Skip to main content
Puisi Tentang Hidup Dan Kehidupan - Karya Erti Estiwati

Puisi Tentang Hidup Dan Kehidupan - Karya Erti Estiwati

Puisi tentang hidup dan kehidupan. Hidup dan kehidupan merupakan, proses dan cari manusia menjalani kehidupan dan didalam berbagai macam hal yang terjadi dan dialami, ada suka asa duka yang terkadang membuat hati bahagia, resah dan bahkan galau menjalani kehidupan.

Dan berkaitan dengan hidup dan kehidupan, Lima puisi tentang hidup atai puisi kehidupan yang diupdate dikesempatan kali ini, merupakan karya dari seorang bernama Erti Estiawati, Puisi sebelumya bagian pertama. dan adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi lembaran anugrah
  2. Puisi dibawah sinar purnama
  3. Puisi mentari
  4. Puisi bisikan hati
  5. Puisi duka sekeping hati
Bagaimana cerita dan makna di balik rangkaian bait bait dari puisi ibu Esti tersebut, untuk lebih jelas menceritakan tentang apa, silahan disimak saja puisinya berikut ini, di mulai dari puisi lembaran anugrah.

PUISI LEMBARAN ANUGERAH
KARYA: ERTI ESTIWATI

Gumpalan hitam di cakrawala masih bergelayut manja
Raja hari luruh dalam dekapannya
Butiran bening mencumbui rekahnya dunia
Pada pucuk fajar yang masih buta

Gigil pun menyentuh hingga ke tulang
Lembar demi lembar terserak melayang
Di palung hati tertulis dengan tinta emas
Tertinggal tuan yang kini telah membias

Diam tanpa tanya bukan mencerca
Berharap samudra cakrawala samar jadi nyata
Hingga kelam hati beringsut tanpa rupa
Pahit manis yang terkecap batin anugrah dariNya

Bila gerimis tak akan reda meraja
Jangan biarkan hati merinai dalam dusta
Kelam lara lebur biarkan berganti cahaya
Tumbangkan nestapa hingga bahagia menyapa dalam jiwa

Esti
27~01~2016


PUISI DI BAWAH SINAR PURNAMA
KARYA: ERTI ESTIWATI

Purnama kembali menyapa beranda hatiku,bersama kejora yang setia dengan kedipannya
Cicak di dinding masih juga melotot seakan berkata padaku , ada apa dengan rasamu malam ini

Aku rindu hadirmu yang lengkap dengan senyum tipis mengembang
Mengikat hatiku yang tak pernah mau beranjak apalagi berlalu
Aku luruh dalam kerlingan yang tiap kali kau tabur
Bersama kalimat manja yang terurai

Rembulan, jangan kau redupkan cahayamu
Disitu ku temukan kekasih hatiku
Karena ku yakin dia pun merindu
Dan menyapaku lewat bias sinarmu

Di bawah langit yang sama
Aku dan dia menatap purnama
Sampaikan kabar lewat cahaya
Cintaku tak kan pernah sirna , hingga kami menua

Esti
23~01~2016


Puisi Mentari
KARYA: ERTI ESTIWATI

Dimana dirimu
Tergadaikah oleh awan
Tergantikah oleh hujan
Atau terselimutkah oleh dingin

Walau lelah kemarin hantui raga
Kini tertutup awan
Tersiram hujan berselimut dingin
Kau tetap jadi semangat dunia

Temani kupu kupu tarian angkasa
Temani pelangi dilangit jingga
Temani anak anak pengembala
Temani mereka yang rindukan surya

Temani dia sahabat pena
Agar ceria bisa terlihat dinetranya
Agar kembali tawa dan canda
Hingga hari hari selalu bahagia
Jangan lagi ada syahdu dihatinya.......

Esti
19 Desember 2015


Puisi Bisikan Hati
KARYA: ERTI ESTIWATI

Gemetar menggigil bersimpuh sepi
Sujud tafakur raga dalam sunyi
Harapkan belas kasih sang Illahi
KehendakMu jadi tambatan hati

Kering kerontang tandus adanya
Retak aliran jauhi jiwa
Panjang bagai tak berbatas harap tiada
Bersemi berbunga berbuah hayal dalam nyata

Batin meronta harap terlepas
Bagai busur diangkasa bebas
Cipta nyanyian awan biru dan pelangi
Bersenandung lirih dalam hati

Tetesan embun harapan syahdu
Sebesar biji nangka hadir dalam kalbu
Ukir symphoni nada merdu
Harap bunga berbuah selalu

Esti
27 November 2015 ·


Puisi Duka Sekeping Hati
KARYA: ERTI ESTIWATI

Sepenggal waktu sebait kisah
Terlahir dari dunia pencipta gundah
Dunia yang penuh dengan gerah
Kisah hanya pengantar jiwa untuk berpasrah

Berjalan mengalir terseret arus
Tercabik buaya hingga semua pupus
Hantaman terkaman raga tergerus
Bualan hadir hanya tirai yang kau cetus

Deras terkulai menghantam raga
Jiwa tercabik perih tiada tara
Kecewa tiada ujung pernah kau cipta
Kau melenggang bagai tanpa dosa

Jatuh bersimpuh diatas sajadah
Kristalpun berhamburan dengan pasrah
Mengaliri sungai waktu yang tak pernah punah
Muaranya hanya kepadaMu Yaaaaa Allah

Esti
13 November 2015


Demikianlah puisi tentang hidup karya dari Erti Estiwati . Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar
Tutup Komentar