik baik mata adalah yang bukan mata keranjang
Sebaik baiknya hati adalah hati yg penyayang
Sebaik baiknya nama pujaan seorang
Sebaik baiknya cinta adalah tiada penghalang
Sebaik baiknya kamu aku yang sayang
Sebaik baiknya marah maafkan sayang
Sebaik baiknya janji setialah sayang
Sebaik baiknya puji tuhanmu sayang
Sebaik baiknya perhiasan wanita shaleha sayang
Sebaik baiknya pria jangan berdusta sayang
Sebaik baiknya kebaikan kita, tentu lupakan sayang
Mau disayang?

jean spt


PUISI RENTA

Kembara melintas dijalan pintas.
Tergenggam sehelai surat perjanjian.
Aku kah yang menulis atau kau...
Disana tertulis dua kalimat tanda amanat...
Sekian lama perjalanan tanpa terasa,usia belia kini mengambang senja...
Ditepi jalan sunyi tertiti arti insani.
Ah,andai berandai mula ke awal.
Inginlah diri mengisi puji terlebi dini.
Kembara renta, mendaki tlah disini...
Ah masih sehirup nafas mungkinkah tuntas.?
Tembaga tiadalah emas,tentu iklasmupun rasa tak pantas,Jelas.

jean spt


PUISI DETIK

Serasa ada yang lepas dari rongga dada ini.
Bunga indah yang tumbuh ditaman hati ini mengapa kuncupnya melayu.?
Janji termanis mengapa terkikis oh miris...
Bukan maksudmu menyembilu,nun direlung laut cintaku berpalung,
oh canggung.Dapatlah kufahami tak mudah,cintamu berlalu sudah.
Diamlah,pahit manisnya kukecaplah.
Detik rinduku sempurna menderu biru...
Detik detik kau pergi berlalu.
Demikian senja usiaku,terkesan akupun cemburu nian.
Oh, Taman hati, bertamulah agar tiada sepi.

Jean spt.


PUISI CINTA

kata tanpa exsfresi sering kita dengar.
Cinta,cinta, cinta, bosan!!!
Apa hidupmu cuma makan cinta?
Bisakah cinta menghidupimu?
Bagaimana membina rumah tanggamu kalau cuma dengan bekal cinta?
Ah,sungguh naif,padahal hidup orang yang bertanya itu sendiri,tanpa disadarinya jadi penghianat cinta.
Lahirnya,hidupnya,kebebasannya.
Kalau bukan karena cinta celaka.Lihat saja dia begitu cinta dengan kebahagiaan,yang katanya tanpa cinta itu ternyata dusta.
Cintanya,kemewahan,pangkat...cinta.


PUISI MASA

Demikian banyakah sudah berkah kau papah?
Bukankah hikmah hujah tak hanyalah pepatah.
Tiadakah kau rasa salah?

Kutau kau kini resah,Alfatihah pun tlah kau sanggah.
Oh kau memanglah gagah.
Padahal masa sisa sehirup makna tiada kau tata.
Kekasihmu,menangis teriris kau anggap gelis dan manis...
Demi masa,Kekasihmu menuggu lugumu berlalu...
Tiadalah kasihmu berhajat kau sesat hingga tiba masa sekarat.
Demi masa poleslah wajahmu nan gagah,untuk secercah syahadah.

jean spt.


PUISI TAK SANGGUP

Betapa gugupnya jiwa dan raga.
Apa gerangan yang melanda?
Sekian lama perjalanan yang tlah terbukukan kini menganga...
Terbuka,terbaca dikeremangan senjaku,mengintif petaka.
Yah aku tau buku itu adalah aku.
Yang demikian nikmat mencumbu tanpa malu.
Tlah puas gunjingan,sumpah serapah jalʌng menjulang?
Tak sekedar,tak terkata sabar yang tawar.
Tak sanggup kusalami kepedihan,tak mampu kubelai murka,terlebih nar yang menyala.Haruskah aku tercela,Ah celaka.
Ku tak suka.

Jean spt.


PUISI ENTAH

Hari ini ada suka yang berbunga kurasa.
Duka lara selama ini menjambak ubun ubunku tlah beranjak.
Sunyi sepi tanpa arti seakan pergi dan berlari.Ah, mengapa ada yang asing kurasa?Seharusnya ada bahagia...
Bukankah dia yang menghiasi mimpiku kini tlah disini?
Ganjil biasanya terkucil...,kini mengapa ku makin usil,oh mustahil.
Derita apakah kau tlah melupakanku.Ah aku kian aneh,biasanya air mata tempat kucerita,mengapa tak lagi menyapa.
Akukah atau dia yang gila?

jean spt.


