Skip to main content

Puisi Kolaborasi Hulu Ke Muara

Puisi Kolaborasi Hulu Ke Muara
Puisi kolaborasi hulu ke muara. Hulu adalah permualaan atau pangkal terkadang juga disebut awal, dan muara adalah tempat berakhirnya ayau penghabisan, akan tetapi kata muara lebih seringa kita dengar dengan tempat berakhirnya aliran sungai di laut, danau, atau sungai lain; sungai yang dekat dengan laut

Hulu ke muara, judul puisi kolaborasi dikesempatan ini, adapun masing masing judul puisinya antra lain.
  1. Puisi hulu ke muara
  2. Puisi tiada lagi senyum menghias
  3. Puisi senyum seirama
Bagaimana cerita dan makna di balik rangkaian puisi kolaborasi tersebuat, untuk lebih jelasnya,silahkan disimak saja puisinya berikut ini.

PUISI HULU KE MUARA
Oleh H M Taliu B

Siang malam menemani
Kubiarkan cakrawala bercahaya
.......merakit kegirangan
Bersinar dimalam hari
Menembus dinding kehijauan

Dimana kita melintasi hutang lebat
Menyelusuri jalur kesenduan
......kisah nyata dari hulu
Mengamati indahnya pepohonan
Diantara bunga anggerek dengan mekarnya

Tumbuh disegala musim
Bermekaran disetiap jalur perhubungan
Dalam. menggapai. Kesenduan
Mendambakan dalam kisah nyata
Dari hulu kemuara. hati.

17 maret 2016


Puisi Tiada Lagi Senyum Menghias
Oleh: Anderline

Bagaiman mungkin merakit kegirangan
Dikala kasih; Hanya bermuram durja
Siang bagai malam; kegelapan
Malam bagai siang; terang tak bercahaya.

Hanya bias-bias jemu menghias
Tiada lagi kata seirama.
Tiada lagi senyum menghias
Hanya sendu mengukir jiwa

Musim semi seolah tak berbunga
Hanya daun-daun kering menghampar.
... sekering kata sapa menyapa.
Di antara ego yang semakin mekar.

Anderline
BLPN 170315 13:39


PUISI SENYUM SEIRAMA
Oleh H M Taliu B

Meskipun ada galau disamudra ber badai
Terangkul didalam karang yang angkuh
Bertanyalah pada samudramu
Mengapa hanya bermuram durja
Disitu ada terang bercahaya
Mengantar kegirangan hatimu
Membuat dirimu tersenyum simpul

Kalau ads cukon- cukon menghias
Beranjaklah pada vokal dan melodi
Laluenyanyikan lagu sendu
Disitulah memadu kata seirama

Musim semi mus gugur
Pasti. Kita melaluinya
Tiada lagi kata siapa dan mengapa
Karena adanya senyum seirama.

17 maret 2016
----------------

***********
Diri pun tak galau
Hilang tersapu badai
Lalu tenggelam didasar samudra

kemilau syair pak haji
Meramu durja menjadi ceria
Rasa galau pun sirna

Dikala irama mengalun
Di bait bait puisi
Tercipta untukku.

Sungguh hari yang indah
Terangkai senyum simpul
Mengantar indanya hari

syair yang tercipta
Layak bunga mekar.
Harum semebak di taman hati.

Anderline.
170316


Terimakasih sudah menyimak puisi kolaborasi hulu ke muara baca juga puisi yang lain dengan kategori berbeda, Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya, bila menurut anda menarik... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label puisi berbalas. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.