Skip to main content

Puisi aku masih utuh dan kata kata belum binasa

Puisi aku masih utuh dan kata kata belum binasa
Puisi aku masih utuh dan kata kata belum binasa ia tak mati-mati meski bola mataku diganti ia tak mati-mati meski bercerai dengan rumah ditusuk sepi, tak berdenyit sekedar terlihat cela air mata tlah mengelapkan netra. salah satu penggalan dari dua puisi sarkasme. di kesempatan ini, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi aku masih utuh dan kata-kata belum binasa
  2. Puisi aku masih disini
Bagaimana ceritan dan makna dari kedua puisi tersebut, untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja puisinya berikut ini.

PUISI AKU MASIH UTUH DAN KATA-KATA BELUM BINASA

Aku bukan artis pembuat berita
tapi aku memang selalu kabar buruk buat penguasa
puisiku bukan puisi
tapi kata-kata gelap yang berkeringat dan berdesakan mencari jalan

ia tak mati-mati
meski bola mataku diganti

ia tak mati-mati meski
bercerai dengan rumah ditusuk sepi

ia tak mati-mati
telah kubayar yang dia minta umur-tenaga-luka
kata-kata itu selalu menagih padaku
ia selalu berkata kau masih hidup
aku memang masih utuh
dan kata-kata belum binasa.


PUISI AKU MASIH DISINI

Sesekali kupandang pintu kayu merah
Mungkin kembali sekedar saja
Merasa tertinggal harap impian
Bawa aku serta menghilang

Pintu kayu merah tak berdenyit sekedar terlihat cela
air mata tlah mengelapkan netra
Lelah menatap cahaya kepalsuan
Ingkar dan hianat bawa sosok

Silammu
Tak kembali
Dan aku
Masih disini melihat punggungmu
Kian menjauh

Lubang_semut,sby2016

Demikianlah puisi aku masih utuk dan kata-kata belum binasa. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label puisi sarkasme. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.