PUISI MENUNGGU

Ada lagunya yah,meski tak sekeren,Adele, Tailer swif atau Rihanna...dan sebagainya.
Walau tak tenar dan sekeren Agnes mou,Raisa,Rizal,Jud!ka dan lain lain.
Tapi ada keanehan yang mampu mengusik sepiku...Kala menunggumu.
Sebagian sih bilangnya norak...
Aku tak perduli.
..Yang jelas perasaan agak terwakili...Ah, semakin syahdu...
Lagu ini demikian indah...
Aku tenggelam semakin dalam...Cintaku terasa tertikam diam oh salam.

Jean spt.


PUISI KADO

Dari lemari tuaku yang tersusun rapi kenangan...
Subuh kerinduan akan sapaan.
Kado ini kubuka lagi,helai demi helai lembaran surat cintaMU,Ah sengaja kau tinggalkan untukku,merindu.
Kasih,taklah khilaf kumengerjap...
Terasa ada belaian kehangatan disudut rentanya mataku nan tlah kuyu dan layu.
Kado terindah...tak salah ku jamah.
Kado kenangan ini penuh arti, aku tak sendiri...Kekasih...secercah senyum menggugah,bersama kado cintaMU kuharap kau menugguku.
Kaulah lamunanku.

jean spt


PUISI SUNGGUH

Hidup dan kehidupan adalah cobaan,
(Kebaikan dan keburukan).
Hanya satu yang sungguh Allah kehendaki.
Yakni kebaikan.
Kebaikan dan Keburukan adalah hak dan pilihan manusia pribadi.Peran kecendrungan diri atas kedua pilihan itu akan terlihat,terasa dan terdengar.
Melalui prilaku pemilik kecendrungan.25 Nabi dan Rasul "JELAS" Visi dan Misi, yang mereka sampaikan.Allah maha menghendaki kebaikanmu.
Allah maha tak menghendaki Keburukan bagimu.
Namun Allah serahkan 100% kebebasanmu.

jean spt.


PUISI KUATKAN

Demi rasa yang tiada gersang.
Demi mentari yang menghadang bayang.
Demi laut tahajud bertabur zamrud.
Sabarlah adiku aku tetap merindumu.Renungku bisu dan lugu.
Memanglah
Tak indah jika hanyalah kisah.
Tersenyumlah dik,raih susun cintamu rapih usahlah kau merintih,meski ada sedikit pedih.
Kasih dan sayangku bukanlah belenggu.
Adik pun tau itu.
Ada yang lain dik,dia menunggu isyarat cinta darimu.
Tak sekedar dia ada moga kau sadar.
Hadir cintanya bukan fatamorgana, kau bahagia.

jean spt.


PUISI JIKA KITA

Tak pandai mengaflikasikan rasa Rahman Rakhim dalam menghadapi orang di sekitar kita.
Silahkan mencoba jurus ini.
Renungilah sikon yg sedang dihadapi.
Sumber permasalahan,ketemu.
Kedalam diri dulu,apakah aku atau dia yg salah?
Kalau aku? berarti anda termasuk orang yg cepat menyadari kesalahan diri sendiri.
Kalau dia.
? Bayangkanlah, bahwa si dia itu pernah jadi seorang bayi.
Betapa menggemaskan bukan? Bisakah kita membencinya?
Dia lucu,imut,manis.
Kita akan saaaa...yang padanya.


PUISI SEJATI

Bagi insan yg galau akan kesejatian.
Terlebih untuk yg dinamakan Cinta itu.
Sering dikaitkan dengan cinta.
Kepengen?
Mulailah koreksi diri.
Karena sejati akan menolak segala bentuk kemunafikan kedua belah pihak.
Sejati mencintai,tak butuh dicintai.
Sejati mengasihi,tak perlu belas kasih.
Sejati memberi,tak harap dibalas dan menerima,apa adanya.
Sejati memaknai dan dimaknai. Jadilah anda insan sejati dalam kesejatian diri haq.
Tanpa dusta.


PUISI HUJAN

Luruh,merajam segara ini.
Butir butir mengecil hingga rinaipun sunyi.
Sehari sudah hujan disini.
Tinggalkan sebait tanya...
Akankah rasamu tawar dan segar hai segaraku sayang.
Hujan sehari ini.
Tak penting bagimu...
Namun hujan tetaplah hujan.
Tak memilih entah dimana.
Sayang tak kau fahami.
Sukanya hujan,dukanya hujan,mampu sembunyikan kepedihanmu.

Spt jean.


PUISI JENUH

Terpenuh sungguh jiwa bersimpuh.
Sayang menjulang terang benderang.

Puaslah jaman berlenggang wahai dendang.
Tarian cintaku ah gemulai riang.
Adakah kau menyangka ku berlabuh kedermaga nan jenuh.

