Skip to main content

Puisi Kritik Sosial Politik | Dana Aspirasi

Puisi Kritik Sosial Politik | Dana Aspirasi

Puisi kritik sosial Politik | dana aspirasi. adalah serangkaian kata puisi kritikan untuk wakil rakyat dan kata-kata puisi kritik pemerintah menjelaskan tentang budaya anggota DPR sering menyalahgunakan dana aspirasi.

Sebagaimana pengertian aspirasi adalah keinginan yang kuat ditandai dengan usaha untuk meraih sesuatu hal yang dipandang lebih tinggi serta lebih bernilai dari keadaan sekarang.

Keinginan ini bisa berupa peningkatan status individu maupun keinginan yg bersifat extreme, keinginan yang terlalu berani ataupun tidak wajar

Dan dana aspirasi adalah judul puisi kritikan sosial untuk wakil rakyat dalam tema puisi kritik politik yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak.

Bagaimana cerita dan makna puisi kritik sosial dalam contoh puisi deskriptif kritik sosial di puisibijak.com untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja contoh puisi kritik sosial dan pengarangnya berikut ini.


Puisi Dana Aspirasi

Sarapanku belum kelar
Ah, di layar kaca kulihat badut berkelakar
Katanya semua demi rakyat
Segalanya untuk rakyat
Poles gincunya sungguh mengkilat

Aktingmu akting bintang ternama
Pasang mimik bak pahlawan super
Kuda-kuda siap menginjak
Dalam sekali hentakan saja

Dana aspirasi
Katanya untuk menyerap
Serap-serap syaraf
Tapi intrik tipu kulihat senyap

Sebelas trilliun dicanangkan
Gemuk sapi sedia diperahkan
Ada yang bergelayut mesra di putingnya
Ada yang malu-malu buaya
Sedikit malu nanti diterkam jua
Paripurna yang sempurna

Dana aspirasi milik anak negeri
Sekarang jadi ironi
Sidangmu saja sebulan sekali
Kata mesin absensi bersaksi
Ada lagi yang datang tiap hari
Tapi tiap hari juga tertidur pulas dan bermimpi

Hasilkan apa?
Wujudnya bagaimana?

Tanya berjejal murid menyeberang kali
Hanya dengan tali kawat
Yang setiap saat bisa kejebur dan bisa lewat
BĘŚngsat!

Atau tak kau dengarkah suara renta
Di ujung sana terinjak beras miskin
Yang dengan riang kutu-kutunya bernyanyi

Lalu kau di mana
Teriakku sampai senayan sana
Bergaung dan menggema
Tapi sayang
Matamu buta
Telingamu tuli

Dana aspirasi
Perjuangkan untuk korupsi
Tak usah fikirkan kami
Bukan untuk kami
Anak negeri

Untukmu Tuan dan Puan di DPR sana

Engkau sudah kami talak tiga
Tak perlu lagi
Jual nama
Kami!

Fredi FA
Jkt. 15 Juni 2015 0837

Demikianlah puisi kritik sosial politik dengan judul puisi dana aspirasi. Simak/baca juga puisi tentang kritik sosial yang lain di blog ini. Semoga puisi kritikan untuk wakil rakyat di atas menghibur dan bermanfaat

Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label suara anak negeri. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca contoh puisi kritik sosial yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.