Skip to main content

Puisi Dunia Bulat

Puisi Dunia Bulat
Puisi dunia bulat. Dunia merupakan nama umum yg digunakan untuk menyebut keseluruhan peradaban manusia, pengalaman manusia,serta sejarah, atau kondisi manusia secara umum di seluruh Bumi, atau mengenai tentang segala sesuatu yang ada di atasnya Didalam konteks teologi, dunia umumnya mengacu pada materi atau profan duniawi, lawan asal kata samawi atau langit, bersifat spiritual, transenden atau sakral. Akhir dunia mengacu pada skenario akhir dari sejarah manusia, sering dijelaskan didalam konteks kepercayan atau keyakinan dalam agama.

Akhir-akhir ini, menjadi perdebatan di media tentang dunia, sebagian percaya jika dunia/bumi rata, sebagian juga berkeyakinan jika dunia/bumi bulat. namun bagi saya biarkankan menjadi perdebatan semua itu rahasia dari sang maha pencipta.

# Dua puisi tentang dunia

Berkaitan dengan dunia,di bawah ini puisi berjudul dunia bulat dan puisi dunia akhirat, di kesempatan ini kita update, bagaimana cerita dan makna dari rangkaian bait puisinya, Untuk lebih silahkan disimak saja puisinya berikut ini.

PUISI DUNIA BULAT
Oleh :siamir marulafau

Duniaku bulat bagaikan bola
Planet di tata surya
Planet di antara ribuan planet
Kekuasaan Tuhan semakin tampak
Mengapa tak beriman?
Duniaku bulat bagaikan bola
Berputar mengedar
Terekam siang malam
Terbungkus dalam lapisan

Semua bergerak...
Hidup dan bergerak
Terekam dari ujung ke ujung
Mau ke mana?
Berbuat dosa terekam
Berbuat amal kebaikan terekam
Mau ke mana?
Tuhan di atas segalanya
Maha Pencipta seru sekalian alam
Duniaku bulat bagaikan roda
Ditumbuhi tumbuh-tumbuhan
Dihidupkan berbagai bintang melata
Terbentang lautan segar menyegar
Diberi air mengalir dari bawah ke atas

Sadarlah ...
Wahai insan...
Apakah kamu tak percaya?
Mengapa di kau kufur nikmat?
Berbuat maksiat selalu siang malam
Berbuat kebaikan terkira dalam impian
Tuhan tak sungguh dusta
Menghidupkan dan mematikan
Menghukum dan memaafkan
Percaya atau tidak?

Tak mengapa
Tak merugi bagi-Ku
Tak menguntungkan bagi-Ku
Jilʌtan api neraka amat berat
Tak seperti jilʌtan istri sholeha
Akan di kau rasakan setelah napasmu
...tak mendengung di suatu masa

sm/11/11/2015@siamir


PUISI DUNIA AKHIRAT
siamir marulafau

Kehidupanku tak menyentuh
Daun-daun kupetik menghijau
Di kala sinar tak menggapai harapan
Dunia tercebur dalam kesuraman
Jika hidup berparasit di batang kayu
Dunia terbentang seluas mata memandang

Tapi apa kubuat?
Di alam fana berkembang setiap saat
Kesan dan pesan kutinggal...
Jika napas tak menerawang lagi
Apakah mesti aku berpangku lutut?

Aku harus bergerak
Tak akan diam sepanjang hayat
Meskipun gelombang menerpa harapan
Tak akan kubiarkan tergulung di tepi pantai
Sepanjang semangat berkobar bagaikan lautan api

Dunia jangan terlena...
Akhirat pun menanti wajah...
Sepanjang hayat tak lagi merapung di tanah tak bersuluh
Walaupun tulang belulangku merapuh
Seiring harapan beramal kelak membuahi emas surga

Harapan akhirat terukir ...
Jika pengorbanan dan perjuangan jiwa mengukir mutiara
Kehidupan di penantian tak terbentur dengan tembok neraka
Di kala iman tak menyusut sepanjang lautan tak kering

Aku yakin....
Ini bukan kisah sembarang kisah
Akan kudambakan keseimbangan di yaumil mahsyar kelak
Jika napas tak lagi menerawang
Usaha demi usaha terlepaskan ikhtiar
Jika sanubari terketuk di jendela surga

sm/01/05/2017

Demikianlah puisi dunia bulat. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label puisi religi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.