Lihatlah asma terindah.
JalanMU tak jemu teruslah tetap kutempuh,tetap kupatri kau indah tak terbenci.
Tarian demi tarian.
Bahagialah dunia tak apalah.
Menjamu sabar dalam i,tibar demi syirath yang tlah terkabar.
Aku menjura tak berpura hendaknya kau tak salah duga.
Cintaku hanya balada ADA.


PUISI SINAR

Purnama empat belas sudah.
Kau kanda tersayang belumlah datang.
Katamu rindu ingin betemu.
Pada siapa aku mengadu...
Abang hai kusayang sayang janjimu dulu aku kau pinang...
Mengapa sewindu berlalu, tiada khabar darimu.
Abang oh abangku sayang,sampai bayang sendiri kusangka abang yang menjelang.

Duhai rembulan terang,Sinamu tentu sampai kesebrang.
Sampaikan rinduku terkatung bimbang.
Agar abangku lekaslah pulang.
Hati meradang ingin disayang.
Tak salah rindu tunangan seorang.


PUISI PULANGLAH SAYANG

Sudah berlayar,sudah.
Pulanglah papahku sayang.
Rindu anakmu sejak dahulu...
Berair mata sebut namamu papah.
Cintanya andai berulang andai.
Bahtra bersinggah sauh berlabuh.
Hatinya pinta papahnya ada,namun tak daya hanya mendo,a.
Aduhai sayang hai anaku sayang,sabarlah tunggu papahmu pulang.
Hanya sebentar kesebrang sayang.
Saat ia datang tak kurang sayang.
Rindumu tunai mamah mu damai.
Alhamdulillah sayang.


PUISI KAU TERAKHIR

Cinta pertama kukubur sudah,bukan karna kulelah.
Teriring senyum tanpa serapah aku berpasrah.
Cinta kedua,kupinang dia dunia riang sayang terkenang.
Masih ada disini kusisa sebutir sir memasir.
Kukata kau kupuja tak terkira.
Cukuplah asma tanpa tanda,Takan ada akhir kata sebagai penawar rasa.
Tapi cinta adalah cinta.
Wahai jiwa terakhir ku pinta padanya,kataku tunai sayang tak sampai.Sucilah wahai cinta sudah kumakna bukan maya.Biarlah tiada kau rasa.
Aku ada.Spt


PUISI AKU CERITA

Tentang cinta,adalah bara,damba tiada terkira sebagai hamba.
Cinta kukata,ibarat nakhoda arungi samudra.
Badai taupan,hembusan adalah bunganya cinta.
Jalan cinta,bagi kembara mulia tiada cela.
Puja,tiada terkata namu berfakta.
Munajat cinta bernafas iklas tak butuh balas.
Bak gurun,cintai kerontangnya,badai pasir,sunyi sepinya.Hakikat cinta,jadi dirinya.dunia hanya umpama.
Kesucian cinta,ikatan cinta,ketulusan cinta. tiada meminta.
Ikatan kebesaran cinta kembali padaNYA.Aku cinta.

Spt


PUISI TERIAK

Jelas tak lagi terdengar karna debar tlah pudar dan berpendar.
Nyatalah salah memanggil sedang aku dalam tabir, salahkah ku tak lagi hadir?
Teriak,sapamu kian semarak,namun apakah santun jika ada setitik ampun,akulah racun.
Teriak,Tak lagi kudengar sedang hatiku bercadar tawar,
Jika benci dapat kubeli tentu akan kukunci agar terasa kulebihlah suci.Teriak,Berjarak serak menyesak hingga kupekak,Salahkah satu risalah jadi masalah,bukankah Allah tlah bertitah.
Ujian bagimu hai hamba.

Spt.


PUISI LALU

Bertaruh paruh lupalah sungguh.
Kalah tadah padamu Allah.
Oh,sematkan aku sadar berpijar sinar.
Agar terlingkar sayangku Akbar taklah sekedar.
Mogalah ku tak ingkar.
Lalu,beku jangan terlalu.
Tersia sudah cercah serapah aku tak lengah.Tertanda makna jiwaku manja dalam sahaja.
Oh,tuangkan aku secawan madu aku maut merindu.Supaya rasa percaya syurga.
Akan kulupa pada yg fana.
Lalu,kugilas dengan rasa iklas.
Aku mendua tunai.Aku salah rendah.
Untukmu Rabbi kau kupuji.Khianat aku bertaubat.

Spt.


Demikianlah Kumpulan puisi pendek tentang kehidupan. Simak/baca juga puisi pendek yang lain di blog ini. Semoga puisi pendek kehidupan di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya, bila menurut anda menarik... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Advertisement

Baca juga:


Your Reactions:

Buka Komentar