Skip to main content

Puisi Dilema Kabut Malam

Puisi Dilema Kabut Malam

Puisi dilema kabut malam Kabut ialah uap air yg berada dekat permukaan tanah berkondensasi dan menjadi seperti awan. Hal ini umumnya terbentuk karena hawa dingin menghasilkan uap air berkondensasi serta kadar kelembaban mendekati

Dan pada umumnya penyebab kabut terbentuk ketika udara jenuh akan uap air didinginkan di bawah titik bekunya. Kabut juga bisa terbentuk dari uap air yg berasal dari tanah yg lembab, tumbuhan, sungai, danau, serta samudera .

Dan malam ialah saat setelah matahari terbenam hingga matahari terbit. Malam juga bisa didefinisikan sebagai suatu masa, di mana sebuah daerah sedang berada pada posisi yg tidak berhadapan dengan surya, dan oleh karenanya sebagai gelap.

Berkaitan dengan kata tentang kabut dan kata kata malam, puisi yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak untuk kali ini adalah puisi kabut dan puisi malam.
Dan dilema kabut malam adalah satu dari dua puisi bertema malam adapun masing masing judul puisinya antara lain.

  • Puisi dilema kabut malam
  • Puisi teduhmu sepanjang malam

Salah satu penggalan bait dari kedua puisi malam tersebut. "ketakutan menyeringai sejalan panorama hitam menutupi jalan Langkah seakan tersesat, tak bisa menebak, arah mana yang seharusnya menjadi haluan Benak meracau tak karuan, memilih satu".


Dua Puisi Tentang Malam

Bagaimana kata kata puisi kabut dan cerita puisi malam dalam bait puisi yang dipublikasikan puisi dan kata bijak, selengkapnya disimak saja puisinya berikut ini.


PUISI DILEMA KABUT MALAM

Samar.., arah pandangan seakan nanar..
Tak berwujud, seperti imajinasi sedang berlayar..
Dalam reruntuhan malam yang menimbun,

Hamparan kabut-kabut tipis menyelimuti
Bianglala kenyataan dan ketiadaan
Menyatukan khayalan dan kenyataan

Remang, arah tak tentu tujuan
Biduk langkah kemudi pun seakan melayang
Tak jelas, nan buram

Antara men'dilema keadaan, apakah benar ataukah salah?
Seperti bayang-bayang yang mengikuti tubuh melayang
Hanya hitam terlihat tanpa bisa tersentuh kemudian
Kabut tetap menyelimuti, kegelapan malam tak terindahkan

Kalut, ketakutan menyeringai sejalan panorama hitam menutupi jalan
Langkah seakan tersesat, tak bisa menebak, arah mana yang seharusnya menjadi haluan
Benak meracau tak karuan, memilih satu di-
Antara meneruskan atau menghentikan

Jawaban sebagai teka-teki, kabut malam pun tak terurai
Dilema antara kebohongan dan kebenaran
Namun lagi-lagi, pandangan telah terhalang kabut kematian
Dan malam pun telah merebut kehidupannya yang ramai terang
Fatamorgana kehidupan

Hony
Februari,2016


Puisi Teduhmu Sepanjang Malam

Malam bertandang hati berbisik mengenang
Saat cinta berkabut maya
Sekeping jiwa yang merana
Terkapar luka dalam banyang rembulan

Kasihmu sepanjang malam
Meneduhi setiap jengkal luka
Rembulan malam cahayamu sungguh menawan
Tiada terkira hadirmu membawa penawar

Di bawah naungan teduhmu
Berdendangku kegirangan
Melantunkan irama syahdu
Wahai pujaanku
Keheningan malam membalutkan
Semenanjung kerinduan ku pastikan kau ada di setiap malamku


Demikianlah puisi dilema kabut malam. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah...

Sampai jumpa di artikel puisi malam selanjutnya, Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.